alexametrics
30.4 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Motor Injeksi Tak Perlu Dipanaskan

DENPASAR, BALI EXPRESS – Memanaskan sepeda motor merupakan kebiasaan yang kerap dilakukan para pengendara pada pagi hari. Kebiasaan ini bahkan dilakukan hingga beberapa menit, sambil sesekali menggeber gas. Untuk saat ini, aktivitas tersebut sudah tidak efektif lagi, karena teknologi di dunia otomotif sudah semakin berkembang, khususnya untuk sektor pembakaran sepeda motor.

Putu Hendra Sagita, Technical Service Supervisor, Astra Motor Bali, mengatakan, memanaskan motor sambil menggeber gas merupakan kebiasaan yang dahulu dilakukan saat sistem pembakaran masih menggunakan karburator. Kebiasaan ini seharusnya tidak perlu lagi dilakukan pada motor injeksi. “Motor injeksi tidak perlu lagi dipanaskan lama-lama, apalagi sampai geber-geber gas, cukup beberapa detik saja sebelum motor dijalankan,” jelasnya.

Dilanjutkan Hendra, sistem injeksi merupakan hasil pengembangan teknologi yang berbeda dengan karburator. Pada sistem injeksi, kebutuhan bahan bakar untuk mesin diatur melalui engine control module (ECM). Berbeda dengan karburator yang masih menggunakan capacitor discharge ignition (CDI).

ECM membuat sirkulasi kerja komponen di dalam mesin sudah langsung berjalan saat mesin dinyalakan, tanpa perlu lagi bantuan gas yang digeber oleh pengendara. “Jadi, motor injeksi lebih sederhana dan praktis, perawatan juga lebih mudah,” tambahnya.


DENPASAR, BALI EXPRESS – Memanaskan sepeda motor merupakan kebiasaan yang kerap dilakukan para pengendara pada pagi hari. Kebiasaan ini bahkan dilakukan hingga beberapa menit, sambil sesekali menggeber gas. Untuk saat ini, aktivitas tersebut sudah tidak efektif lagi, karena teknologi di dunia otomotif sudah semakin berkembang, khususnya untuk sektor pembakaran sepeda motor.

Putu Hendra Sagita, Technical Service Supervisor, Astra Motor Bali, mengatakan, memanaskan motor sambil menggeber gas merupakan kebiasaan yang dahulu dilakukan saat sistem pembakaran masih menggunakan karburator. Kebiasaan ini seharusnya tidak perlu lagi dilakukan pada motor injeksi. “Motor injeksi tidak perlu lagi dipanaskan lama-lama, apalagi sampai geber-geber gas, cukup beberapa detik saja sebelum motor dijalankan,” jelasnya.

Dilanjutkan Hendra, sistem injeksi merupakan hasil pengembangan teknologi yang berbeda dengan karburator. Pada sistem injeksi, kebutuhan bahan bakar untuk mesin diatur melalui engine control module (ECM). Berbeda dengan karburator yang masih menggunakan capacitor discharge ignition (CDI).

ECM membuat sirkulasi kerja komponen di dalam mesin sudah langsung berjalan saat mesin dinyalakan, tanpa perlu lagi bantuan gas yang digeber oleh pengendara. “Jadi, motor injeksi lebih sederhana dan praktis, perawatan juga lebih mudah,” tambahnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/