alexametrics
24.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Transaksi Melonjak Jelang Galungan, LPD Tambah Cadangan Likuiditas

DENPASAR, BALI EXPRESS – Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, sejumlah Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sudah mulai melakukan antisipasi lonjakan transaksi terutama penarikan dana masyarakat biasanya mengalami peningkatan jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan.

Kepala LPD Desa Adat Tegal I Putu Suryadinatha ketika dikonfirmasi, Selasa (8/9) mengakui, salah satu persiapan yang dilakukan adalah menyiapkan likuiditas yang cukup untuk memenuhi kebutuhan dana masyarakat jelang hari raya. “Penambahan cadangan likuiditas biasanya menjadi agenda rutin yang disiapkan jelang hari raya,” jelasnya.

Meskipun sudah menjadi agenda utama setiap enam bulan sekali, Surya mengakui, persiapan hari Raya Galungan dan Kuningan kali ini sedikit berbeda. Hal ini karena siatuasi perekonomian tengah menurun yang disebabkan oleh wabah pandemi Covid-19.

Sehingga ekspansi kredit sengaja ditekan semaksimal mungkin untuk tetap menjaga likuiditas LPD. “Karena penambahan dana cadangan sudah kami lakukan sejak  beberapa waktu lalu, sehingga saat ini kami berusaha menjaga likuiditas di angka 25 persen, sehingga ekspansi kredit betul-betul kami rem,” lanjutnya.

Senada dengan Surya, IB Aditya, pengurus LPD Desa Adat Bualu, juga mengakui hal yang sama. Menurut Aditya, menjelang Hari Raya Galungan, pihak LPD memang sengaja meningkatkan likuiditas untuk mengantisipasi lonjakan penarikan yang akan dilakukan oleh masyarakat. “Transaksi yang mengalami lonjakan yaitu lebih banyak ke penarikan tabungan termasuk pula deposito, unuk mempersiapkan kebutuhan jelang Galungan,” jelasnya.

Di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, pihaknya memprediksi akan ada perbedaan transaksi dibandingan dengan Galungan sebelumnya. Menurutnya, kemungkinan masyarakat akan ada yang berhemat. Demikian juga dikatakannya transaksi yang terjadi dua bulan terakhir, lebih banyak kepada penarikan tabungan dibandingkan menabung.


DENPASAR, BALI EXPRESS – Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, sejumlah Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sudah mulai melakukan antisipasi lonjakan transaksi terutama penarikan dana masyarakat biasanya mengalami peningkatan jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan.

Kepala LPD Desa Adat Tegal I Putu Suryadinatha ketika dikonfirmasi, Selasa (8/9) mengakui, salah satu persiapan yang dilakukan adalah menyiapkan likuiditas yang cukup untuk memenuhi kebutuhan dana masyarakat jelang hari raya. “Penambahan cadangan likuiditas biasanya menjadi agenda rutin yang disiapkan jelang hari raya,” jelasnya.

Meskipun sudah menjadi agenda utama setiap enam bulan sekali, Surya mengakui, persiapan hari Raya Galungan dan Kuningan kali ini sedikit berbeda. Hal ini karena siatuasi perekonomian tengah menurun yang disebabkan oleh wabah pandemi Covid-19.

Sehingga ekspansi kredit sengaja ditekan semaksimal mungkin untuk tetap menjaga likuiditas LPD. “Karena penambahan dana cadangan sudah kami lakukan sejak  beberapa waktu lalu, sehingga saat ini kami berusaha menjaga likuiditas di angka 25 persen, sehingga ekspansi kredit betul-betul kami rem,” lanjutnya.

Senada dengan Surya, IB Aditya, pengurus LPD Desa Adat Bualu, juga mengakui hal yang sama. Menurut Aditya, menjelang Hari Raya Galungan, pihak LPD memang sengaja meningkatkan likuiditas untuk mengantisipasi lonjakan penarikan yang akan dilakukan oleh masyarakat. “Transaksi yang mengalami lonjakan yaitu lebih banyak ke penarikan tabungan termasuk pula deposito, unuk mempersiapkan kebutuhan jelang Galungan,” jelasnya.

Di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, pihaknya memprediksi akan ada perbedaan transaksi dibandingan dengan Galungan sebelumnya. Menurutnya, kemungkinan masyarakat akan ada yang berhemat. Demikian juga dikatakannya transaksi yang terjadi dua bulan terakhir, lebih banyak kepada penarikan tabungan dibandingkan menabung.


Most Read

Artikel Terbaru

/