alexametrics
29.8 C
Denpasar
Wednesday, May 25, 2022

Disebut Tak Beroperasi Sementara, Pertamina “Hoax”

DENPASAR, BALI EXPRESS – Di tengah kemelut PPKM Darurat, ada saja oknum yang menggunakan kesempatan tersebut untuk membuat panik masyarakat dengan menyebar informasi palsu (hoax). Yang terbaru, kabar soal stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) yang disebutkan tak beroperasi sementara selama masa penerapan PPKM. 

Dalam pamflet yang beredar Jumat (9/7) pagi itu tertulis, penutupan SPBU sementara mulai 12 Juli hingga 17 Juli 2021. Penutupan tersebut dikatakan sebagai komitmen Pertamina dalam mendukung program pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Dikonfirmasi Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Region Jatimbalinus, Deden Mochammad Idhani mengatakan, kabar yang beredar tersebut adalah hoax. Pihaknya mengungkapkan, seluruh SPBU dan Agen LPG masih beroperasi seperti biasa. “Seluruh SPBU dan Agen LPG masih beroperasi normal,” katanya saat dihubungi, Jumat (9/7).

Dia menambahkan, stok BBM dan LPG pun masih aman. Dan terkait penerapan PPKM, stok masih mencukupi apabila diperlukan. “Stok masih aman dan masih mencukupi bila diperlukan penambahan selama masa PPKM atau pembatasan kegiatan,” jelasnya.

Demikian pula yang disampaikan Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Bali, Dewa Putu Ananta. Dirinya mengatakan bahwa informasi yang beredar palsu. “Sudah dijawab sama hoax buster Pertamina Pusat, hoax itu,” bebernya.

Sementara itu, sebagai bentuk dukungan memutus mata rantai penyebaran Covid-19, seluruh fasilitas dan sarana operasi Pertamina dipastikan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.(ika)


DENPASAR, BALI EXPRESS – Di tengah kemelut PPKM Darurat, ada saja oknum yang menggunakan kesempatan tersebut untuk membuat panik masyarakat dengan menyebar informasi palsu (hoax). Yang terbaru, kabar soal stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) yang disebutkan tak beroperasi sementara selama masa penerapan PPKM. 

Dalam pamflet yang beredar Jumat (9/7) pagi itu tertulis, penutupan SPBU sementara mulai 12 Juli hingga 17 Juli 2021. Penutupan tersebut dikatakan sebagai komitmen Pertamina dalam mendukung program pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Dikonfirmasi Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Region Jatimbalinus, Deden Mochammad Idhani mengatakan, kabar yang beredar tersebut adalah hoax. Pihaknya mengungkapkan, seluruh SPBU dan Agen LPG masih beroperasi seperti biasa. “Seluruh SPBU dan Agen LPG masih beroperasi normal,” katanya saat dihubungi, Jumat (9/7).

Dia menambahkan, stok BBM dan LPG pun masih aman. Dan terkait penerapan PPKM, stok masih mencukupi apabila diperlukan. “Stok masih aman dan masih mencukupi bila diperlukan penambahan selama masa PPKM atau pembatasan kegiatan,” jelasnya.

Demikian pula yang disampaikan Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Bali, Dewa Putu Ananta. Dirinya mengatakan bahwa informasi yang beredar palsu. “Sudah dijawab sama hoax buster Pertamina Pusat, hoax itu,” bebernya.

Sementara itu, sebagai bentuk dukungan memutus mata rantai penyebaran Covid-19, seluruh fasilitas dan sarana operasi Pertamina dipastikan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.(ika)


Most Read

Artikel Terbaru

/