alexametrics
24.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Juli, Ekspor – Impor Barang di Bali Naik Tipis

DENPASAR, BALI EXPRESS – Memasuki bulan kelima masa Pandemi Covid-19, kinerja ekspor barang Provinsi Bali bulan Juli 2020 menunjukkan peningkatan secara month to month, meskipun secara year on year masih menunjukkan penurunan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Adi Nugroho mengatakan, selama bulan Juli 2020, nilai ekspor barang Provinsi Bali ke luar negeri tercatat sebesar USD 33.994.467, naik 5,38 persen dibandingkan dengan nilai ekspor bulan Juni 2020 (m-t-m) yang tercatat sebesar USD 32.257.489. Secara year on year, nilai ekspor Bali bulan Juli 2020 tercatat turun sedalam 24,05 persen.

“Secara kumulatif nilai ekspor barang Provinsi Bali periode Januari-Juli 2020 tercatat sebesar USD 259.879.716, turun 24,47 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019 yang tercatat sebesar USD 344.066.263,” jelasnya.

Nilai ekspor barang ke Vietnam bulan Juli 2020, tercatat naik paling tinggi hingga ratusan persen (751,77 persen) secara month to month yang didominasi oleh naiknya ekspor ikan dan udang (HS 03) berupa cumi-cumi.

Selain nilai ekspor, nilai impor barang Provinsi Bali dari luar negeri bulan Juli 2020 tercatat USD 4.535.697, naik 49,29 persen dibandingkan bulan Juni 2020 (m-t-m) yang tercatat USD  3.038.178. Secara year on year, nilai impor Provinsi Bali bulan Juli 2020 tercatat menurun sedalam 84,13 persen.

Secara kumulatif, nilai impor pada periode Januari-Juli 2020 tercatat sebesar USD 63.989.891, turun 56,88 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019 sebesar USD 148.394.246. “Nilai impor komoditas mesin dan perlengkapan mekanik (HS 84) tercatat menjadi komoditas impor utama Provinsi Bali di bulan Juli 2020, yang mengalami kenaikan paling tinggi hingga ratusan persen (189,86 persen) yang dominan berasal dari Amerika Serikat,” ungkapnya.

Secara year on year, nilai ekspor Bali pada bulan Juli 2020 masih tercatat lebih rendah atau turun sedalam 24,05 persen. Berdasarkan sepuluh negara tujuan utama ekspor barang Provinsi Bali, bila dibandingkan dengan catatan bulan sebelumnya (Juni 2020), nilai ekspor ke tujuh negara tujuan meningkat, dengan peningkatan tertinggi hingga ratusan persen tercatat pada tujuan Vietnam (751,77 persen) yang didominasi naiknya ekspor produk ikan dan udang (HS 03) berupa cumi-cumi.

Jika dibandingkan dengan catatan bulan Juli 2019 (y-o-y), dari sepuluh tujuan utama ekspor Bali, hanya nilai ekspor ke dua negara yang tercatat menurun, yakni nilai ekspor ke Amerika Serikat sedalam 23,45 persen, dan nilai ekspor ke Australia yang turun 14,41 persen.


DENPASAR, BALI EXPRESS – Memasuki bulan kelima masa Pandemi Covid-19, kinerja ekspor barang Provinsi Bali bulan Juli 2020 menunjukkan peningkatan secara month to month, meskipun secara year on year masih menunjukkan penurunan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Adi Nugroho mengatakan, selama bulan Juli 2020, nilai ekspor barang Provinsi Bali ke luar negeri tercatat sebesar USD 33.994.467, naik 5,38 persen dibandingkan dengan nilai ekspor bulan Juni 2020 (m-t-m) yang tercatat sebesar USD 32.257.489. Secara year on year, nilai ekspor Bali bulan Juli 2020 tercatat turun sedalam 24,05 persen.

“Secara kumulatif nilai ekspor barang Provinsi Bali periode Januari-Juli 2020 tercatat sebesar USD 259.879.716, turun 24,47 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019 yang tercatat sebesar USD 344.066.263,” jelasnya.

Nilai ekspor barang ke Vietnam bulan Juli 2020, tercatat naik paling tinggi hingga ratusan persen (751,77 persen) secara month to month yang didominasi oleh naiknya ekspor ikan dan udang (HS 03) berupa cumi-cumi.

Selain nilai ekspor, nilai impor barang Provinsi Bali dari luar negeri bulan Juli 2020 tercatat USD 4.535.697, naik 49,29 persen dibandingkan bulan Juni 2020 (m-t-m) yang tercatat USD  3.038.178. Secara year on year, nilai impor Provinsi Bali bulan Juli 2020 tercatat menurun sedalam 84,13 persen.

Secara kumulatif, nilai impor pada periode Januari-Juli 2020 tercatat sebesar USD 63.989.891, turun 56,88 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019 sebesar USD 148.394.246. “Nilai impor komoditas mesin dan perlengkapan mekanik (HS 84) tercatat menjadi komoditas impor utama Provinsi Bali di bulan Juli 2020, yang mengalami kenaikan paling tinggi hingga ratusan persen (189,86 persen) yang dominan berasal dari Amerika Serikat,” ungkapnya.

Secara year on year, nilai ekspor Bali pada bulan Juli 2020 masih tercatat lebih rendah atau turun sedalam 24,05 persen. Berdasarkan sepuluh negara tujuan utama ekspor barang Provinsi Bali, bila dibandingkan dengan catatan bulan sebelumnya (Juni 2020), nilai ekspor ke tujuh negara tujuan meningkat, dengan peningkatan tertinggi hingga ratusan persen tercatat pada tujuan Vietnam (751,77 persen) yang didominasi naiknya ekspor produk ikan dan udang (HS 03) berupa cumi-cumi.

Jika dibandingkan dengan catatan bulan Juli 2019 (y-o-y), dari sepuluh tujuan utama ekspor Bali, hanya nilai ekspor ke dua negara yang tercatat menurun, yakni nilai ekspor ke Amerika Serikat sedalam 23,45 persen, dan nilai ekspor ke Australia yang turun 14,41 persen.


Most Read

Artikel Terbaru

/