alexametrics
27.8 C
Denpasar
Wednesday, June 29, 2022

Ini 3 Fungsi Bawang Berkaitan dengan Kekuatan Magis

SINGARAJA, BALI EXPRESS -Dalam Lontar Usada Brambang Sakti, bawang mera tidak hanya sebatas jadi bumbu dapur. Namun juga memiliki khasiat untuk pengobatan (usada) atau sebagai pangraksa secara magis.

Kegunaan bawang merah dibagi tiga. Pertama bawang memiliki efek usada digunakan untuk obat-obatan. Bisa berdiri sendiri (tidak perlu campuran lain). Dalam usada dikenal dengan Tri Ketuka sebagai tiga unsur utama pembuatan obat. Yakni bawang merah, bawang putih, dan jangu.

Bawang merah simbol Brahma, bawang putih simbol Iswara dan jangu simbol wisnu. Ketiganya sebagai obat. “Misal jika ada yang demam, bawang merah dapat disemburkan di bagian di bawah pusar. Tujuannya menurunkan suhu tubuh,” jelasnya.

Kedua, bawang merah juga memiliki efek yang disebut pangraksa atau sebagai sesikepan (penangkal) untuk kekuatan negatif.

Dalam teks Usada Brambang dapat digunakan sebagai pangraksa jiwa atau penjaga diri. Caranya dengan mengambil bawang tunggal, diambil digosokkan di tungku api, kemudian diusapkan di ubun-ubun, atau ditaruh di kantong. Tujuannya adalah pangraksa jiwa, pangraksa umah, pangraksa karang.

Ketiga bawang merah memiliki fungsi sebagai pangurip (menghidupkan). Ketika ada pohon kelapa yang tidak berbuah, maka bawang bisa ditanam di akarnya. Konon pohon kelapa lahir dari kekuatan Dewa Brahma. Sehingga bawang dapat menyuburkan pohon kelapa.

Kemampuan adaptasi bawang merah juga tak perlu diragukan. Dalam penelitian Nasa di Amerika, menyebut bahwa tanaman yang bisa hidup di luar angkasa adalah bawang. “Karena mampu beradaptasi di luar angkasa,” ungkapnya.
 






Reporter: I Putu Mardika

SINGARAJA, BALI EXPRESS -Dalam Lontar Usada Brambang Sakti, bawang mera tidak hanya sebatas jadi bumbu dapur. Namun juga memiliki khasiat untuk pengobatan (usada) atau sebagai pangraksa secara magis.

Kegunaan bawang merah dibagi tiga. Pertama bawang memiliki efek usada digunakan untuk obat-obatan. Bisa berdiri sendiri (tidak perlu campuran lain). Dalam usada dikenal dengan Tri Ketuka sebagai tiga unsur utama pembuatan obat. Yakni bawang merah, bawang putih, dan jangu.

Bawang merah simbol Brahma, bawang putih simbol Iswara dan jangu simbol wisnu. Ketiganya sebagai obat. “Misal jika ada yang demam, bawang merah dapat disemburkan di bagian di bawah pusar. Tujuannya menurunkan suhu tubuh,” jelasnya.

Kedua, bawang merah juga memiliki efek yang disebut pangraksa atau sebagai sesikepan (penangkal) untuk kekuatan negatif.

Dalam teks Usada Brambang dapat digunakan sebagai pangraksa jiwa atau penjaga diri. Caranya dengan mengambil bawang tunggal, diambil digosokkan di tungku api, kemudian diusapkan di ubun-ubun, atau ditaruh di kantong. Tujuannya adalah pangraksa jiwa, pangraksa umah, pangraksa karang.

Ketiga bawang merah memiliki fungsi sebagai pangurip (menghidupkan). Ketika ada pohon kelapa yang tidak berbuah, maka bawang bisa ditanam di akarnya. Konon pohon kelapa lahir dari kekuatan Dewa Brahma. Sehingga bawang dapat menyuburkan pohon kelapa.

Kemampuan adaptasi bawang merah juga tak perlu diragukan. Dalam penelitian Nasa di Amerika, menyebut bahwa tanaman yang bisa hidup di luar angkasa adalah bawang. “Karena mampu beradaptasi di luar angkasa,” ungkapnya.
 






Reporter: I Putu Mardika

Most Read

Artikel Terbaru

/