27.6 C
Denpasar
Thursday, September 29, 2022

Penyaluran KUR BRI Bali-Nusra Tembus Rp 9,5 Triliun

DENPASAR, BALI EXPRESS- Hingga Agustus 2022, BRI Regional Office Denpasar kembali mencatatkan angka penyaluran KUR hingga Rp 9,5 triliun untuk wilayah Bali Nusa Tenggara.

Regional CEO BRI Denpasar, Rudy Andimono mengungkapkan, sebanyak 241.044 orang masyarakat di Bali, NTB, dan NTT telah menikmati KUR BRI yang didominasi sektor produktif. Seiring BRI terus memberikan kemudahan dan kecepatan pelayanan KUR, baik yang diajukan melalui Unit Kerja BRI maupun secara online.

“Kami optimistis dapat melampaui target di tahun 2022. Antusiasme masyarakat untuk berwirausaha dan mengembangkan usaha mereka masih sangat tinggi. Apalagi suku bunga yang ditawarkan sangat rendah, yakni 6 persen per tahun dengan jangka waktu sampai dengan 5 tahun,” jelasnya, Rabu (21/9).

Baca Juga :  Tren Kasus Menurun, PLN Tetap Siaga Pasok Listrik di RS Rujukan

Adapun segmen penyalurannya saat ini, lanjut Rudy, masih sama dengan sebelumnya, yakni sektor pertanian, perikanan, industri pengolahan, konstruksi, pertambangan garam rakyat, pariwisata, jasa, maupun perdagangan.

Syarat pengajuan KUR BRI sangat mudah, masyarakat bisa datang ke unit kerja BRI dengan membawa Identitas diri seperti E-KTP, Kartu Keluarga, Akta Nikah (bagi yang sudah menikah), IUMK atau Surat Keterangan Usaha atau Surat Keterangan Domisili Usaha.

Alternatif lainnya, masyarakat bisa mengajukan melalui kurbali.com yang merupakan kerjasama Pemerintah Provinsi Bali, OJK Regional 8 Bali Nusra, dan Bank penyalur untuk memfasilitasi masyarakat mengajukan KUR lewat online.

Cara ini dikatakannya jauh lebih praktis karena masyarakat tidak perlu datang ke bank saat pengajuan. Cara lainnya yaitu melalui Agen BRILink, dimana dokumen pengajuan nantinya akan direferensikan oleh Agen BRILink kepada petugas BRI untuk diproses.

Baca Juga :  Kuartal Pertama, FIFGROUP Bukukan Pembiayaan Rp 8,5 Triliun

“Dalam memroses permohonan kredit, kami senantiasa menerapkan prinsip kehati-hatian dan berpedoman pada Good Corporate Governance. BRI juga akan menindak tegas siapapun oknum pekerja BRI maupun yang oknum yang mengatasnamakan BRI dan menyalahgunakan kewenangan, sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku di Indonesia,” tambahnya.






Reporter: IGA Kusuma Yoni

DENPASAR, BALI EXPRESS- Hingga Agustus 2022, BRI Regional Office Denpasar kembali mencatatkan angka penyaluran KUR hingga Rp 9,5 triliun untuk wilayah Bali Nusa Tenggara.

Regional CEO BRI Denpasar, Rudy Andimono mengungkapkan, sebanyak 241.044 orang masyarakat di Bali, NTB, dan NTT telah menikmati KUR BRI yang didominasi sektor produktif. Seiring BRI terus memberikan kemudahan dan kecepatan pelayanan KUR, baik yang diajukan melalui Unit Kerja BRI maupun secara online.

“Kami optimistis dapat melampaui target di tahun 2022. Antusiasme masyarakat untuk berwirausaha dan mengembangkan usaha mereka masih sangat tinggi. Apalagi suku bunga yang ditawarkan sangat rendah, yakni 6 persen per tahun dengan jangka waktu sampai dengan 5 tahun,” jelasnya, Rabu (21/9).

Baca Juga :  Suntikan Modal di Tengah Pandemi Bantu Usaha Onde-Onde Bangkit Kembali

Adapun segmen penyalurannya saat ini, lanjut Rudy, masih sama dengan sebelumnya, yakni sektor pertanian, perikanan, industri pengolahan, konstruksi, pertambangan garam rakyat, pariwisata, jasa, maupun perdagangan.

Syarat pengajuan KUR BRI sangat mudah, masyarakat bisa datang ke unit kerja BRI dengan membawa Identitas diri seperti E-KTP, Kartu Keluarga, Akta Nikah (bagi yang sudah menikah), IUMK atau Surat Keterangan Usaha atau Surat Keterangan Domisili Usaha.

Alternatif lainnya, masyarakat bisa mengajukan melalui kurbali.com yang merupakan kerjasama Pemerintah Provinsi Bali, OJK Regional 8 Bali Nusra, dan Bank penyalur untuk memfasilitasi masyarakat mengajukan KUR lewat online.

Cara ini dikatakannya jauh lebih praktis karena masyarakat tidak perlu datang ke bank saat pengajuan. Cara lainnya yaitu melalui Agen BRILink, dimana dokumen pengajuan nantinya akan direferensikan oleh Agen BRILink kepada petugas BRI untuk diproses.

Baca Juga :  Polisi Bebaskan 10 Warga dan Aktivis Penolak Tambang Pasir Besi

“Dalam memroses permohonan kredit, kami senantiasa menerapkan prinsip kehati-hatian dan berpedoman pada Good Corporate Governance. BRI juga akan menindak tegas siapapun oknum pekerja BRI maupun yang oknum yang mengatasnamakan BRI dan menyalahgunakan kewenangan, sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku di Indonesia,” tambahnya.






Reporter: IGA Kusuma Yoni

Most Read

Artikel Terbaru

/