alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

PT PLN (Persero) UIT JBM Unit Pelaksana Transimisi Bali Gelar Simulasi

TABANAN, BALI EXPRESS – PT PLN (Persero) UPT Bali melaksanakan simulasi tanggap darurat sesuai dengan Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2019. Implementasi sistem manajemen pengamanan (SMP) dan sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (SMK3) di lingkungan PT PLN (Persero) UPT Bali.

PLN sebagai penyedia kebutuhan listrik bagi masyarakat akan terus meningkatkan kesiapsiagaan dan tanggap darurat menghadapi ancaman keamanan. Terlebih PLN memiliki infrastruktur ketenagalistrikan yang merupakan objek vital nasional. Gangguan keamanan akan berpotensi menggangu pasokan listrik ke masyarakat.

Kegiatan simulasi secara resmi di buka Manager PLN UPT Bali, I Made Sujaya. Sujaya menuturkan, digelarnya kegiatan simulasi tanggap darurat ini dalam rangka penerapan SMK3 dan SMP, dan juga persiapan di Bali khususnya di PLN dalam rangka perhelatan KTT G20.

“PLN ini penyedia listrik yang sangat dibutuhkan masyarakat, karena itu keselamatan aset adalah sangat mendasar, kesiapsiagaan kita menjadi dasar dalam menjaga keselamatandan aset kita agar penyediaan listrik tetap terjaga,” ujarnya, Kamis (9/12).

Dalam kesempatan tersebut disimulasikan melalui Tim Tanggap Darurat PLN UPT Bali PJ.LAKSK4, I Wayan Teguh Wirapratama.

Pelaksanaan simulasi tanggap darurat ini melibatkan dari internal PLN UPT Bali ULTG Bali Utara, K3L dan bagian-bagian terkait, dan dari eksternal Polsek Mengwi, Koramil 1611- 04/Mengwi (Babinsa Kapal]), Mitra Kerja, Petugas Keamanan Internal UPT Bali, dari Manajemen Mitra kerja PT Bumi sentosa, PT Lipuri Jagadh, hadir pula dari PLN UP2B Bali.


TABANAN, BALI EXPRESS – PT PLN (Persero) UPT Bali melaksanakan simulasi tanggap darurat sesuai dengan Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2019. Implementasi sistem manajemen pengamanan (SMP) dan sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (SMK3) di lingkungan PT PLN (Persero) UPT Bali.

PLN sebagai penyedia kebutuhan listrik bagi masyarakat akan terus meningkatkan kesiapsiagaan dan tanggap darurat menghadapi ancaman keamanan. Terlebih PLN memiliki infrastruktur ketenagalistrikan yang merupakan objek vital nasional. Gangguan keamanan akan berpotensi menggangu pasokan listrik ke masyarakat.

Kegiatan simulasi secara resmi di buka Manager PLN UPT Bali, I Made Sujaya. Sujaya menuturkan, digelarnya kegiatan simulasi tanggap darurat ini dalam rangka penerapan SMK3 dan SMP, dan juga persiapan di Bali khususnya di PLN dalam rangka perhelatan KTT G20.

“PLN ini penyedia listrik yang sangat dibutuhkan masyarakat, karena itu keselamatan aset adalah sangat mendasar, kesiapsiagaan kita menjadi dasar dalam menjaga keselamatandan aset kita agar penyediaan listrik tetap terjaga,” ujarnya, Kamis (9/12).

Dalam kesempatan tersebut disimulasikan melalui Tim Tanggap Darurat PLN UPT Bali PJ.LAKSK4, I Wayan Teguh Wirapratama.

Pelaksanaan simulasi tanggap darurat ini melibatkan dari internal PLN UPT Bali ULTG Bali Utara, K3L dan bagian-bagian terkait, dan dari eksternal Polsek Mengwi, Koramil 1611- 04/Mengwi (Babinsa Kapal]), Mitra Kerja, Petugas Keamanan Internal UPT Bali, dari Manajemen Mitra kerja PT Bumi sentosa, PT Lipuri Jagadh, hadir pula dari PLN UP2B Bali.


Most Read

Artikel Terbaru

/