alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Pola Rutin, Penumpang Domestik Kembali Lesu

BADUNG, BALI EXPRESS – Awal tahun 2022, nampaknya kedatangan penumpang domestik kembali lesu. Hal ini dapat dilihat dari data trafik Bandar Udara (Bandara) Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Yang mana, sepanjang Januari 2022, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, telah melayani sebanyak 598.971 penumpang dan 4.840 pergerakan pesawat udara yang datang maupun berangkat. Jika dibandingkan dengan bulan Desember tahun 2021 mengalami penurunan 11 persen untuk penumpang dan 10 persen penurunan untuk pesawat udara

Diakui Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Taufan Yudhistira, selama beberapa hari terakhir ini memang kondisi trafik tengah menurun. Namun, kata dia, penurunan penumpang ini umumnya merupakan pola awal tahun yang cenderung sepi karena tengah low season. Sedangkan jelang akhir tahun, pola trafik memang cenderung meningkat. Selain karena memang pola, penurunan penumpang juga disinyalir lantaran adanya lonjakan kasus Covid-19 khususnya varian Omicron.

“Ya tentunya atas data itu juga ya (kenaikan Omicron). Mungkin masyarakat atau calon penumpang membatalkan penerbangannya,” katanya, Minggu (13/2).

Taufan menyebutkan, rata-rata kedatangan di Februari antara 7 ribu sampai 8 ribu penumpang.  Bahkan, per Sabtu (12/2), trafik untuk kedatangan domestik hanya 5.871 penumpang. “(Penurunannya) Ya paling antara 20 sampai 30 persen,” sebutnya.

Di sisi lain, asal penumpang yang masih mendominasi yakni dari Jakarta, Surabaya dan Makassar. Diperkirakan, kenaikan penumpang akan kembali terjadi menjelang lebaran atau menjelang liburan sekolah.

Sementara itu, terkait penerbangan internasional, berdasarkan data Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, per awal Februari 2022, telah tercatat ada dua penerbangan internasional yang mendarat di Bali. Yaitu Garuda Indonesia pada tanggal 3 Februari kedatangan 12 penumpang dan 10 Februari kedatangan 7 penumpang dengan rute yang sama, Narita, Jepang ke Bali. Terkait warga negara, 12 penumpang kedatangan 3 Februari yakni 6 WNA asal Jepang dan 6 WNI. Sedangkan untuk kedatangan 7 penumpang 10 Februari, pihaknya mengaku tidak mengetahui terkait kewarganegaraannya. “Nah itu kami tidak tahu secara pasti,” katanya.

Ke depan, Taufan membeberkan, maskapai yang sudah memenuhi izin rute diantaranya Garuda Indonesia tujuan Hamnida-Denpasar. Singapore Airlines rute Singapura-Denpasar, serta Batik Air. “Tetapi kami masih menunggu schedule plan yang bisa kami dapat satu hari sebelumnya,” tandasnya.






Reporter: Rika Riyanti

BADUNG, BALI EXPRESS – Awal tahun 2022, nampaknya kedatangan penumpang domestik kembali lesu. Hal ini dapat dilihat dari data trafik Bandar Udara (Bandara) Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Yang mana, sepanjang Januari 2022, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, telah melayani sebanyak 598.971 penumpang dan 4.840 pergerakan pesawat udara yang datang maupun berangkat. Jika dibandingkan dengan bulan Desember tahun 2021 mengalami penurunan 11 persen untuk penumpang dan 10 persen penurunan untuk pesawat udara

Diakui Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Taufan Yudhistira, selama beberapa hari terakhir ini memang kondisi trafik tengah menurun. Namun, kata dia, penurunan penumpang ini umumnya merupakan pola awal tahun yang cenderung sepi karena tengah low season. Sedangkan jelang akhir tahun, pola trafik memang cenderung meningkat. Selain karena memang pola, penurunan penumpang juga disinyalir lantaran adanya lonjakan kasus Covid-19 khususnya varian Omicron.

“Ya tentunya atas data itu juga ya (kenaikan Omicron). Mungkin masyarakat atau calon penumpang membatalkan penerbangannya,” katanya, Minggu (13/2).

Taufan menyebutkan, rata-rata kedatangan di Februari antara 7 ribu sampai 8 ribu penumpang.  Bahkan, per Sabtu (12/2), trafik untuk kedatangan domestik hanya 5.871 penumpang. “(Penurunannya) Ya paling antara 20 sampai 30 persen,” sebutnya.

Di sisi lain, asal penumpang yang masih mendominasi yakni dari Jakarta, Surabaya dan Makassar. Diperkirakan, kenaikan penumpang akan kembali terjadi menjelang lebaran atau menjelang liburan sekolah.

Sementara itu, terkait penerbangan internasional, berdasarkan data Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, per awal Februari 2022, telah tercatat ada dua penerbangan internasional yang mendarat di Bali. Yaitu Garuda Indonesia pada tanggal 3 Februari kedatangan 12 penumpang dan 10 Februari kedatangan 7 penumpang dengan rute yang sama, Narita, Jepang ke Bali. Terkait warga negara, 12 penumpang kedatangan 3 Februari yakni 6 WNA asal Jepang dan 6 WNI. Sedangkan untuk kedatangan 7 penumpang 10 Februari, pihaknya mengaku tidak mengetahui terkait kewarganegaraannya. “Nah itu kami tidak tahu secara pasti,” katanya.

Ke depan, Taufan membeberkan, maskapai yang sudah memenuhi izin rute diantaranya Garuda Indonesia tujuan Hamnida-Denpasar. Singapore Airlines rute Singapura-Denpasar, serta Batik Air. “Tetapi kami masih menunggu schedule plan yang bisa kami dapat satu hari sebelumnya,” tandasnya.






Reporter: Rika Riyanti

Most Read

Artikel Terbaru

/