alexametrics
25.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Promosi Desa Wisata Kamasan Perlu Diperkuat

SEMARAPURA, BALI EXPRESS – Desa Kamasan di Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, punya potensi yang terbilang berkelas. Seperti adanya “kampung” seniman lukis wayang klasik khas Kamasan. Tak ayal desa yang berlokasi sebelah selatan Kota Semarapura ini ditetapkan jadi salah satu desa wisata di Gumi Serombotan.

Meski demikian, pemerintah menilai ada beberapa yang perlu dikuatkan. Sehingga Desa Wisata Kamasan dapat dikenal lebih luas. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengakui, ada sejumlah kelemahan yang diinventarisir. “Ada beberapa pemetaan. Perlu dimulai langkah kecil yang mampu mem-branding, membangkitkan Desa Wisata Kamasan ini,” ungkap Suwirta, baru-baru ini.

Suwirta datang ke Kamasan memberi arahan khusus ke Perbekel Kamasan I Gede Putra Artawan. Terutama soal promosi wayang klasik Kamasan. Belakangan promosi hasil kerajinan para seniman lokal tersebut menurun. Apalagi di masa pandemi ini, beberapa perajin lukisan mengakui penjualan turun dibandingkan saat situasi masih normal.

Bupati asal Ceningan ini menyebut, konsep marketing perlu dirancang. Dia mengimbau seluruh masyarakat ikut membantu promosi. Terutama di era kini, media sosial jadi wadah promosi yang mudah dan cepat sehingga akan efektif dalam pemasaran.

“Kita lihat Wayang Klasik Kamasan tidak perlu diragukan. Nah, tinggal sekarang branding ini. Dalam waktu dekat festival Semarapura kita adakan selama ini, kita coba nanti masuk. Dengan konsep marketing atau promosi. Mungkin 75 persen itu lewat digitalisasi,” tegasnya.






Reporter: AGUS EKA PURNA NEGARA

SEMARAPURA, BALI EXPRESS – Desa Kamasan di Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, punya potensi yang terbilang berkelas. Seperti adanya “kampung” seniman lukis wayang klasik khas Kamasan. Tak ayal desa yang berlokasi sebelah selatan Kota Semarapura ini ditetapkan jadi salah satu desa wisata di Gumi Serombotan.

Meski demikian, pemerintah menilai ada beberapa yang perlu dikuatkan. Sehingga Desa Wisata Kamasan dapat dikenal lebih luas. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengakui, ada sejumlah kelemahan yang diinventarisir. “Ada beberapa pemetaan. Perlu dimulai langkah kecil yang mampu mem-branding, membangkitkan Desa Wisata Kamasan ini,” ungkap Suwirta, baru-baru ini.

Suwirta datang ke Kamasan memberi arahan khusus ke Perbekel Kamasan I Gede Putra Artawan. Terutama soal promosi wayang klasik Kamasan. Belakangan promosi hasil kerajinan para seniman lokal tersebut menurun. Apalagi di masa pandemi ini, beberapa perajin lukisan mengakui penjualan turun dibandingkan saat situasi masih normal.

Bupati asal Ceningan ini menyebut, konsep marketing perlu dirancang. Dia mengimbau seluruh masyarakat ikut membantu promosi. Terutama di era kini, media sosial jadi wadah promosi yang mudah dan cepat sehingga akan efektif dalam pemasaran.

“Kita lihat Wayang Klasik Kamasan tidak perlu diragukan. Nah, tinggal sekarang branding ini. Dalam waktu dekat festival Semarapura kita adakan selama ini, kita coba nanti masuk. Dengan konsep marketing atau promosi. Mungkin 75 persen itu lewat digitalisasi,” tegasnya.






Reporter: AGUS EKA PURNA NEGARA

Most Read

Artikel Terbaru

/