28.8 C
Denpasar
Monday, January 30, 2023

Menparekraf Sebut Pariwisata Pilar Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi

DENPASAR, BALI EXPRESS – Gelaran rangkaian acara G20 Tourism Working Group (TWG), Tourism Ministerial Meeting (TMM), dan World Tourism Day (WTD) 2022 baru saja berakhir. Acara yang berlangsung pada 23-28 September ini merupakan inisiasi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia yang berfokus dalam membahas pemulihan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Uno menyampaikan, Sektor pariwisata menjadi pilar penting dalam pembangunan dan pemulihan ekonomi pasca pandemi. Dalam momentum Presidensi G20 Indonesia ini, pemangku kepentingan di sektor pariwisata dari berbagai negara menyatukan visi dan misi dan berbagi ide kreatif yang berorientasi pada people dan planet guna memperkuat resiliensi sehingga sektor ini dapat mendukung kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja yang ditargetkan sebanyak 1,1 juta tahun ini dan 4,4 juta di tahun 2024. “Dalam mewujudkan resiliensi sektor pariwisata dengan semangat gerak cepat (gercep), gerak bersama (geber) dan garap semua potensi online (gaspol), tentunya pemerintah perlu dukungan dari seluruh pihak, termasuk pihak swasta. Oleh karena itu, saya mengapresiasi langkah Grab Indonesia yang secara berkelanjutan mendukung perkembangan pariwisata, khususnya di Bali, dengan digitalisasi dan adopsi kendaraan elektrik.’’ ujar Sandiaga.

Baca Juga :  Pedagang Pasar Melaya Mengaku Tidak Nyaman karena Ini

Sebagai salah satu rangkaian acara G20 TWG, para delegasi juga berdiskusi langsung dengan para pelaku pariwisata di Bali melalui kegiatan diskusi kelompok terpumpun (DKT). Hasil dari DKT ini merangkum tentang pentingnya peran UMKM dalam pemulihan sektor pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan, serta mengetahui masukan dari para pelaku pariwisata untuk pengembangan kebijakan di sektor ini.

Dari diskusi tersebut, pemangku kepentingan dan pengambil kebijakan dari berbagai negara dapat memikirkan cara kerja sama yang tepat untuk mengharmonisasikan dunia pariwisata dan ekonomi kreatif. Diskusi multilateral ini diikuti oleh ratusan delegasi dari 20 negara anggota G20 dan juga 15 negara dan institusi undangan.

Dalam kesempatan tersebut, Sandiaga Uno menyempatkan diri untuk mengunjungi Resto Legendaris mengendarai GrabElectric dari lokasi acara di Grand Hyatt Nusa Dua menuju ke salah satu cabang Warung Nasi Ayam Bu Oki yang terletak di Nusa Dua. Menteri Sandiaga juga ditemani oleh President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, Director of East Indonesia, dan Pemengaruh Media Sosial/Social Media Influencer Yudist Ardhana selama perjalanan.

Baca Juga :  Kang Emil Bawa MESRA ke Bali, Pedagang Syukuri Kredit Mudah

Tak hanya GrabElectric yang digunakan, lokasi utama berlangsungnya rangkaian G20 TWG, TMM, dan WTD di area Grand Hyatt Nusa Dua juga dilengkapi oleh puluhan armada ramah lingkungan dari Grab. Puluhan skuter dan sepeda listrik GrabElectric disiagakan untuk menunjang perpindahan para delegasi dari satu titik acara ke titik acara lainnya. Beberapa peserta rangkaian acara juga terlihat antusias dalam mencoba menggunakan skuter dan sepeda elektrik ini.

Rangkaian G20 TMM juga diisi dengan penanaman 15 ribu pohon bakau dari Grab, yang kemudian ditanam di area konservasi bakau UPTD Tahura Ngurah Rai di Pantai Telaga Waja, Tanjung Benoa. “Kegiatan sehari-hari yang kita lakukan, sedikit banyak akan menghasilkan emisi karbon. Untuk menyeimbangkan emisi karbon yang terlepas ke atmosfer bumi, kita coba lakukan penanaman pohon. Hingga akhir 2021, kami telah menanam total 42 ribu pohon di seluruh Asia Tenggara,” jelas President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata. (Bay)






Reporter: IGN Agung Bayu SN

DENPASAR, BALI EXPRESS – Gelaran rangkaian acara G20 Tourism Working Group (TWG), Tourism Ministerial Meeting (TMM), dan World Tourism Day (WTD) 2022 baru saja berakhir. Acara yang berlangsung pada 23-28 September ini merupakan inisiasi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia yang berfokus dalam membahas pemulihan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Uno menyampaikan, Sektor pariwisata menjadi pilar penting dalam pembangunan dan pemulihan ekonomi pasca pandemi. Dalam momentum Presidensi G20 Indonesia ini, pemangku kepentingan di sektor pariwisata dari berbagai negara menyatukan visi dan misi dan berbagi ide kreatif yang berorientasi pada people dan planet guna memperkuat resiliensi sehingga sektor ini dapat mendukung kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja yang ditargetkan sebanyak 1,1 juta tahun ini dan 4,4 juta di tahun 2024. “Dalam mewujudkan resiliensi sektor pariwisata dengan semangat gerak cepat (gercep), gerak bersama (geber) dan garap semua potensi online (gaspol), tentunya pemerintah perlu dukungan dari seluruh pihak, termasuk pihak swasta. Oleh karena itu, saya mengapresiasi langkah Grab Indonesia yang secara berkelanjutan mendukung perkembangan pariwisata, khususnya di Bali, dengan digitalisasi dan adopsi kendaraan elektrik.’’ ujar Sandiaga.

Baca Juga :  bank bjb Raih Platinum Rank Asia Sustainability Reporting Rating 2021

Sebagai salah satu rangkaian acara G20 TWG, para delegasi juga berdiskusi langsung dengan para pelaku pariwisata di Bali melalui kegiatan diskusi kelompok terpumpun (DKT). Hasil dari DKT ini merangkum tentang pentingnya peran UMKM dalam pemulihan sektor pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan, serta mengetahui masukan dari para pelaku pariwisata untuk pengembangan kebijakan di sektor ini.

Dari diskusi tersebut, pemangku kepentingan dan pengambil kebijakan dari berbagai negara dapat memikirkan cara kerja sama yang tepat untuk mengharmonisasikan dunia pariwisata dan ekonomi kreatif. Diskusi multilateral ini diikuti oleh ratusan delegasi dari 20 negara anggota G20 dan juga 15 negara dan institusi undangan.

Dalam kesempatan tersebut, Sandiaga Uno menyempatkan diri untuk mengunjungi Resto Legendaris mengendarai GrabElectric dari lokasi acara di Grand Hyatt Nusa Dua menuju ke salah satu cabang Warung Nasi Ayam Bu Oki yang terletak di Nusa Dua. Menteri Sandiaga juga ditemani oleh President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, Director of East Indonesia, dan Pemengaruh Media Sosial/Social Media Influencer Yudist Ardhana selama perjalanan.

Baca Juga :  Produksi Songket Jinengdalem Jadi Primadona

Tak hanya GrabElectric yang digunakan, lokasi utama berlangsungnya rangkaian G20 TWG, TMM, dan WTD di area Grand Hyatt Nusa Dua juga dilengkapi oleh puluhan armada ramah lingkungan dari Grab. Puluhan skuter dan sepeda listrik GrabElectric disiagakan untuk menunjang perpindahan para delegasi dari satu titik acara ke titik acara lainnya. Beberapa peserta rangkaian acara juga terlihat antusias dalam mencoba menggunakan skuter dan sepeda elektrik ini.

Rangkaian G20 TMM juga diisi dengan penanaman 15 ribu pohon bakau dari Grab, yang kemudian ditanam di area konservasi bakau UPTD Tahura Ngurah Rai di Pantai Telaga Waja, Tanjung Benoa. “Kegiatan sehari-hari yang kita lakukan, sedikit banyak akan menghasilkan emisi karbon. Untuk menyeimbangkan emisi karbon yang terlepas ke atmosfer bumi, kita coba lakukan penanaman pohon. Hingga akhir 2021, kami telah menanam total 42 ribu pohon di seluruh Asia Tenggara,” jelas President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata. (Bay)






Reporter: IGN Agung Bayu SN

Most Read

Artikel Terbaru