alexametrics
26.5 C
Denpasar
Monday, May 23, 2022

Buka Toko Kelontong, Anom Nyambi Jadi AgenBRILink

DENPASARRp, BALI EXPRESS – Membuka toko kelontong, tidak salah nyambi usaha lainnya. Salah satunya, bisa menjadi AgenBRILink seperti yang tengah digeluti Anom Adi Parwita, 48, asli Denpasar ini. Toko kelontongnya ini buka di Jalan Imam Bonjol, Denpasar.

Berawal dari buka usaha, Anom ditawarkan pihak BRI untuk bergabung menjadi AgenBRILink sekitar tahun 2016 lalu. Karena secara kebetulan, ia juga menjadi nasabah kredit usaha rakyat (KUR) di Bank BRI saat itu. Dengan berbekal saldo awal Rp 1 juta, ia memulai profesinya sebagai AgenBRILink.

“Kebetulan sambil jualan, jadi lumayan mudah mengenalkannya. Lama-lama orang sudah mulai mengenal, makin berkembanglah. Sekarang top up Rp 50 juta sampai Rp 100 juta, ini bisa habis dalam sehari karena uangnya cepat muter, begitu ada uang tunai, bawa ke bank lagi, begitu seterusnya. Seminggu itu bisa sampai 3-4 kali top up,” jelasnya, Senin (14/2).

Khusus untuk BRILink, Anom menerima transaksi yang paling banyak yakni transfer. Selain itu, ia juga melayani pembayaran PDAM, token listrik, dan lain-lain. Rata-rata transaksinya dalam sehari sekitar 100 orang. “Sebelum-sebelumnya bisa lebih dari itu, tapi karena berhubung agen sudah makin banyak, orang makin mengenal, sekarang orang nyari yang lebih dekat,” katanya.

Lantaran pandemi ini, ia tentu mengalami penurunan pendapatan. Meski nilai mata uang berkurang, transaksi yang datang tetap. Tertinggi, bisa Rp 30 juta sampai Rp 40 juta per sekali transaksi.

Adanya program AgenBRILink ini, kata dia, sangat membantu perekonomiannya. Ia bahkan bisa mengantongi sebanyak Rp 9 juta dalam sehari. Namun itu dulu, saat ini, dengan banyaknya kompetitor di jalan, ia jadi bisa mengantongi sebanyak Rp 4 juta per bulan. “Tapi ini membantu sih, sangat membantu,” ungkapnya.

Sementara itu, BRI juga terus mendorong inklusi dan literasi keuangan di seluruh pelosok negeri melalui AgenBRILink. Hingga akhir 2021 tercatat BRI memiliki lebih dari 500 ribu AgenBRILink di seluruh Indonesia dengan volume transaksi di sepanjang tahun 2021 mencapai Rp 1.143,81 triliun.

“Kami berharap dengan bergabungnya yang bersangkutan sebagai Agen BRILink, bisa membantu perekonomiannya, sekaligus membantu masyarakat,” kata Regional CEO BRI Denpasar, Rudi Andimono.






Reporter: Rika Riyanti

DENPASARRp, BALI EXPRESS – Membuka toko kelontong, tidak salah nyambi usaha lainnya. Salah satunya, bisa menjadi AgenBRILink seperti yang tengah digeluti Anom Adi Parwita, 48, asli Denpasar ini. Toko kelontongnya ini buka di Jalan Imam Bonjol, Denpasar.

Berawal dari buka usaha, Anom ditawarkan pihak BRI untuk bergabung menjadi AgenBRILink sekitar tahun 2016 lalu. Karena secara kebetulan, ia juga menjadi nasabah kredit usaha rakyat (KUR) di Bank BRI saat itu. Dengan berbekal saldo awal Rp 1 juta, ia memulai profesinya sebagai AgenBRILink.

“Kebetulan sambil jualan, jadi lumayan mudah mengenalkannya. Lama-lama orang sudah mulai mengenal, makin berkembanglah. Sekarang top up Rp 50 juta sampai Rp 100 juta, ini bisa habis dalam sehari karena uangnya cepat muter, begitu ada uang tunai, bawa ke bank lagi, begitu seterusnya. Seminggu itu bisa sampai 3-4 kali top up,” jelasnya, Senin (14/2).

Khusus untuk BRILink, Anom menerima transaksi yang paling banyak yakni transfer. Selain itu, ia juga melayani pembayaran PDAM, token listrik, dan lain-lain. Rata-rata transaksinya dalam sehari sekitar 100 orang. “Sebelum-sebelumnya bisa lebih dari itu, tapi karena berhubung agen sudah makin banyak, orang makin mengenal, sekarang orang nyari yang lebih dekat,” katanya.

Lantaran pandemi ini, ia tentu mengalami penurunan pendapatan. Meski nilai mata uang berkurang, transaksi yang datang tetap. Tertinggi, bisa Rp 30 juta sampai Rp 40 juta per sekali transaksi.

Adanya program AgenBRILink ini, kata dia, sangat membantu perekonomiannya. Ia bahkan bisa mengantongi sebanyak Rp 9 juta dalam sehari. Namun itu dulu, saat ini, dengan banyaknya kompetitor di jalan, ia jadi bisa mengantongi sebanyak Rp 4 juta per bulan. “Tapi ini membantu sih, sangat membantu,” ungkapnya.

Sementara itu, BRI juga terus mendorong inklusi dan literasi keuangan di seluruh pelosok negeri melalui AgenBRILink. Hingga akhir 2021 tercatat BRI memiliki lebih dari 500 ribu AgenBRILink di seluruh Indonesia dengan volume transaksi di sepanjang tahun 2021 mencapai Rp 1.143,81 triliun.

“Kami berharap dengan bergabungnya yang bersangkutan sebagai Agen BRILink, bisa membantu perekonomiannya, sekaligus membantu masyarakat,” kata Regional CEO BRI Denpasar, Rudi Andimono.






Reporter: Rika Riyanti

Most Read

Artikel Terbaru

/