alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, July 3, 2022

Tingkat Hunian Kamar Hotel Berbintang Turun

DENPASAR, BALI EXPRESS ­– Pada bulan Agustus 2021, tercatat tidak ada wisawatan mancanegara yang datang langsung ke Bali. Masih diberlakukannya travel restriction serta penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) turut memberikan andil dalam penurunan kedatangan wisman ke Bali. Demikian yang disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Hanif Yahya.

“Bila dibandingkan dengan kondisi di bulan Juli 2021 serta Agustus 2020, maka kondisi kedatangan wisman ke Bali di bulan Agustus 2021 menunjukkan penurunan sedalam 100 persen,” ungkapnya Kamis (7/10).

Hal ini juga ditunjukkan dari Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Bali pada bulan Agustus 2021 yang tercatat turun 0,46 poin atau sebesar 4,77 persen (month to month/mtm) dibandingkan dengan TPK bulan Juli 2021 yang tercatat sebesar 5,23 persen. Hanif menyebutkan, penurunan TPK (mtm) terdalam tercatat pada TPK Hotel Bintang 5 sedalam 0,75 poin. Bila dibandingkan dengan TPK pada bulan Agustus 2020 (year on year), TPK pada bulan Agustus 2021 mengalami peningkatan sebesar 1,09 poin. Peningkatan TPK (yoy) tercatat pada seluruh kelas hotel berbintang, dengan peningkatan tertinggi tercatat pada kelas hotel bintang 1 setinggi 6,82 poin.

“Sedangkan untuk TPK bulan Agustus 2021 untuk hotel non bintang tercatat mencapai 4,39 persen. Mengalami peningkatan sebesar 0,03 poin dibandingkan bulan Juli 2021 yang tercatat sebesar 4,36 persen,” katanya.

Rata-rata lama menginap tamu pada hotel non bintang di bulan Agustus 2021 tercatat sebesar 1,72 hari, naik 0,11 poin dibandingkan bulan Juli 2021. Jika dilihat dari klasifikasi tamu yang menginap, rata-rata lama menginap tamu asing di bulan Agustus 2021 tercatat sebesar 2,97 hari lebih tinggi dibandingkan rata-rata lama menginap tamu Indonesia sebesar 1,62 hari.

Pada bulan Agustus 2021, rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia di hotel berbintang tercatat selama 1,91 hari, turun 0,01 poin dibandingkan dengan rata-rata lama menginap pada bulan Juli 2021 (mtm) yang tercatat 1,92 hari.

“Kalau dilihat dari kelompok tamu yang menginap, rata-rata lama menginap tamu asing pada hotel berbintang bulan Agustus 2021 tercatat selama 2,21 hari, lebih tinggi bila dibandingkan rata-rata lama menginap tamu Indonesia yang tercatat selama 1,88 hari,” katanya.

Sementara jika dibandingkan dengan Agustus 2020 (yoy), rata-rata lama menginap tamu total (asing dan Indonesia) mengalami peningkatan setinggi 0,25 poin yaitu dari 1,66 hari pada bulan Agustus 2020 menjadi 1,91 hari pada bulan Agustus 2021.(ika)


DENPASAR, BALI EXPRESS ­– Pada bulan Agustus 2021, tercatat tidak ada wisawatan mancanegara yang datang langsung ke Bali. Masih diberlakukannya travel restriction serta penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) turut memberikan andil dalam penurunan kedatangan wisman ke Bali. Demikian yang disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Hanif Yahya.

“Bila dibandingkan dengan kondisi di bulan Juli 2021 serta Agustus 2020, maka kondisi kedatangan wisman ke Bali di bulan Agustus 2021 menunjukkan penurunan sedalam 100 persen,” ungkapnya Kamis (7/10).

Hal ini juga ditunjukkan dari Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Bali pada bulan Agustus 2021 yang tercatat turun 0,46 poin atau sebesar 4,77 persen (month to month/mtm) dibandingkan dengan TPK bulan Juli 2021 yang tercatat sebesar 5,23 persen. Hanif menyebutkan, penurunan TPK (mtm) terdalam tercatat pada TPK Hotel Bintang 5 sedalam 0,75 poin. Bila dibandingkan dengan TPK pada bulan Agustus 2020 (year on year), TPK pada bulan Agustus 2021 mengalami peningkatan sebesar 1,09 poin. Peningkatan TPK (yoy) tercatat pada seluruh kelas hotel berbintang, dengan peningkatan tertinggi tercatat pada kelas hotel bintang 1 setinggi 6,82 poin.

“Sedangkan untuk TPK bulan Agustus 2021 untuk hotel non bintang tercatat mencapai 4,39 persen. Mengalami peningkatan sebesar 0,03 poin dibandingkan bulan Juli 2021 yang tercatat sebesar 4,36 persen,” katanya.

Rata-rata lama menginap tamu pada hotel non bintang di bulan Agustus 2021 tercatat sebesar 1,72 hari, naik 0,11 poin dibandingkan bulan Juli 2021. Jika dilihat dari klasifikasi tamu yang menginap, rata-rata lama menginap tamu asing di bulan Agustus 2021 tercatat sebesar 2,97 hari lebih tinggi dibandingkan rata-rata lama menginap tamu Indonesia sebesar 1,62 hari.

Pada bulan Agustus 2021, rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia di hotel berbintang tercatat selama 1,91 hari, turun 0,01 poin dibandingkan dengan rata-rata lama menginap pada bulan Juli 2021 (mtm) yang tercatat 1,92 hari.

“Kalau dilihat dari kelompok tamu yang menginap, rata-rata lama menginap tamu asing pada hotel berbintang bulan Agustus 2021 tercatat selama 2,21 hari, lebih tinggi bila dibandingkan rata-rata lama menginap tamu Indonesia yang tercatat selama 1,88 hari,” katanya.

Sementara jika dibandingkan dengan Agustus 2020 (yoy), rata-rata lama menginap tamu total (asing dan Indonesia) mengalami peningkatan setinggi 0,25 poin yaitu dari 1,66 hari pada bulan Agustus 2020 menjadi 1,91 hari pada bulan Agustus 2021.(ika)


Most Read

Artikel Terbaru

/