alexametrics
27.6 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Ini Watak Manusia yang Dibeber dalam Naskah Wrespati Kalpa

BULELENG, BALI EXPRESS – Perwatakan manusia dipengaruhi oleh padewasan dan unsur-unsur alam yang menaungi.

Dalam naskah Wrespati Kalpa diungkapkan tentang unsur dewa memengaruhi warna, bunga, arah, syarat ruwatan, mantra, dan pancawara. Unsur dewa pula yang memengaruhi urip, yang dimiliki setiap hari lahir.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia ( PHDI) Kecamatan Buleleng, Nyoman Suardika mengatakan, dalam naskah Raspatikalpa berisikan tentang gambaran watak manusia berdasarkan hari lahir, siklus saptawara, yaitu Radite, Soma, Anggara, Buda, Raspati, Sukra dan Saniscara.

Penamaan hari dalam teks Wrespati Kalpa merupakan bahasa serapan Sanskerta, yang diambil dari nama-nama benda langit.

Radite berarti matahari, Soma berarti rembulan, Anggara itu mars, Buda berarti merkurius, Raspati berarti Jupiter, sukra berarti Venus, dan Saniscara berarti saturnus.

Dalam teks Wrespati Kalpa disebutkan bagi yang lahir pada hari Minggu, berada di bawah naungan Dewa Indra dengan neptu 5. Orang yang lahir di Minggu merupakan pengejawantahan dari Dewa Iswara.

Dalam dunia pewayangan, Dewa Indra diartikan sebagai keindahan seni dan kebudayaan. Dewa Indra bertugas untuk memimpin bidadari dan menjaga ketentraman kahyangan. Untuk itu, orang yang lahir pada Minggu cocok jika menjadi pemimpin.

“Orang yang lahir hari Minggu biasanya memiliki wawasan yang luas. Hari Minggu dilambangkan dengan matahari. Matahari merupakan penerang jagat raya. Begitu juga orang yang lahir pada hari Minggu, biasanya memiliki perilaku terang hatinya, mudah merelakan segala sesuatu kepada sanak saudara, dan rela memberi tanpa mengharapkan balasan,” sebutnya.

Orang yang lahir pada hari Senin, berada di bawah naungan Dewa Uma dengan neptu 4 dan dilambangkan dengan rembulan. Rembulan adalah benda langit yang diidentikkan dengan keindahan, ketenangan, kedamaian, kemewahan dan melankoli.

Baca Juga :  Ngaben Puput dan Patut Jadi Solusi Orang Bali Takut Mati di Bali

Mereka menyukai ketenangan dan kedamaian. Ketenangan dan kedamaian menjadi tujuan pokok dalam hidupnya. Mereka senang membayangkan kemewahan.

Bunganya adalah bunga tunjung hitam, berarti memiliki kepribadian yang baik. Tidak terlalu banyak bicara, namun jika bicara, mereka akan bersikap tegas.

Pembawaannya ceria walaupun sering sedih sendiri tanpa sebab. Sinar tubuhnya berwarna merah, biasanya mudah marah walaupun hanya sebatas kata-kata saja.

Orang yang lahir Senin cenderung senang menolong. Biasanya rela mengorbankan apa pun untuk orang-orang yang dicintainya, terutama keluarganya. Perkataannya tidak dapat diremehkan, karena mereka selalu bicara berdasarkan fakta.

“Sering kali mengalami kegelisahan dan kebingungan karena pikirannya yang bercabang-cabang. Mereka adalah orang patuh terhadap peraturan, meskipun sering lalai atau ceroboh. Dalam hal keuangan, mereka cenderung boros ketika masih muda. Pekerjaan yang cocok menurut teks adalah menjadi pendeta, berdagang properti, bertani, atau pun menjadi karyawan,” ungkapnya.

Sedangkan orang yang lahir pada hari Selasa di bawah naungan Dewa Rudra dengan neptu 3. Dewa Rudra merupakan bentuk awatara dari Dewa Siwa saat sedang marah dengan memiliki 8 tangan. Dewa Rudra berwatak keras dan mudah marah.

Mereka yang lahir Selasa biasanya memiliki sifat keras kepala dan mudah tersulut emosi. Meskipun demikian, biasanya disenangi banyak orang karena memiliki kemampuan. “Mereka juga senang menolong sahabatnya, mempunyai firasat yang kuat dan pandai mencari peluang. Suaranya keras jika berbicara, selalu konsisten dalam berbagai hal dan mengutamakan keluarga dan saudara,” paparnya.

Sedangkan bagi orang yang lahir pada hari Rabu ada di bawah naungan Dewa Wisnu dengan neptu 7. Mereka yang lahir hari itu cenderung memiliki watak sangat keras jika keras hatinya, dan sangat lembut jika lembut hatinya.

Baca Juga :  Tradisi Mepeed, Wujudkan Kebersamaan Krama Desa Kukuh

Nyoman Suardika mengatakan, kelahiran hari Rabu lambangnya adalah awan menandakan tenang di permukaan, namun sangat susah ditebak keinginannya. Wayangnya goleng menandakan cekatan dalam melaksanakan pekerjaannya. Pembawaannya ceria.

Orang yang lahir pada hari Kamis berada di bawah naungan Dewa Guru dengan neptu 8, dengan simbol api. Hal ini tergambar dalam kalimat Wrespati Kalpa : …watĕk raspati Bhatara guru dumadijanma 8 wewehan Bhatara Siwa. Dewi yoninya,mayanya api,kayunya waringin,manuknya mĕrak…

Terjemahannya golongan hari Kamis. Dewa Guru menjelma menjadi 8 atas perintah Dewa Siwa. Dewi yoninya, mayanya api, kayunya beringin, burungnya merak.

Dewa Guru adalah Dewa tertinggi di kahyangan. Ia sangatlah bijaksana, namun juga memiliki sifat sombong yang membuatnya dikutuk oleh kakaknya. Sifat Dewa guru menjadi manifestasi bagi mereka yang lahir di hari Kamis.

Mereka memiliki sifat kebijaksanaan dan disenangi banyak orang. Mayanya api, menggambarkan bahwa mereka mudah tersulut amarahnya. Burungnya merak menggambarkan biasanya yang lahir di hari Kamis memiliki tampilan yang rupawan dan memikat namun sayang cenderung senang pamer menjadi kaya.

Kayu beringin, menggambarkan mereka yang lahir di hari Kamis senantiasa mengayomi dan melindungi orang-orang di sekitarnya.Wayangnya dalang, menggambarkan mereka yang lahir di hari Kamis pandai dalam mengatur strategi, namun karena sifat individualisme, membuatnya sering lepas kendali.

“Mereka yang lahir di hari Kamis berlandaskan pada ajaran kebenaran dalam berperilaku. Mereka juga mengerti tata krama dan sopan santun. Meskipun begitu mereka adalah orang yang senang bercanda,” paparnya.






Reporter: I Putu Mardika

BULELENG, BALI EXPRESS – Perwatakan manusia dipengaruhi oleh padewasan dan unsur-unsur alam yang menaungi.

Dalam naskah Wrespati Kalpa diungkapkan tentang unsur dewa memengaruhi warna, bunga, arah, syarat ruwatan, mantra, dan pancawara. Unsur dewa pula yang memengaruhi urip, yang dimiliki setiap hari lahir.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia ( PHDI) Kecamatan Buleleng, Nyoman Suardika mengatakan, dalam naskah Raspatikalpa berisikan tentang gambaran watak manusia berdasarkan hari lahir, siklus saptawara, yaitu Radite, Soma, Anggara, Buda, Raspati, Sukra dan Saniscara.

Penamaan hari dalam teks Wrespati Kalpa merupakan bahasa serapan Sanskerta, yang diambil dari nama-nama benda langit.

Radite berarti matahari, Soma berarti rembulan, Anggara itu mars, Buda berarti merkurius, Raspati berarti Jupiter, sukra berarti Venus, dan Saniscara berarti saturnus.

Dalam teks Wrespati Kalpa disebutkan bagi yang lahir pada hari Minggu, berada di bawah naungan Dewa Indra dengan neptu 5. Orang yang lahir di Minggu merupakan pengejawantahan dari Dewa Iswara.

Dalam dunia pewayangan, Dewa Indra diartikan sebagai keindahan seni dan kebudayaan. Dewa Indra bertugas untuk memimpin bidadari dan menjaga ketentraman kahyangan. Untuk itu, orang yang lahir pada Minggu cocok jika menjadi pemimpin.

“Orang yang lahir hari Minggu biasanya memiliki wawasan yang luas. Hari Minggu dilambangkan dengan matahari. Matahari merupakan penerang jagat raya. Begitu juga orang yang lahir pada hari Minggu, biasanya memiliki perilaku terang hatinya, mudah merelakan segala sesuatu kepada sanak saudara, dan rela memberi tanpa mengharapkan balasan,” sebutnya.

Orang yang lahir pada hari Senin, berada di bawah naungan Dewa Uma dengan neptu 4 dan dilambangkan dengan rembulan. Rembulan adalah benda langit yang diidentikkan dengan keindahan, ketenangan, kedamaian, kemewahan dan melankoli.

Baca Juga :  Jadi Juara Pertama TTG Nasional, Sanjaya Beri Selamat ke Gung Kayon

Mereka menyukai ketenangan dan kedamaian. Ketenangan dan kedamaian menjadi tujuan pokok dalam hidupnya. Mereka senang membayangkan kemewahan.

Bunganya adalah bunga tunjung hitam, berarti memiliki kepribadian yang baik. Tidak terlalu banyak bicara, namun jika bicara, mereka akan bersikap tegas.

Pembawaannya ceria walaupun sering sedih sendiri tanpa sebab. Sinar tubuhnya berwarna merah, biasanya mudah marah walaupun hanya sebatas kata-kata saja.

Orang yang lahir Senin cenderung senang menolong. Biasanya rela mengorbankan apa pun untuk orang-orang yang dicintainya, terutama keluarganya. Perkataannya tidak dapat diremehkan, karena mereka selalu bicara berdasarkan fakta.

“Sering kali mengalami kegelisahan dan kebingungan karena pikirannya yang bercabang-cabang. Mereka adalah orang patuh terhadap peraturan, meskipun sering lalai atau ceroboh. Dalam hal keuangan, mereka cenderung boros ketika masih muda. Pekerjaan yang cocok menurut teks adalah menjadi pendeta, berdagang properti, bertani, atau pun menjadi karyawan,” ungkapnya.

Sedangkan orang yang lahir pada hari Selasa di bawah naungan Dewa Rudra dengan neptu 3. Dewa Rudra merupakan bentuk awatara dari Dewa Siwa saat sedang marah dengan memiliki 8 tangan. Dewa Rudra berwatak keras dan mudah marah.

Mereka yang lahir Selasa biasanya memiliki sifat keras kepala dan mudah tersulut emosi. Meskipun demikian, biasanya disenangi banyak orang karena memiliki kemampuan. “Mereka juga senang menolong sahabatnya, mempunyai firasat yang kuat dan pandai mencari peluang. Suaranya keras jika berbicara, selalu konsisten dalam berbagai hal dan mengutamakan keluarga dan saudara,” paparnya.

Sedangkan bagi orang yang lahir pada hari Rabu ada di bawah naungan Dewa Wisnu dengan neptu 7. Mereka yang lahir hari itu cenderung memiliki watak sangat keras jika keras hatinya, dan sangat lembut jika lembut hatinya.

Baca Juga :  Ini Hari Baik Jadi Panduan Aktivitas Masyarakat Hindu Bali

Nyoman Suardika mengatakan, kelahiran hari Rabu lambangnya adalah awan menandakan tenang di permukaan, namun sangat susah ditebak keinginannya. Wayangnya goleng menandakan cekatan dalam melaksanakan pekerjaannya. Pembawaannya ceria.

Orang yang lahir pada hari Kamis berada di bawah naungan Dewa Guru dengan neptu 8, dengan simbol api. Hal ini tergambar dalam kalimat Wrespati Kalpa : …watĕk raspati Bhatara guru dumadijanma 8 wewehan Bhatara Siwa. Dewi yoninya,mayanya api,kayunya waringin,manuknya mĕrak…

Terjemahannya golongan hari Kamis. Dewa Guru menjelma menjadi 8 atas perintah Dewa Siwa. Dewi yoninya, mayanya api, kayunya beringin, burungnya merak.

Dewa Guru adalah Dewa tertinggi di kahyangan. Ia sangatlah bijaksana, namun juga memiliki sifat sombong yang membuatnya dikutuk oleh kakaknya. Sifat Dewa guru menjadi manifestasi bagi mereka yang lahir di hari Kamis.

Mereka memiliki sifat kebijaksanaan dan disenangi banyak orang. Mayanya api, menggambarkan bahwa mereka mudah tersulut amarahnya. Burungnya merak menggambarkan biasanya yang lahir di hari Kamis memiliki tampilan yang rupawan dan memikat namun sayang cenderung senang pamer menjadi kaya.

Kayu beringin, menggambarkan mereka yang lahir di hari Kamis senantiasa mengayomi dan melindungi orang-orang di sekitarnya.Wayangnya dalang, menggambarkan mereka yang lahir di hari Kamis pandai dalam mengatur strategi, namun karena sifat individualisme, membuatnya sering lepas kendali.

“Mereka yang lahir di hari Kamis berlandaskan pada ajaran kebenaran dalam berperilaku. Mereka juga mengerti tata krama dan sopan santun. Meskipun begitu mereka adalah orang yang senang bercanda,” paparnya.






Reporter: I Putu Mardika

Most Read

Artikel Terbaru

/