alexametrics
26.5 C
Denpasar
Friday, August 12, 2022

Denpasar Ikuti 14 Materi di PKB Tahun Ini

DENPASAR, BALI EXPRESS – Sebanyak 14 kesenian siap diikuti Kota Denpasar dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) tahun ini. Ke-14 kesenian itu terbagi dalam beberapa jenis, yakni Pawai (Peed Aya), Parade (Utsawa), Lomba (Wimbakara), Pagelaran (Reksada) dan Penghargaan (Adhi Sewaka Nugraha).

Memang, tahun ini PKB kembali digelar. Hanya saja, dalam pelaksanaannya dilakukan menerapkan protokol kesehatan yang ketat serta sangat terbatas. 

Kabid Kesenian Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Denpasar, Dwi Wahyuning Kristiansanti mengatakan, Kota Denpasar sangat siap menyambut PKB tahun ini. Dimana, beragam persiapan telah dilaksanakan mulai dari penunjukan duta serta finalisasi materi yang akan dibawakan.

Apalagi, ditambah landasan Kota Denpasar sebagai kota kreatif berlandaskan menjadi komitmen untuk pelestarian dan penguatan seni budaya Bali. 

Baca Juga :  Satu Pasien Positif Korona di Bali Ternyata Pegawai Pemprov

“Gelaran PKB ini merupakan momentum untuk pelestarian dan penguatan seni budaya itu, meski kami sadari digelar secara terbatas dengan protokol kesehatan yang ketat,” ujar Dwi Wahyuning. 

Nantinya, dari 14 kesenian atau materi yang akan ditampilkan oleh Kota Denpasar tersebut, melibatkan ribuan seniman. 

“Semua materi tersebut sudah kami siapkan, dan saat ini sudah tahap latihan intensif guna memberikan hasil yang maksimal. Dari pelaksanaan PKB nanti ada 800 hingga 1.000 seniman Denpasar terlibat didalamnya,” imbuhnya. 

Dwi Wahyuning menambahkan, gelaran PKB ini hendaknya dimanfaatkan oleh insan seni Kota Denpasar sebagai ajang apresiasi seni dan kebudayaan Bali. 

Selain itu, PKB Tahun 2021 menjadi momen kebangkitan seni budaya Bali meski di masa pandemi. Dimana, keberadaan seni budaya juga mampu beradaptasi dan tetap eksis, meski harus menerapkan protokol kesehatan. Sehingga kedepanya seni, budaya serta kearifan lokal Bali dapat tetap ajeg dan lestari dengan tetap berpedoman pada pakem-pakem seni itu sendiri.

Baca Juga :  Ngaben di Desa Adat Bualu Pantang Membakar Layon

“Kami berharap seluruh insan seni yang sudah dipercaya untuk menjadi duta Kota Denpasar, agar senantiasa berlatih dengan maksimal untuk hasil yang maksimal pula. Dan, pemilihan duta kesenian ini juga dilaksanakan secara bergilir di empat kecamatan,” tegasnya. 

Pesta Kesenian Bali (PKB) XLIII Tahun 2021 ini mengangkat tema pokok ‘Purna Jiwa : Prananing Wana Kerthi, Jiwa Paripurna, Napas Pohon Kehidupan’. 


DENPASAR, BALI EXPRESS – Sebanyak 14 kesenian siap diikuti Kota Denpasar dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) tahun ini. Ke-14 kesenian itu terbagi dalam beberapa jenis, yakni Pawai (Peed Aya), Parade (Utsawa), Lomba (Wimbakara), Pagelaran (Reksada) dan Penghargaan (Adhi Sewaka Nugraha).

Memang, tahun ini PKB kembali digelar. Hanya saja, dalam pelaksanaannya dilakukan menerapkan protokol kesehatan yang ketat serta sangat terbatas. 

Kabid Kesenian Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Denpasar, Dwi Wahyuning Kristiansanti mengatakan, Kota Denpasar sangat siap menyambut PKB tahun ini. Dimana, beragam persiapan telah dilaksanakan mulai dari penunjukan duta serta finalisasi materi yang akan dibawakan.

Apalagi, ditambah landasan Kota Denpasar sebagai kota kreatif berlandaskan menjadi komitmen untuk pelestarian dan penguatan seni budaya Bali. 

Baca Juga :  Ritual Nyerimpen Pedawa; Sate Dipajang di Atap Rumah, Ini Maknanya

“Gelaran PKB ini merupakan momentum untuk pelestarian dan penguatan seni budaya itu, meski kami sadari digelar secara terbatas dengan protokol kesehatan yang ketat,” ujar Dwi Wahyuning. 

Nantinya, dari 14 kesenian atau materi yang akan ditampilkan oleh Kota Denpasar tersebut, melibatkan ribuan seniman. 

“Semua materi tersebut sudah kami siapkan, dan saat ini sudah tahap latihan intensif guna memberikan hasil yang maksimal. Dari pelaksanaan PKB nanti ada 800 hingga 1.000 seniman Denpasar terlibat didalamnya,” imbuhnya. 

Dwi Wahyuning menambahkan, gelaran PKB ini hendaknya dimanfaatkan oleh insan seni Kota Denpasar sebagai ajang apresiasi seni dan kebudayaan Bali. 

Selain itu, PKB Tahun 2021 menjadi momen kebangkitan seni budaya Bali meski di masa pandemi. Dimana, keberadaan seni budaya juga mampu beradaptasi dan tetap eksis, meski harus menerapkan protokol kesehatan. Sehingga kedepanya seni, budaya serta kearifan lokal Bali dapat tetap ajeg dan lestari dengan tetap berpedoman pada pakem-pakem seni itu sendiri.

Baca Juga :  Satu Pasien Positif Korona di Bali Ternyata Pegawai Pemprov

“Kami berharap seluruh insan seni yang sudah dipercaya untuk menjadi duta Kota Denpasar, agar senantiasa berlatih dengan maksimal untuk hasil yang maksimal pula. Dan, pemilihan duta kesenian ini juga dilaksanakan secara bergilir di empat kecamatan,” tegasnya. 

Pesta Kesenian Bali (PKB) XLIII Tahun 2021 ini mengangkat tema pokok ‘Purna Jiwa : Prananing Wana Kerthi, Jiwa Paripurna, Napas Pohon Kehidupan’. 


Most Read

Artikel Terbaru

/