alexametrics
27.8 C
Denpasar
Monday, June 27, 2022

Kasus Covid-19 Belum Pengaruhi Laju Pemulihan Ekonomi

DENPASAR, BALI EXPRESS – Kenaikan kasus Covid-19 karena kehadiran Subvarian Omicron yakni BA.4 dan BA.5 dinilai tetap perlu diwaspadai, khususnya untuk menjaga kepercayaan pelaku usaha dan masyarakat. Meskipun, hingga saat ini kenaikan kasus Covid-19 belum mengganggu laju pemulihan perekonomian.

“Iya belum (mengganggu), karena fokus masyarakat lebih ke stabilitas harga kebutuhan pokok, pembukaan lapangan kerja dan sinyal resesi di AS (Amerika Serikat),” ujar Director Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira, Kamis (23/6).

Bhima menuturkan, kondisi saat ini memang terjadi pelonggaran mobilitas. Adanya kebijakan tersebut, memberi optimisme ekonomi bisa cepat pulih. Namun, kata dia, gangguan dari sisi kesehatan, bisa membuat pengusaha kembali menahan diri untuk ekspansi. Selain itu, nantinya masyarakat juga jadi lebih berhati-hati dalam melakukan belanja diluar rumah.

“Ekonomi harusnya bisa tumbuh 5 persen, tapi bergantung pada semester ke dua ini, jangan sampai kita disibukkan lagi soal pembatasan sosial ketat,” katanya.

Di samping itu, wisatawan asing yang sudah jauh hari melakukan pemesanan tiket dan hotel harapannya tidak terpengaruh oleh naiknya kasus, asalkan vaksinasi booster gencar dilakukan di destinasi wisata.

 






Reporter: Rika Riyanti

DENPASAR, BALI EXPRESS – Kenaikan kasus Covid-19 karena kehadiran Subvarian Omicron yakni BA.4 dan BA.5 dinilai tetap perlu diwaspadai, khususnya untuk menjaga kepercayaan pelaku usaha dan masyarakat. Meskipun, hingga saat ini kenaikan kasus Covid-19 belum mengganggu laju pemulihan perekonomian.

“Iya belum (mengganggu), karena fokus masyarakat lebih ke stabilitas harga kebutuhan pokok, pembukaan lapangan kerja dan sinyal resesi di AS (Amerika Serikat),” ujar Director Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira, Kamis (23/6).

Bhima menuturkan, kondisi saat ini memang terjadi pelonggaran mobilitas. Adanya kebijakan tersebut, memberi optimisme ekonomi bisa cepat pulih. Namun, kata dia, gangguan dari sisi kesehatan, bisa membuat pengusaha kembali menahan diri untuk ekspansi. Selain itu, nantinya masyarakat juga jadi lebih berhati-hati dalam melakukan belanja diluar rumah.

“Ekonomi harusnya bisa tumbuh 5 persen, tapi bergantung pada semester ke dua ini, jangan sampai kita disibukkan lagi soal pembatasan sosial ketat,” katanya.

Di samping itu, wisatawan asing yang sudah jauh hari melakukan pemesanan tiket dan hotel harapannya tidak terpengaruh oleh naiknya kasus, asalkan vaksinasi booster gencar dilakukan di destinasi wisata.

 






Reporter: Rika Riyanti

Most Read

Artikel Terbaru

/