alexametrics
25.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Pertamina Tak Sarankan Isi Kendaraan di Bawah Angka Kompresi Kebutuhan

DENPASAR, BALI EXPRESS – Untuk menjaga daya tahan kendaraan, PT Pertamina (Persero) tidak merekomendasikan konsumen untuk mengisi kendaraan di bawah angka kompresi kebutuhan atau spesifikasi kendaraan. Contohnya, jika kendaraan dengan kompresi 10:1 yang membutuhkan BBM dengan RON minimal 92 yaitu Pertamax, sebaiknya konsumen tidak mencampur dengan produk yang memiliki RON di bawah itu. 

“Dengan mengisi BBM sesuai kebutuhan, selain menjaga mesin tetap awet, pembakaran juga menjadi lebih sempurna. Sehingga tidak menimbulkan polusi yang dapat mengotori lingkungan,” kata Unit Manager Communication, relations dan CSR Pertamina Marketing Region Jatimbalinus, Deden Mochammad Idhani, Kamis (22/7).

Melalui Marketing Region Jatimbalinus, Pertamina akan terus memberikan edukasi dan sosialisasi kepada konsumen akan pentingnya mengisi bahan bakar sesuai spesifikasi mesin kendaraan. “Kami juga akan mengajak praktisi lingkungan, akademisi, awak media dan stakeholder lainnya untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat agar menggunakan energi secara lebih tepat dan efisien. Sehingga lingkungan dan udara menjadi lebih bersih,” jelasnya.

Deden memaparkan, Pertamina terus berinovasi untuk menciptakan energi-energi yang lebih baik sehingga udara menjadi lebih bersih. Disamping pengembangan energi terbarukan, Pertamina juga meningkatkan standarisasi dan spesifikasi dari bahan bakar minyak (BBM) agar sesuai dengan kebutuhan kendaraan saat ini.

Saat ini, kata dia, Pertamina memiliki bahan bakar minyak jenis gasoline seperti Pertamax yang memiliki kelebihan. Yaitu formula PERTATEC (Pertamina Technology), formula zat aditif yang memiliki kemampuan untuk membersihkan endapan kotoran pada mesin. Sehingga mesin jadi lebih awet, menjaga mesin dari karat serta pemakaian bahan bakar yang lebih efisien.

“Pertamina juga telah memiliki bahan bakar dengan standar Euro 4 yaitu Pertamax Turbo. Selain membuat awet mesin, dengan terpenuhinya standar tersebut artinya bahan bakar Pertamina juga ramah lingkungan. Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pertamina senantiasa mendukung program pemerintah untuk memeratakan penyaluran energi seperti BBM dan LPG kepada masyarakat,” katanya.(ika)


DENPASAR, BALI EXPRESS – Untuk menjaga daya tahan kendaraan, PT Pertamina (Persero) tidak merekomendasikan konsumen untuk mengisi kendaraan di bawah angka kompresi kebutuhan atau spesifikasi kendaraan. Contohnya, jika kendaraan dengan kompresi 10:1 yang membutuhkan BBM dengan RON minimal 92 yaitu Pertamax, sebaiknya konsumen tidak mencampur dengan produk yang memiliki RON di bawah itu. 

“Dengan mengisi BBM sesuai kebutuhan, selain menjaga mesin tetap awet, pembakaran juga menjadi lebih sempurna. Sehingga tidak menimbulkan polusi yang dapat mengotori lingkungan,” kata Unit Manager Communication, relations dan CSR Pertamina Marketing Region Jatimbalinus, Deden Mochammad Idhani, Kamis (22/7).

Melalui Marketing Region Jatimbalinus, Pertamina akan terus memberikan edukasi dan sosialisasi kepada konsumen akan pentingnya mengisi bahan bakar sesuai spesifikasi mesin kendaraan. “Kami juga akan mengajak praktisi lingkungan, akademisi, awak media dan stakeholder lainnya untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat agar menggunakan energi secara lebih tepat dan efisien. Sehingga lingkungan dan udara menjadi lebih bersih,” jelasnya.

Deden memaparkan, Pertamina terus berinovasi untuk menciptakan energi-energi yang lebih baik sehingga udara menjadi lebih bersih. Disamping pengembangan energi terbarukan, Pertamina juga meningkatkan standarisasi dan spesifikasi dari bahan bakar minyak (BBM) agar sesuai dengan kebutuhan kendaraan saat ini.

Saat ini, kata dia, Pertamina memiliki bahan bakar minyak jenis gasoline seperti Pertamax yang memiliki kelebihan. Yaitu formula PERTATEC (Pertamina Technology), formula zat aditif yang memiliki kemampuan untuk membersihkan endapan kotoran pada mesin. Sehingga mesin jadi lebih awet, menjaga mesin dari karat serta pemakaian bahan bakar yang lebih efisien.

“Pertamina juga telah memiliki bahan bakar dengan standar Euro 4 yaitu Pertamax Turbo. Selain membuat awet mesin, dengan terpenuhinya standar tersebut artinya bahan bakar Pertamina juga ramah lingkungan. Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pertamina senantiasa mendukung program pemerintah untuk memeratakan penyaluran energi seperti BBM dan LPG kepada masyarakat,” katanya.(ika)


Most Read

Artikel Terbaru

/