Rabu, 01 Dec 2021
Bali Express
Home / Balinese
icon featured
Balinese
Mengenal Istilah Kepongor (2)

Mengatasi Kepongor dengan Melukat dan Mebayuh

24 November 2021, 11: 39: 02 WIB | editor : I Dewa Gede Rastana

Mengatasi Kepongor dengan Melukat dan Mebayuh

Pemedek melukat di Pura Tirta Empul, Tampaksiring, Gianyar. (Dok. Bali Express)

Share this      

Ada sejumlah cara yang bisa dilakukan apabila mengalami kepongor. Baik secara skala maupun niskala. Hartaka mengatakan, mengatasi kepongor secara niskala bisa dilakukan dengan mebayuh atau penebusan.

Upacara mebayuh bisa dilalukan dengan melukat atau pembersihan diri. Kemudian melaksanakan upacara bayuh oton tepat pada hari kelahiran dan menggelar upacara neduhin atau permohonan maaf.

Cara selanjutnya bisa dilakukan dengan sadhana atau latihan rohani. Seperti pengendalian diri, puasa, meditasi sehingga bisa menghadapi persolan dengan tenang. “Memupuk rasa bersyukur, tidak lupa mendoakan leluhur agar senantiasa menyatu dengan Hyang Widhi, menjadi cara ampuh dalam mengatasi kepongor,” imbuhnya.

Baca juga: Dewasa Pawiwahan, Hindari Rangda Tiga dan Nguncal Balung

Ia menambakan, kelebihan menjadi manusia yang memiliki wiweka yakni mampu membedakan baik dan buruk menjadi senjata untuk mawas diri. Sehingga senantiasa berpikir, berkata dan berbuat baik.

“Semua orang punya karma wasana. Pasrah terhadap hukum karmaphala merupakan suatu cerminan, ketidakterikatan manusia terhadap perbuatan, karena hakikatnya semua di kuasai purwakarma (perbuatan terdahulu),” ungkapnya.

Sedangkan secara skala, menjaga kelestarian alam merupak merupakan bentuk suatu kesadaran dalam diri manusia masing-masing agar senantiasa hidup selaras dengan alam. Hartaka menyebutkan, dalam agama Hindu tujuan manusia diciptakan merupakan untuk menjaga dan melestarikan alam ini.

“Kita semua mempunyai kewajiban luhur, suci, dan universal untuk memelihara alam dan menjaga keharmonisannya. Karena dengan melestarikan alam, tentu bisa menekan terjadinya bencana alam seperti yang kita alami selama ini,” pungkasnya.(habis) 

(bx/dik/ras/JPR)


Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia