Rabu, 01 Dec 2021
Bali Express
Home / Bisnis
icon featured
Bisnis

Konsumen Bir Bintang Mayoritas dari Bali

25 November 2021, 11: 27: 54 WIB | editor : I Dewa Gede Rastana

Konsumen Bir Bintang Mayoritas dari Bali

MAYORITAS: Marketing Director Multi Bintang Indonesia, Jessica Setiawan saat peluncuran capsule collection eksklusif bertema #BersamaBali pada Jumat (19/11). (Rika Riyanti/Bali Express)

Share this      

BADUNG, BALI EXPRESS – Mayoritas konsumen dari produsen minuman beralkohol, PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI), dipegang oleh Bali dengan kontribusi penjualan sekitar 40-50 persen. Hal ini menunjukan konsumen Bali secara nasional sangat besar. Namun bersamaan dengan itu, Bali memiliki banyak ketergantungan terhadap turis internasional. Demikian yang disampaikan Marketing Director Multi Bintang Indonesia, Jessica Setiawan.

Hal itulah, menurut Jessica, menyebabkan penjualan Bir Bintang di Bali mengalami kondisi yang diistilahkannya seperti rollercoaster. “(Penjualan) naik turun. Karena ketika pas pandemi pertama kali ada, kemudian pintu boarder itu kan tutup langsung, jadi signifikan drop. Karena ya memang konsumsi tidak ada” katanya beberapa waktu lalu. “Tapi untungnya Bir Bintang juga tumbuh bersama masyarakat Bali, jadi kita masih ada dari domestik, dari drinkers luar kota, jadi slowly growing. Tapi bisa dibilang memang masih belum seperti level seperti sebelum pandemi,” sambungnya.

Sementara itu, berdasarkan laporan keuangan terbaru PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI), penjualan untuk produk alkohol saat ini masih mendominasi kontribusi terhadap pendapatan total, yaitu sebesar 87,2 persen pada kuartal ketiga 2021. Kontribusi ini serupa dengan angka pada kuartal ketiga 2019, sementara penjualan pada 2020 mengalami penurunan.

Baca juga: Saat Edgy Fashion Bertemu Teknologi Smartphone Masa Depan

Produsen minuman beralkohol ini mencatat total aset pada kuartal ketiga 2021 senilai Rp 2,881,005,000, yang mana angka ini tidak mengalami perubahan signifikan dari periode Desember 2020 lalu yang tercatat memiliki total aset Rp 2,907,425,000.

Menurut Finance Director Multi Bintang Indonesia, Sandra Pattenden, penurunan pada 2020 disebabkan oleh implementasi berbagai batasan kegiatan sosial. Yang tentunya memiliki dampak besar pada industri pariwisata dan hiburan. “Sementara produk-produk kami pada dasarnya merupakan ‘produk sosial’, atau yang biasanya dinikmati secara bersama-sama,” ujar Sandra kepada Bali Express (Jawa Pos Group), Kamis (25/11).

Untuk menjaga kinerja bisnis selama periode yang menantang ini, pihaknya menyusun ulang prioritas bisnis dan menunda beberapa proyek. “Tentunya perusahaan berusaha untuk menjaga cash flow dan menyimpan dana tunai sebisa mungkin, dengan cara mengurangi pengeluaran untuk hal-hal yang tidak terlalu mendesak,” jelasnya.

Sandra menyebutkan, PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) kini berfokus kepada berkoordinasi dengan para customer dan membantu mereka agar dapat bersama-sama memasuki era ‘new normal’ dengan praktik-praktik bisnis yang mengutamakan kesehatan dan keselamatan para karyawan dan para konsumen.

(bx/ika/ras/JPR)


Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia