alexametrics
30.4 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

BRI Siapkan Rp 164 M Kas ATM dan CRM Antisipasi Kebutuhan Nyepi

DENPASAR, BALI EXPRESS – Dalam rangka persiapan Hari Raya Nyepi yang jatuh Minggu (14/3), Kanwil BRI telah menyiapkan Rp 164 Miliar kas ATM dan CRM di Provinsi Bali. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan uang tunai menjelang dan selama cuti bersama Hari Raya Nyepi.

“Selama libur dan cuti bersama Hari Raya Nyepi, masyarakat Bali tidak perlu khawatir akan kesulitan mendapatkan layanan perbankan. Persiapan kas Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan Cash Recycle Machine (CRM). 

tersebut telah diperhitungkan berdasarkan perkiraan kebutuhan nasabah menjelang dan selama libur Nyepi dan cuti bersama,” ujar Pemimpin Wilayah BRI Denpasar, Rudy Andimono, Kamis (11/3).

Lebih lanjut Rudy mengatakan, mengingat Hari Raya Nyepi jatuh pada Minggu, 14 Maret, maka operasional Bank BRI di Bali hanya tutup satu hari pada 15 Maret, sedangkan di NTB dan NTT beroperasi seperti biasa. BRI akan buka kembali pada 16 Maret dengan jam pelayanan kas seperti biasa, yakni mulai pukul 08.00 hingga 14.00 Wita. 

Sementara untuk mesin ATM dan CRM BRI akan dimatikan secara bertahap mulai13 Maret pukul 12.00 Wita. Mesin akan dihidupkan kembali secara bertahap pada 15 Maret mulai pukul 09.00 hingga 16.00 Wita. 

“Pengamanan unit kerja dan ATM BRI pun terus dilakukan dengan melibatkan tenaga keamanan, patroli, dan monitoring oleh petugas, kecuali pada saat hari raya Nyepi,” katanya.

Meski Unit Kerja BRI tutup satu hari dan mesin ATM dan CRM dimatikan bertahap menjelang  Nyepi, masyarakat tetap dapat melakukan transaksi perbankan layaknya di bank melalui 7.147 Agen BRILink yang tersebar sampai ke pelosok Bali, serta memanfaatkan fasilitas Mobile Banking BRI (BRIMo dan BRI Mobile) kecuali saat hari raya Nyepi. 

Dia mengungkapkan, semua layanan perbankan yang diberikan oleh BRI selalu menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah, diantaranya pengecekan suhu tubuh bagi nasabah dan petugas BRI, penyediaan hand sanitizer, dab pengaturan jarak antrian (physical distancing).

Selain itu, lanjutnya, wajib pemakaian masker bagi nasabah dan petugas BRI, penggunaan sarung tangan bagi petugas BRI, pemasangan kaca pembatas bening di meja teller dan Customer Service, serta penyemprotan disinfektan secara berkala.

Dikatakannya, guna mengurangi intensitas kunjungan nasabah ke Banking Hall, BRI terus melakukan edukasi kepada nasabah untuk menggunakan fasilitas ATM/ CRM dan Mobile Banking BRI (BRIMo dan BRI Mobile). Kenyamanan dan kemudahan transaksi yang diberikan oleh BRI tersebut diharapkan dapat diimbangi dengan kehati-hatian nasabah. 

Di pihak lain, Kepala Cabang Bank Mandiri Gatsu Tengah, Padmi Saraswati, juga mengatakan hal yang sama. Menurut Padmi, selain menyiapkan uang tunai di ATM, pihaknya juga mengoptimalkan layanan perbankan lainnya.

“Untuk layanan perbankan yang kami tingkatkan adalah layanan pick up dana dari nasabah, sehingga ketika libur Nyepi, masyarakat tetap bisa melakukan aktivitas perbankan,” terangnya.

Untuk libur dan jam buka bank, Padmi mengakui pihaknya mengikuti arahan dari Bank Indonesia Wilayah Bali, yakni tidak beroperasi pada Senin (15/3) dan beroperasi kembali, Selasa (16/3). Sedangkan untuk sebelum Nyepi, Padmi mengakui pihaknya masih melayani nasabah sampai Jumat (12/3).(ika)


DENPASAR, BALI EXPRESS – Dalam rangka persiapan Hari Raya Nyepi yang jatuh Minggu (14/3), Kanwil BRI telah menyiapkan Rp 164 Miliar kas ATM dan CRM di Provinsi Bali. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan uang tunai menjelang dan selama cuti bersama Hari Raya Nyepi.

“Selama libur dan cuti bersama Hari Raya Nyepi, masyarakat Bali tidak perlu khawatir akan kesulitan mendapatkan layanan perbankan. Persiapan kas Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan Cash Recycle Machine (CRM). 

tersebut telah diperhitungkan berdasarkan perkiraan kebutuhan nasabah menjelang dan selama libur Nyepi dan cuti bersama,” ujar Pemimpin Wilayah BRI Denpasar, Rudy Andimono, Kamis (11/3).

Lebih lanjut Rudy mengatakan, mengingat Hari Raya Nyepi jatuh pada Minggu, 14 Maret, maka operasional Bank BRI di Bali hanya tutup satu hari pada 15 Maret, sedangkan di NTB dan NTT beroperasi seperti biasa. BRI akan buka kembali pada 16 Maret dengan jam pelayanan kas seperti biasa, yakni mulai pukul 08.00 hingga 14.00 Wita. 

Sementara untuk mesin ATM dan CRM BRI akan dimatikan secara bertahap mulai13 Maret pukul 12.00 Wita. Mesin akan dihidupkan kembali secara bertahap pada 15 Maret mulai pukul 09.00 hingga 16.00 Wita. 

“Pengamanan unit kerja dan ATM BRI pun terus dilakukan dengan melibatkan tenaga keamanan, patroli, dan monitoring oleh petugas, kecuali pada saat hari raya Nyepi,” katanya.

Meski Unit Kerja BRI tutup satu hari dan mesin ATM dan CRM dimatikan bertahap menjelang  Nyepi, masyarakat tetap dapat melakukan transaksi perbankan layaknya di bank melalui 7.147 Agen BRILink yang tersebar sampai ke pelosok Bali, serta memanfaatkan fasilitas Mobile Banking BRI (BRIMo dan BRI Mobile) kecuali saat hari raya Nyepi. 

Dia mengungkapkan, semua layanan perbankan yang diberikan oleh BRI selalu menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah, diantaranya pengecekan suhu tubuh bagi nasabah dan petugas BRI, penyediaan hand sanitizer, dab pengaturan jarak antrian (physical distancing).

Selain itu, lanjutnya, wajib pemakaian masker bagi nasabah dan petugas BRI, penggunaan sarung tangan bagi petugas BRI, pemasangan kaca pembatas bening di meja teller dan Customer Service, serta penyemprotan disinfektan secara berkala.

Dikatakannya, guna mengurangi intensitas kunjungan nasabah ke Banking Hall, BRI terus melakukan edukasi kepada nasabah untuk menggunakan fasilitas ATM/ CRM dan Mobile Banking BRI (BRIMo dan BRI Mobile). Kenyamanan dan kemudahan transaksi yang diberikan oleh BRI tersebut diharapkan dapat diimbangi dengan kehati-hatian nasabah. 

Di pihak lain, Kepala Cabang Bank Mandiri Gatsu Tengah, Padmi Saraswati, juga mengatakan hal yang sama. Menurut Padmi, selain menyiapkan uang tunai di ATM, pihaknya juga mengoptimalkan layanan perbankan lainnya.

“Untuk layanan perbankan yang kami tingkatkan adalah layanan pick up dana dari nasabah, sehingga ketika libur Nyepi, masyarakat tetap bisa melakukan aktivitas perbankan,” terangnya.

Untuk libur dan jam buka bank, Padmi mengakui pihaknya mengikuti arahan dari Bank Indonesia Wilayah Bali, yakni tidak beroperasi pada Senin (15/3) dan beroperasi kembali, Selasa (16/3). Sedangkan untuk sebelum Nyepi, Padmi mengakui pihaknya masih melayani nasabah sampai Jumat (12/3).(ika)


Most Read

Artikel Terbaru

/