alexametrics
24.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Masuk 10 Besar Nasional BRI Inkubator, Produk Ini Sering Dikunjungi Menteri

DENPASAR, BALI EXPRESS – BRI menunjukkan konsistensinya dalam memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh Indonesia. Untuk itu, BRI membentuk program BRI Inkubator. Program ini merupakan program pengembangan UMKM untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas UMKM secara digital dan berorientasi ekspor.

 

Salah satu UMKM di Denpasar yang masuk BRI Inkubator yakni usaha milik Ida Ayu Puspa Eny, CV Balibel Chartuterie. Menurut ceritanya, selama satu bulan para pelaku UMKM terpilih dilatih untuk menjadi pebisnis yang andal. Dari 500 UMKM yang terpilih dari seluruh Indonesia, disaring menjadi 200 besar, kemudian semakin dipersempit menjadi 100 besar, dan akhirnya jadi 25 besar nasional.

 

“Kebanyakan dari kita berbisnis itu untuk menyambung hidup saja, apalagi saya ibu tunggal jadi gimana biar anak-anak makan, sebatas itu dulu,” katanya, Senin (14/3).

 

Kemudian dari 25 besar itu digembleng selama satu bulan melalui zoom meeting. Mengingat BRI Inkubator ini berjalan pada awal pandemi Covid-19 atau sekitar tahun 2020. Dalam pelatihan tersebut, BRI memberi ilmu terkait pembukuan, marketing, dan lain sebagainya. Akhirnya, kata dia, dari 25 besar nasional itu kembali disaring berdasarkan produk yang bisa berkembang semakin luas.

 

“Akhirnya di situ dites saya masuk 25 besar. Karena produk kita unik jadi kita akhirnya masuk. Waktu itu ada dites Menkop sama ada dari BRI, Menparekraf Sandiaga Uno juga ikut. Selama sebulan pemilihan 10 besar dan Balibel masuk 10 besar BRI Inkubator. Sejak itu Balibel banyak dikunjungi menteri dan pejabat-pejabat lainnya,” tutur perempuan asal Desa Sangeh, Abiansemal, Badung ini.

 

Pengalaman ini, merupakan satu pembelajaran yang tak terlupakan bagi Ida Ayu Puspa Eny. Ia pun merasa bersyukur masuk ke dalam BRI Inkubator.

 

Disamping itu, Ida Ayu Puspa Eny merupakan UMKM binaan BRI dengan total kredit yang terbilang fantastis, yakni Rp 1,6 miliar. “Semenjak dibina BRI terbantu, dari situ dapat relasi-relasi jadi kita lebih dikenal sama pemerintahan, banyak program bagus (dari BRI),” katanya.

 

Sementara itu, BRI semakin menekankan komitmennya untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional melalui sejumlah langkah konkrit yang difokuskan pada upaya pemulihan UMKM. Diantaranya dengan gerakan ‘Go Digital’, penyaluran KUR, dan BPUM. “Ini merupakan bentuk nyata kepedulian BRI bagi UMKM-UMKM yang tengah berjuang di masa pandemi Covid-19 ini,” ungkap Regional CEO BRI Denpasar, Rudy Andimono.






Reporter: Rika Riyanti

DENPASAR, BALI EXPRESS – BRI menunjukkan konsistensinya dalam memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh Indonesia. Untuk itu, BRI membentuk program BRI Inkubator. Program ini merupakan program pengembangan UMKM untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas UMKM secara digital dan berorientasi ekspor.

 

Salah satu UMKM di Denpasar yang masuk BRI Inkubator yakni usaha milik Ida Ayu Puspa Eny, CV Balibel Chartuterie. Menurut ceritanya, selama satu bulan para pelaku UMKM terpilih dilatih untuk menjadi pebisnis yang andal. Dari 500 UMKM yang terpilih dari seluruh Indonesia, disaring menjadi 200 besar, kemudian semakin dipersempit menjadi 100 besar, dan akhirnya jadi 25 besar nasional.

 

“Kebanyakan dari kita berbisnis itu untuk menyambung hidup saja, apalagi saya ibu tunggal jadi gimana biar anak-anak makan, sebatas itu dulu,” katanya, Senin (14/3).

 

Kemudian dari 25 besar itu digembleng selama satu bulan melalui zoom meeting. Mengingat BRI Inkubator ini berjalan pada awal pandemi Covid-19 atau sekitar tahun 2020. Dalam pelatihan tersebut, BRI memberi ilmu terkait pembukuan, marketing, dan lain sebagainya. Akhirnya, kata dia, dari 25 besar nasional itu kembali disaring berdasarkan produk yang bisa berkembang semakin luas.

 

“Akhirnya di situ dites saya masuk 25 besar. Karena produk kita unik jadi kita akhirnya masuk. Waktu itu ada dites Menkop sama ada dari BRI, Menparekraf Sandiaga Uno juga ikut. Selama sebulan pemilihan 10 besar dan Balibel masuk 10 besar BRI Inkubator. Sejak itu Balibel banyak dikunjungi menteri dan pejabat-pejabat lainnya,” tutur perempuan asal Desa Sangeh, Abiansemal, Badung ini.

 

Pengalaman ini, merupakan satu pembelajaran yang tak terlupakan bagi Ida Ayu Puspa Eny. Ia pun merasa bersyukur masuk ke dalam BRI Inkubator.

 

Disamping itu, Ida Ayu Puspa Eny merupakan UMKM binaan BRI dengan total kredit yang terbilang fantastis, yakni Rp 1,6 miliar. “Semenjak dibina BRI terbantu, dari situ dapat relasi-relasi jadi kita lebih dikenal sama pemerintahan, banyak program bagus (dari BRI),” katanya.

 

Sementara itu, BRI semakin menekankan komitmennya untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional melalui sejumlah langkah konkrit yang difokuskan pada upaya pemulihan UMKM. Diantaranya dengan gerakan ‘Go Digital’, penyaluran KUR, dan BPUM. “Ini merupakan bentuk nyata kepedulian BRI bagi UMKM-UMKM yang tengah berjuang di masa pandemi Covid-19 ini,” ungkap Regional CEO BRI Denpasar, Rudy Andimono.






Reporter: Rika Riyanti

Most Read

Artikel Terbaru

/