alexametrics
29.8 C
Denpasar
Wednesday, May 25, 2022

Perajin Arak di Merita Kembali Menunggu Bantuan Alat Destilasi

KARANGASEM, BALI EXPRESS – Gubernur Bali, I Wayan Koster sangat perhatian dengan para perajin arak tradisional, bahkan ia sempat memberi bantuan peralatan destilasi kepada peranin arak di Kabupaten Karangasem. Alat tersebut pun sangat bagus menurut para perajin arak. Tetapi, dari sekian banyaknya perajin arak di Kabupaten Karangasem, masih banyak yang belum mendapatkan bantuan tersebut, sehingga terdapat perajin yang menginginkan bantuan berupa alat serupa.

Seperti misalnya di Banjar Dinas Merita, Desa Labasari, Abang, Karangasem, dari banyaknya perajin arak tradisional disana, tampaknya yang menikmati bantuan tersebut hanya beberapa orang saja, dan kebanyakan yang belum mendapatkannya. Salah satunya adalah I Nyoman Lanus. Ia yang memang berprofesi sebagai perajin arak saja harus menunggu waktu yang cukup lama untuk bisa mendapat hasil yang diinginkan, karena ia masih menggunakan alat tradisional.

Sekali memproses, yakni selama tiga jam pembuatan, dengan bahan tuak sekitar 35 liter, dirinya mendapat arak sebanyak empat botol bir saja. Jika dibanding dengan menggunakan alat yang di fasilitasi oleh Gubernur, Lanus mengaku hasilnya bagus dan bisa membuat lebih banyak lagi. “Kalau menggunakan alat bantuan itu, hasilnya bagus dan bisa menampung lebih banyak tuak lagi, jadi hasilnya pasti lebih banyak,” ujarnya Jumat (13/5).

Untuk saat ini, dirinya masih menggunakan alat pipa dengan menggunakan kompor sebagai pemanasnya yang mengeluarkan api kecil. Dan itupun tidak banyak yang ia punya untuk menghasilkan arak, hanya satu yang ia punya dan selalu di operasikan. 

Kedepan, ia sangat berharap supaya mendapatkan alat yang diberikan oleh Gubernur Bali tersebut, supaya bisa dengan cepat menghasilkan arak dan tak kalah penting bisa menambah penghasilannya. “Semoga dapat bantuan dari bapak Gubernur supaya bisa lah nambah produksi, karena memang bagus dan bermanfaat bantuan yang diberikan oleh bapak Gubernur. Kalau dapat bantuan, yang tradisional tetap saya gunakan juga,” harapnya. (dir) 


KARANGASEM, BALI EXPRESS – Gubernur Bali, I Wayan Koster sangat perhatian dengan para perajin arak tradisional, bahkan ia sempat memberi bantuan peralatan destilasi kepada peranin arak di Kabupaten Karangasem. Alat tersebut pun sangat bagus menurut para perajin arak. Tetapi, dari sekian banyaknya perajin arak di Kabupaten Karangasem, masih banyak yang belum mendapatkan bantuan tersebut, sehingga terdapat perajin yang menginginkan bantuan berupa alat serupa.

Seperti misalnya di Banjar Dinas Merita, Desa Labasari, Abang, Karangasem, dari banyaknya perajin arak tradisional disana, tampaknya yang menikmati bantuan tersebut hanya beberapa orang saja, dan kebanyakan yang belum mendapatkannya. Salah satunya adalah I Nyoman Lanus. Ia yang memang berprofesi sebagai perajin arak saja harus menunggu waktu yang cukup lama untuk bisa mendapat hasil yang diinginkan, karena ia masih menggunakan alat tradisional.

Sekali memproses, yakni selama tiga jam pembuatan, dengan bahan tuak sekitar 35 liter, dirinya mendapat arak sebanyak empat botol bir saja. Jika dibanding dengan menggunakan alat yang di fasilitasi oleh Gubernur, Lanus mengaku hasilnya bagus dan bisa membuat lebih banyak lagi. “Kalau menggunakan alat bantuan itu, hasilnya bagus dan bisa menampung lebih banyak tuak lagi, jadi hasilnya pasti lebih banyak,” ujarnya Jumat (13/5).

Untuk saat ini, dirinya masih menggunakan alat pipa dengan menggunakan kompor sebagai pemanasnya yang mengeluarkan api kecil. Dan itupun tidak banyak yang ia punya untuk menghasilkan arak, hanya satu yang ia punya dan selalu di operasikan. 

Kedepan, ia sangat berharap supaya mendapatkan alat yang diberikan oleh Gubernur Bali tersebut, supaya bisa dengan cepat menghasilkan arak dan tak kalah penting bisa menambah penghasilannya. “Semoga dapat bantuan dari bapak Gubernur supaya bisa lah nambah produksi, karena memang bagus dan bermanfaat bantuan yang diberikan oleh bapak Gubernur. Kalau dapat bantuan, yang tradisional tetap saya gunakan juga,” harapnya. (dir) 


Most Read

Artikel Terbaru

/