alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

BPD Berikan Bantuan Hidroponik 50 KK Kurang Mampu Kecamatan Klungkung

SEMARAPURA, BALI EXPRESS – Sebanyak 50 kepala keluarga (KK) miskin di Kecamatan Klungkung kini mulai mengembangkan pertanian dengan metode hidroponik. Mereka mendapat bantuan dari dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk dapat melanjutkan program hidroponik masuk KK miskin.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klungkung Dewa Sueta mengatakan, sebanyak 50 KK miskin di wilayah Kecamatan Klungkung menerima bantuan pengembangan pertanian hidroponik. Bantuan diberikan kepada warga yang berkomitmen melanjutkan program hidroponik masuk KK miskin.

Bantuan merupakan CSR dari Bank BPD Cabang Klungkung yang totalnya senilai Rp 48 juta. Para penerima bantuan diharapkan dapat manfaat dari hasil panen tersebut. Minimal untuk kebutuhan sendiri dan didistribusikan untuk meningkatkan pendapatan. “Bantuan sudah diberikan,” ujarnya, Kamis (4/8).

Baca Juga :  Klungkung Raih Penghargaan Pastika Parama

Bantuan sudah diserahkan secara simbolis kepada Dewa Sukadi selaku perwakilan penerima bantuan. Menurutnya, hidroponik merupakan metode pertanian yang mudah. Seperti diketahui, metode ini sangat cocok bagi petani yang terbatas lahan. Bagi penerima, ini sangat cocok dikembangkan untuk pendapatan dan peningkatan pangan keluarga.

Apalagi hidroponik tidak memerlukan media tanam yang banyak, menghemat penggunaan air, bahkan hasil panen berkualitas dan lebih cepat. Bahkan Bupati Klungkung Nyoman Suwirta memotivasi penerima bantuan agar giat bertani.

“Hidroponik metode pertanian yang mudah. Tapi harus dilakukan tekun. Bantuan CSR ini diberikan kepada mereka yang memang benar-benar komitmen bertani hidroponik. Lihat hasilnya, sayuran hasil hidroponik ini sangat segar. Pastinya diminati pasar,” ucap Suwirta.

Baca Juga :  Penumpang Bandara Ngurah Rai Tumbuh 98 Persen pada Oktober 2021

 

 

 






Reporter: AGUS EKA PURNA NEGARA

SEMARAPURA, BALI EXPRESS – Sebanyak 50 kepala keluarga (KK) miskin di Kecamatan Klungkung kini mulai mengembangkan pertanian dengan metode hidroponik. Mereka mendapat bantuan dari dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk dapat melanjutkan program hidroponik masuk KK miskin.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klungkung Dewa Sueta mengatakan, sebanyak 50 KK miskin di wilayah Kecamatan Klungkung menerima bantuan pengembangan pertanian hidroponik. Bantuan diberikan kepada warga yang berkomitmen melanjutkan program hidroponik masuk KK miskin.

Bantuan merupakan CSR dari Bank BPD Cabang Klungkung yang totalnya senilai Rp 48 juta. Para penerima bantuan diharapkan dapat manfaat dari hasil panen tersebut. Minimal untuk kebutuhan sendiri dan didistribusikan untuk meningkatkan pendapatan. “Bantuan sudah diberikan,” ujarnya, Kamis (4/8).

Baca Juga :  Penggaraman Kusamba Akan Ditata untuk Wisata

Bantuan sudah diserahkan secara simbolis kepada Dewa Sukadi selaku perwakilan penerima bantuan. Menurutnya, hidroponik merupakan metode pertanian yang mudah. Seperti diketahui, metode ini sangat cocok bagi petani yang terbatas lahan. Bagi penerima, ini sangat cocok dikembangkan untuk pendapatan dan peningkatan pangan keluarga.

Apalagi hidroponik tidak memerlukan media tanam yang banyak, menghemat penggunaan air, bahkan hasil panen berkualitas dan lebih cepat. Bahkan Bupati Klungkung Nyoman Suwirta memotivasi penerima bantuan agar giat bertani.

“Hidroponik metode pertanian yang mudah. Tapi harus dilakukan tekun. Bantuan CSR ini diberikan kepada mereka yang memang benar-benar komitmen bertani hidroponik. Lihat hasilnya, sayuran hasil hidroponik ini sangat segar. Pastinya diminati pasar,” ucap Suwirta.

Baca Juga :  Kolaborasi TJSL BUMN Provinsi Banten, BRI Komit Bantu Masyarakat

 

 

 






Reporter: AGUS EKA PURNA NEGARA

Most Read

Artikel Terbaru

/