alexametrics
27.8 C
Denpasar
Saturday, June 25, 2022

Ikan Kerap Diburu Jelang Akhir Tahun, Nelayan Semangat Melaut

GIANYAR, BALI EXPRESS – Nelayan yang ada di Pantai Gumicik, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Giabyar, sejak sepekan ini sudah mulai menikmati hasil tangkapan.

Hasil tangkapannya itu berupa ikan Lemuru dan ikan Anyar yang merupakan ikan khas Pantai Gumicik. Lantaran kerap diburu menjelang akhir tahun, nelayan menjadi semangat melaut. 

Nelayan Pantai Gumicik, Wayan Puja menjelaskan, sejak sepekan nelayan sudah mulai menikmati tangkapan, setelah hampir selama tiga bulan sepi tangkapan. Selain karena ombak tinggi, ikan-ikan juga berada jauh di tengah laut “Tumben akhir tahun ada ikan agak ke pinggir. Biasanya jauh di tengah laut,” jelasnya, Minggu (20/12). 

Ikan Anyar Gumicik setengah kilo biasanya dijual seharga Rp 8 ribu sampai Rp 10 ribu. Ikan ini biasanya langsung digoreng kering sebagai lauk. Bahkan, ikan ini diburu pengepul saat nelayan kembali dari melaut. 

Ia juga berharap kondisi melimpahnya ikan bisa sampai tahun depan atau paling tidak sampai Januari mendatang.  “Biasanya pedagang dari Batubulan atau Denpasar mencari ikan untuk dijual lagi, karena ikannya masih fresh,” jelasnya.

Penyebab ikan lebih mudah ditangkap, lanjutnya, karena luapan banjir air sungai membawa sumber makanan yang dicari ikan. Sehingga ikan dekati muara sungai. 

Meski demikian, tidak semua nelayan memanfaatkan kesempatan ini. Diterangkannya,  dari 150 nelayan, hanya sebagiannya memburu rezeki di tengah laut, karena sebagian mungkin karena sudah terlanjur kerja di proyek atau kerja jadi  buruh pertanian. 


GIANYAR, BALI EXPRESS – Nelayan yang ada di Pantai Gumicik, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Giabyar, sejak sepekan ini sudah mulai menikmati hasil tangkapan.

Hasil tangkapannya itu berupa ikan Lemuru dan ikan Anyar yang merupakan ikan khas Pantai Gumicik. Lantaran kerap diburu menjelang akhir tahun, nelayan menjadi semangat melaut. 

Nelayan Pantai Gumicik, Wayan Puja menjelaskan, sejak sepekan nelayan sudah mulai menikmati tangkapan, setelah hampir selama tiga bulan sepi tangkapan. Selain karena ombak tinggi, ikan-ikan juga berada jauh di tengah laut “Tumben akhir tahun ada ikan agak ke pinggir. Biasanya jauh di tengah laut,” jelasnya, Minggu (20/12). 

Ikan Anyar Gumicik setengah kilo biasanya dijual seharga Rp 8 ribu sampai Rp 10 ribu. Ikan ini biasanya langsung digoreng kering sebagai lauk. Bahkan, ikan ini diburu pengepul saat nelayan kembali dari melaut. 

Ia juga berharap kondisi melimpahnya ikan bisa sampai tahun depan atau paling tidak sampai Januari mendatang.  “Biasanya pedagang dari Batubulan atau Denpasar mencari ikan untuk dijual lagi, karena ikannya masih fresh,” jelasnya.

Penyebab ikan lebih mudah ditangkap, lanjutnya, karena luapan banjir air sungai membawa sumber makanan yang dicari ikan. Sehingga ikan dekati muara sungai. 

Meski demikian, tidak semua nelayan memanfaatkan kesempatan ini. Diterangkannya,  dari 150 nelayan, hanya sebagiannya memburu rezeki di tengah laut, karena sebagian mungkin karena sudah terlanjur kerja di proyek atau kerja jadi  buruh pertanian. 


Most Read

Artikel Terbaru

/