alexametrics
27.8 C
Denpasar
Monday, June 27, 2022

Terus Berinovasi, Ketua DPRD Badung Rilis Beras Hasil Petani Lokal

MANGUPURA, BALI EXPRESS – Ketua DPRD Badung Putu Parwata terus memperkenalkan inovasi baru yang dibuat untuk membantu para petani padi di Badung. Setelah memberi pupuk green dan bibit, kini Putu Parwata membuat inovasi beras berkualitas dengan harga murah hasil dari petani di Badung.

Parwata mengatakan, beras yang diberi nama C-PAR ini merupakan hasil pertanian dari masyarakat Badung yang sebelumnya dilakukan demplot. Melalui PT Padi Alam Semesta (PAS), gabah para petani dibeli lalu diolah menjadi beras murah berkualitas.

“Inilah hasil olahan beras yang disebut C-PAR. Sudah siap edar dan C-PAR memiliki kualitas yang baik dari hasil uji coba bahwa petani sudah merasakan pendapatan naik 100 persen,” ujarnya ditemui, Kamis (19/5).

Menurutnya, dari hasil demplot yang sudah dilakukan dibeberapa desa, keuntungan petani jauh meningkat. Pihaknya mencontohkan dari 6 ton sekarang menjadi 11-12 ton per hektare. “Ini berarti peningkatan produksi petani. Lantaran hasil meningkat, maka gabahnya kita olah menjadi beras yang berkualitas dengan harga murah dan kita salurkan lagi ke masyarakat,” paparnya.

Peluncuran beras C-PAR, dinilai sebagai salah satu bentuk untuk memberdayakan dan mendorong semangat kerja petani. Sehingga tagline bangga menjadi petani tersebut benar-benar dirasakan.

“Petani bangkit masyarakat sejahtera. Kita sama-sama semangat membangun pertanian sebagai sektor unggulan di Badung. Jadi siapapun bisa menjadi agen,” paparnya.

PT PAS ini, lanjut Sekretaris DPC PDIP Badung tersebut, merupakan milik petani Badung yang bergabung jadi mitra yang berjumlah sekitar 37.000. PT PAS juga saat ini sedang merancang nilai tambah untuk petani, yakni akan mendapat jaminan sosial yang akan difasilitasi PT PAS. “Jadi petani tidak usah ragu lagi tentang kehidupannya. Lima jaminan tersebut yakni kesehatan, hari tua atau pensiun, kematian, kecelakaan kerja dan beasiswa untuk anak-anaknya. Semua ditanggung PT PAS,” jelasnya.

Produksi beras C-PAR ini juga telah perkenalkan kepada Danrem 163/Wirasatya Brigadir Jenderal TNI Choirul Anam, S.E., MM. Perkenalan produksi beras dari petani lokal ini mendapat apresiasi dari Danrem.

“Kami sebagai owner PAS mengajak masyarakat untuk mengonsumsi beras C-PAR. Beras ini sangat layak untuk dikonsumsi karena memiliki kualitas yang bagus dengan harga yang murah dan terjangkau,” terang politisi asal Desa Dalung, Kuta Utara.

Parwata mengatakan, produksi beras ini bisa membantu kegiatan UMKM di Kabupaten Badung sebagai ladang bisnis. Apalagi di tengah Covid-19, dengan mengolah dan menjual produksi beras ini sebagai pengembangan bisnis, maka secara ekonomi akan membantu masyarakat Badung.

“Terobosan petani Badung mengembangkan produk beras C-PARbuntuk lahan bisnis ini, untuk mengantisipasi situasi Covid-19. Secara signifikan dengan adanya pengembangan beras C-Par mampu meningkatkan pendapatan ekonomi petani di Badung,” imbuhnya.

 






Reporter: I Putu Resa Kertawedangga

MANGUPURA, BALI EXPRESS – Ketua DPRD Badung Putu Parwata terus memperkenalkan inovasi baru yang dibuat untuk membantu para petani padi di Badung. Setelah memberi pupuk green dan bibit, kini Putu Parwata membuat inovasi beras berkualitas dengan harga murah hasil dari petani di Badung.

Parwata mengatakan, beras yang diberi nama C-PAR ini merupakan hasil pertanian dari masyarakat Badung yang sebelumnya dilakukan demplot. Melalui PT Padi Alam Semesta (PAS), gabah para petani dibeli lalu diolah menjadi beras murah berkualitas.

“Inilah hasil olahan beras yang disebut C-PAR. Sudah siap edar dan C-PAR memiliki kualitas yang baik dari hasil uji coba bahwa petani sudah merasakan pendapatan naik 100 persen,” ujarnya ditemui, Kamis (19/5).

Menurutnya, dari hasil demplot yang sudah dilakukan dibeberapa desa, keuntungan petani jauh meningkat. Pihaknya mencontohkan dari 6 ton sekarang menjadi 11-12 ton per hektare. “Ini berarti peningkatan produksi petani. Lantaran hasil meningkat, maka gabahnya kita olah menjadi beras yang berkualitas dengan harga murah dan kita salurkan lagi ke masyarakat,” paparnya.

Peluncuran beras C-PAR, dinilai sebagai salah satu bentuk untuk memberdayakan dan mendorong semangat kerja petani. Sehingga tagline bangga menjadi petani tersebut benar-benar dirasakan.

“Petani bangkit masyarakat sejahtera. Kita sama-sama semangat membangun pertanian sebagai sektor unggulan di Badung. Jadi siapapun bisa menjadi agen,” paparnya.

PT PAS ini, lanjut Sekretaris DPC PDIP Badung tersebut, merupakan milik petani Badung yang bergabung jadi mitra yang berjumlah sekitar 37.000. PT PAS juga saat ini sedang merancang nilai tambah untuk petani, yakni akan mendapat jaminan sosial yang akan difasilitasi PT PAS. “Jadi petani tidak usah ragu lagi tentang kehidupannya. Lima jaminan tersebut yakni kesehatan, hari tua atau pensiun, kematian, kecelakaan kerja dan beasiswa untuk anak-anaknya. Semua ditanggung PT PAS,” jelasnya.

Produksi beras C-PAR ini juga telah perkenalkan kepada Danrem 163/Wirasatya Brigadir Jenderal TNI Choirul Anam, S.E., MM. Perkenalan produksi beras dari petani lokal ini mendapat apresiasi dari Danrem.

“Kami sebagai owner PAS mengajak masyarakat untuk mengonsumsi beras C-PAR. Beras ini sangat layak untuk dikonsumsi karena memiliki kualitas yang bagus dengan harga yang murah dan terjangkau,” terang politisi asal Desa Dalung, Kuta Utara.

Parwata mengatakan, produksi beras ini bisa membantu kegiatan UMKM di Kabupaten Badung sebagai ladang bisnis. Apalagi di tengah Covid-19, dengan mengolah dan menjual produksi beras ini sebagai pengembangan bisnis, maka secara ekonomi akan membantu masyarakat Badung.

“Terobosan petani Badung mengembangkan produk beras C-PARbuntuk lahan bisnis ini, untuk mengantisipasi situasi Covid-19. Secara signifikan dengan adanya pengembangan beras C-Par mampu meningkatkan pendapatan ekonomi petani di Badung,” imbuhnya.

 






Reporter: I Putu Resa Kertawedangga

Most Read

Artikel Terbaru

/