alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Gangguan Teknik, Lion Air Tujuan Batam Terbang 40 Menit Kembali Lagi

PADANG PARIAMAN, BALI EXPRESS – Pesawat Lion Air rute Padang-Batam dengan kode penerbangan JT 145 dilaporkan balik ke Bandara Internasional Minangkabau di Padang Pariaman, Sumatera Barat setelah sempat mengudara selama 40 menit menuju Batam pada Senin (13/12) siang.

Humas PT Angkasa Pura II Bandara Internasional Minangkabau Fendrick Sondra di Padang Pariaman, Senin membenarkan peristiwa tersebut, dan saat ini pesawat dan seluruh penumpang telah mendarat dengan selamat dan di parkir  stand 5.

“Pesawat Lion Air tujuan Batam Return to Base (RTB) karena ada kendala teknik, saat ini semua penumpang diarahkan menuju ruang tunggu,” ujarnya.

Terkait dengan penyebab detail dan kondisi pesawat ia mengatakan saat ini masih menunggu keterangan dari pihak Lion Air.

Ia memastikan penumpang akan diberangkatkan kembali pada 18.30 WIB karena pihak Lion masih menunggu pesawat pengganti yang akan mendarat pada pukul 17.30 WIB

Sementara berdasarkan informasi dari aplikasi flightradar24 pesawat bertipe Boeing 737-9GP(ER) sempat terbang hingga ketinggian 21 ribu kaki dengan kecepatan 404 knots, namun terlihat berbalik arah setelah berada di kawasan udara di Kabupaten Limapuluh Kota.

Salah seorang penumpang pesawat tersebut Evi Yandri yang merupakan anggota Komisi I DPRD Sumbar menyampaikan pihaknya akan melaksanakan studi koperatif ke Medan.

Penerbangan menggunakan Lion Air transit di Batam dan pesawat lepas landas dari BIM sekitar pukul 13.15 WIB.

Ia menceritakan sekitar 40 menit di udara tiba-tiba tekanan udara menurun drastis dan pilot memutuskan untuk kembali ke BIM.

“Baru saja pilot mengumumkan pesawat harus balik ke BIM, posisi pesawat turun mendadak dan kami diminta untuk memasang masker oksigen yang sudah bergelantungan. Semua penumpang sempat panik,” katanya

Akan tetapi ia bersyukur dengan ketenangan pilot dan semua kru Lion Air, pesawat mendarat dalam keadaan selamat di BIM.

Ia menyampaikan terima kasih kepada pilot dan semua kru dan saat ini masih menunggu penerbangan pengganti. (ant)

.


PADANG PARIAMAN, BALI EXPRESS – Pesawat Lion Air rute Padang-Batam dengan kode penerbangan JT 145 dilaporkan balik ke Bandara Internasional Minangkabau di Padang Pariaman, Sumatera Barat setelah sempat mengudara selama 40 menit menuju Batam pada Senin (13/12) siang.

Humas PT Angkasa Pura II Bandara Internasional Minangkabau Fendrick Sondra di Padang Pariaman, Senin membenarkan peristiwa tersebut, dan saat ini pesawat dan seluruh penumpang telah mendarat dengan selamat dan di parkir  stand 5.

“Pesawat Lion Air tujuan Batam Return to Base (RTB) karena ada kendala teknik, saat ini semua penumpang diarahkan menuju ruang tunggu,” ujarnya.

Terkait dengan penyebab detail dan kondisi pesawat ia mengatakan saat ini masih menunggu keterangan dari pihak Lion Air.

Ia memastikan penumpang akan diberangkatkan kembali pada 18.30 WIB karena pihak Lion masih menunggu pesawat pengganti yang akan mendarat pada pukul 17.30 WIB

Sementara berdasarkan informasi dari aplikasi flightradar24 pesawat bertipe Boeing 737-9GP(ER) sempat terbang hingga ketinggian 21 ribu kaki dengan kecepatan 404 knots, namun terlihat berbalik arah setelah berada di kawasan udara di Kabupaten Limapuluh Kota.

Salah seorang penumpang pesawat tersebut Evi Yandri yang merupakan anggota Komisi I DPRD Sumbar menyampaikan pihaknya akan melaksanakan studi koperatif ke Medan.

Penerbangan menggunakan Lion Air transit di Batam dan pesawat lepas landas dari BIM sekitar pukul 13.15 WIB.

Ia menceritakan sekitar 40 menit di udara tiba-tiba tekanan udara menurun drastis dan pilot memutuskan untuk kembali ke BIM.

“Baru saja pilot mengumumkan pesawat harus balik ke BIM, posisi pesawat turun mendadak dan kami diminta untuk memasang masker oksigen yang sudah bergelantungan. Semua penumpang sempat panik,” katanya

Akan tetapi ia bersyukur dengan ketenangan pilot dan semua kru Lion Air, pesawat mendarat dalam keadaan selamat di BIM.

Ia menyampaikan terima kasih kepada pilot dan semua kru dan saat ini masih menunggu penerbangan pengganti. (ant)

.


Most Read

Artikel Terbaru

/