Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tuhan Menurut Hindu: Weda dan Kitab Sutasoma Sebut Seperti Ini

Putu Agus Adegrantika • Sabtu, 3 Februari 2024 | 19:24 WIB
ISTILAH: Tuhan dalam agama Hindu disebut dengan berbagai istilah, seperti diungkap oleh kitab suci Weda dan Sutasoma.
ISTILAH: Tuhan dalam agama Hindu disebut dengan berbagai istilah, seperti diungkap oleh kitab suci Weda dan Sutasoma.

BALI EXPRESS -  Dalam Agama Hindu terdapat filsafat tentang Sang Hyang Widhi Wasa atau Tuhan Hyang Maha Esa.

Sang Hyang Widhi Wasa yaitu Yang Maha Kuasa yang menciptakan, memelihara dan memralina semua yang ada di dunia ini. 

Terkait hal tersebut, Penyuluh Agama Hindu, Aris Widodo menjelaskan bahwa Sang Hyang Widhi Wasa atau Tuhan itu Maha Esa seperti yang terdapat pada kitab suci Weda. 

Eka eva adwityam brahman, artinya hanya satu (Ekam Eva) tidak ada dua (Adwityam) Hyang Widhi (Brahman) itu.

Eko narayanad na dwityo sti kascit,  artinya hanya satu Tuhan tidak ada duanya.

Dalam lontar Sutasoma disebutkan, bhinneka tunggal eka tan hana dharma mangrwa.  Artinya berbeda-beda namun tetap satu, tidak ada dharma yang kedua. 

Juga disebutkan ekam sat wiprah bahuda wadanti. Artinya hanya satu (Ekam) Sang Hyang  Widhi Wasa (Sat=hakekat), hanya orang bijaksana (Wiprah) menyebut (Wadanti) dengan banyak nama (Bahuda).

"Hanya orang bijaksana yang menyebut Tuhan dengan banyak nama," papar Aris Widodo.

Dia juga menjelaskan, Hyang Widhi Wasa disebut dengan banyak nama karena sifat-sifat-Nya yang Maha Kuasa, Maha Mulya, Maha Asih dan lain sebagainya. 

Dalam menjalan tugas dan kewajiban-Nya,  Sang Hyang Widhi Wasa disebut dengan nama Brahma, Wisnu dan Siwa.

"Hyang Widhi Wasa juga disebut Brahma, Wisnu dan Siwa sesuai tugas dan fungsinya," paparnya.

Brahma, yaitu Sang Hyang Widhi Wasa sebagai pencipta alam semesta beserta isinya, dalam bahasa sanskerta disebut Utpeti.

Wisnu, sebutan Sang Hyang Widhi Wasa sebagai pemelihara alam semesta beserta isinya, dalam bahasa sanskerta disebut Sthiti.

"Sedangkan Siwa, sebutan Sang Hyang Widhi Wasa sebagai pemralina alam semesta beserta isinya, dalam bahasa Sanskerta disebut Pralina atau sangkan paran," pungkasnya. 

Editor : Nyoman Suarna
#kitab #hindu #sutasoma #Tuhan #Weda