alexametrics
24.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Permudah Masyarakat, AgenBRILink Tersebar di Setiap Wilayah

DENPASAR, BALI EXPRESS – Kehadiran AgenBRILink di setiap wilayah cukup membantu masyarakat. Terutama masyarakat yang tak terbiasa menggunakan kartu atm, tidak memiliki atm, atau masyarakat di suatu wilayah yang akses menuju bank cukup jauh. Selain itu, tak sedikit masyarakat yang memilih menggunakan layanan dari AgenBRILink lantaran tak perlu lagi antre di bank hingga berjam-jam, khususnya waktu sibuk.

 

Ini diakui oleh salah seorang pengguna jasa AgenBRILink, Luh Daniati, saat diwawancara usai bertransaksi di salah satu AgenBRILink di Denpasar, Jumat (11/3). Adanya AgenBRILink ini, menurutnya, cukup memudahkan dirinya yang bekerja di salah satu rumah makan sederhana di Denpasar sejak pagi hingga sore. “Kalau ke bank jam makan siang, ramai, tapi teller sedikit. Jam istirahat kan tidak lama, tidak enak sama bos. Saya libur setiap hari minggu, itupun harus pulkam, jadi terbantu banget ada AgenBRILink ini, nggak khawatir kalau harus transfer ke sore sampai malam gitu,” ungkapnya.

 

Salah seorang AgenBRILink, Kompiang Sulastri, juga mengklaim adanya AgenBRILink ini, selain membantu masyarakat, juga membantu dirinya selaku agen. Ini lantaran, ada tambahan pemasukan untuk dirinya dalam kesehariannya.

 

“Tahun 2020 saya mulai jadi agen. Jadi agen karena keponakan kerja di BRI, kebetulan saya juga selesai kerja karena pandemi Covid-19 ini, jadi saya buka warung dan disarankan coba gabung jadi AgenBRILink. Modalnya sedikit, untuk top up pertama Rp 5 juta,” jelasnya.

 

Rata-rata, ia melayani 10 transaksi per hari. Tidak begitu ramai, karena di dekat wilayah di Jalan Bukit Tunggal, Denpasar, kompetitor cukup banyak dan kebetulan lokasi jalan rumahnya satu arah. “Jadi kalau orang lewat, melihat, mereka mau putar arah itu susah. Ini malah baru-baru ini ramai, seharinya keuntungan saya Rp 40 ribu sampai Rp 50 ribu,” sebutnya.

 

Meski demikian, ia mengaku menjadi AgenBRILink cukup membantu perekonomiannya. Sebab, semenjak pandemi Covid-19, ia tak lagi bekerja dan membuka warung berjualan dupa. “Saya berharapnya sih kedepan ini benar-benar membantu perekonomian saya. Apalagi saya di sini buka di depan rumah langsung, jadi kerjanya santai,” kata dia. “Menurut saya ini cukup membantu, banyak pendatang, yang transfer uang biasanya naik gojek ke bank, jauh, sekarang mereka bisa gampang tinggal ke sini,” tambahnya.






Reporter: Rika Riyanti

DENPASAR, BALI EXPRESS – Kehadiran AgenBRILink di setiap wilayah cukup membantu masyarakat. Terutama masyarakat yang tak terbiasa menggunakan kartu atm, tidak memiliki atm, atau masyarakat di suatu wilayah yang akses menuju bank cukup jauh. Selain itu, tak sedikit masyarakat yang memilih menggunakan layanan dari AgenBRILink lantaran tak perlu lagi antre di bank hingga berjam-jam, khususnya waktu sibuk.

 

Ini diakui oleh salah seorang pengguna jasa AgenBRILink, Luh Daniati, saat diwawancara usai bertransaksi di salah satu AgenBRILink di Denpasar, Jumat (11/3). Adanya AgenBRILink ini, menurutnya, cukup memudahkan dirinya yang bekerja di salah satu rumah makan sederhana di Denpasar sejak pagi hingga sore. “Kalau ke bank jam makan siang, ramai, tapi teller sedikit. Jam istirahat kan tidak lama, tidak enak sama bos. Saya libur setiap hari minggu, itupun harus pulkam, jadi terbantu banget ada AgenBRILink ini, nggak khawatir kalau harus transfer ke sore sampai malam gitu,” ungkapnya.

 

Salah seorang AgenBRILink, Kompiang Sulastri, juga mengklaim adanya AgenBRILink ini, selain membantu masyarakat, juga membantu dirinya selaku agen. Ini lantaran, ada tambahan pemasukan untuk dirinya dalam kesehariannya.

 

“Tahun 2020 saya mulai jadi agen. Jadi agen karena keponakan kerja di BRI, kebetulan saya juga selesai kerja karena pandemi Covid-19 ini, jadi saya buka warung dan disarankan coba gabung jadi AgenBRILink. Modalnya sedikit, untuk top up pertama Rp 5 juta,” jelasnya.

 

Rata-rata, ia melayani 10 transaksi per hari. Tidak begitu ramai, karena di dekat wilayah di Jalan Bukit Tunggal, Denpasar, kompetitor cukup banyak dan kebetulan lokasi jalan rumahnya satu arah. “Jadi kalau orang lewat, melihat, mereka mau putar arah itu susah. Ini malah baru-baru ini ramai, seharinya keuntungan saya Rp 40 ribu sampai Rp 50 ribu,” sebutnya.

 

Meski demikian, ia mengaku menjadi AgenBRILink cukup membantu perekonomiannya. Sebab, semenjak pandemi Covid-19, ia tak lagi bekerja dan membuka warung berjualan dupa. “Saya berharapnya sih kedepan ini benar-benar membantu perekonomian saya. Apalagi saya di sini buka di depan rumah langsung, jadi kerjanya santai,” kata dia. “Menurut saya ini cukup membantu, banyak pendatang, yang transfer uang biasanya naik gojek ke bank, jauh, sekarang mereka bisa gampang tinggal ke sini,” tambahnya.






Reporter: Rika Riyanti

Most Read

Artikel Terbaru

/