alexametrics
29.8 C
Denpasar
Wednesday, May 25, 2022

Astungkara, Hotel di Karangasem Kecipratan Tamu Akibat Libur Panjang

KARANGASEM, BALI EXPRESS – Libur panjang lebaran kali ini, tempat wisata di Bali ramai dikunjungi, termasuk tempat wisata di Karangasem. Selain tempat-tempat wisata, hotel-hotel yang di Gumi Lahar pun kecipratan berkah dengan meningkatnya hunian hotel akibat ramainya kunjungan wisatawan kesana. Bahkan, peningkatannya mencapai 50 persen.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Karangasem, I Wayan Kariasa mengungkapkan, meningkatnya penjualan kamar di hotel ketika libur panjang ini samasekali tidak diduga olehnya. Mulai ramainya tamu untuk menginap ke hotel-hotel di Karangasem terjadi akhir April lalu, dan puncak keramaiannya terjadi di awal Mei ini. “Seperti yang saya bilang sebelumnya, orang Indonesia itu biasanya last minutes booking, bahkan ada yang tidak booking, langsung datang menanyakan ketersediaan kamar,” ujarnya Minggu (8/5).

Pelonjakan yang terjadi disebutnya cukup panjang. Bahkan tamu diakui ada yang menginap lebih dari satu hari untuk menikmati suasana indah hotel-hotel di Karangasem, karena peningkatan tidak hanya terjadi di wilayah Candidasa saja, tetapi hampir semua hotel di Karangasem. “Selama satu minggu rata-rata lonjakannya sangat bagus. Ada yang menginap satu hari sampai dua hari,” jelas Kariasa.

Ia memaparkan, tamu yang menginap didominasi oleh wisatawan domestik yang tujuan kedatangannya untuk berlibur. Tetapi ia tak menampik jika terdapat pula wisatawan mancanegara yang menginap. “Mereka datang murni untuk liburan,” paparnya.

Meskipun peningkatan hunian hotel terjadi hanya satu minggu, tetapi atmosfer keramaian hotel sangat disambut baik olehnya. “Rasanya seperti sudah normal. Melihat keramaian wisatawan seperti ada rindu yang terobati. Semoga di tahun 2023 pariwisata di Bali bisa kembali normal,” harapnya.

Pria asli Sidemen tersebut memprediksi, hunian hotel akan kembali mengalami pelonjakan di holliday season, yang biasanya terjadi di bulan Juli-Agustus. Saat itu biasanya wisatawan mancanegara akan berdatangan ke Bali untuk berlibur. “Kalau wisatawan mancanegara, mereka sudah mempersiapkan liburannya jauh-jauh hari,” pungkasnya. (dir)


KARANGASEM, BALI EXPRESS – Libur panjang lebaran kali ini, tempat wisata di Bali ramai dikunjungi, termasuk tempat wisata di Karangasem. Selain tempat-tempat wisata, hotel-hotel yang di Gumi Lahar pun kecipratan berkah dengan meningkatnya hunian hotel akibat ramainya kunjungan wisatawan kesana. Bahkan, peningkatannya mencapai 50 persen.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Karangasem, I Wayan Kariasa mengungkapkan, meningkatnya penjualan kamar di hotel ketika libur panjang ini samasekali tidak diduga olehnya. Mulai ramainya tamu untuk menginap ke hotel-hotel di Karangasem terjadi akhir April lalu, dan puncak keramaiannya terjadi di awal Mei ini. “Seperti yang saya bilang sebelumnya, orang Indonesia itu biasanya last minutes booking, bahkan ada yang tidak booking, langsung datang menanyakan ketersediaan kamar,” ujarnya Minggu (8/5).

Pelonjakan yang terjadi disebutnya cukup panjang. Bahkan tamu diakui ada yang menginap lebih dari satu hari untuk menikmati suasana indah hotel-hotel di Karangasem, karena peningkatan tidak hanya terjadi di wilayah Candidasa saja, tetapi hampir semua hotel di Karangasem. “Selama satu minggu rata-rata lonjakannya sangat bagus. Ada yang menginap satu hari sampai dua hari,” jelas Kariasa.

Ia memaparkan, tamu yang menginap didominasi oleh wisatawan domestik yang tujuan kedatangannya untuk berlibur. Tetapi ia tak menampik jika terdapat pula wisatawan mancanegara yang menginap. “Mereka datang murni untuk liburan,” paparnya.

Meskipun peningkatan hunian hotel terjadi hanya satu minggu, tetapi atmosfer keramaian hotel sangat disambut baik olehnya. “Rasanya seperti sudah normal. Melihat keramaian wisatawan seperti ada rindu yang terobati. Semoga di tahun 2023 pariwisata di Bali bisa kembali normal,” harapnya.

Pria asli Sidemen tersebut memprediksi, hunian hotel akan kembali mengalami pelonjakan di holliday season, yang biasanya terjadi di bulan Juli-Agustus. Saat itu biasanya wisatawan mancanegara akan berdatangan ke Bali untuk berlibur. “Kalau wisatawan mancanegara, mereka sudah mempersiapkan liburannya jauh-jauh hari,” pungkasnya. (dir)


Most Read

Artikel Terbaru

/