Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tips Mengelola Risiko Saat Melakukan Trading Saham

W
Penulis: Wiwin Meliana❯

Tips Mengelola Risiko Saat Melakukan Trading Saham
Tips Mengelola Risiko Saat Melakukan Trading Saham


Advertisement

BALIEXPRESS.ID-Daya tarik keuntungan besar dalam waktu singkat seringkali membuat orang lupa bahwa aktivitas trading menyimpan risiko yang sebanding.

Tanpa manajemen risiko yang baik, modal yang Anda kumpulkan bertahun-tahun bisa habis dalam hitungan hari.

Advertisement

Oleh karena itu, bagi siapa pun yang ingin serius berprofesi sebagai trader, memahami cara membatasi kerugian adalah keterampilan yang jauh lebih penting daripada cara mencari keuntungan.

Salah satu teknik paling dasar dalam manajemen risiko adalah penentuan Position Sizing. Artinya, jangan pernah menaruh seluruh modal Anda hanya pada satu posisi trading.

Sebaiknya, batasi risiko per transaksi hanya sebesar 1-2% dari total modal. Dengan demikian, jika Anda mengalami kegagalan dalam satu atau dua kali transaksi, sisa modal Anda masih cukup besar untuk melakukan pemulihan di transaksi berikutnya. Kedisiplinan adalah pembeda antara trader profesional dan amatir.

Selain itu, penggunaan fitur Stop Loss adalah hal wajib. Stop Loss adalah perintah otomatis untuk menjual saham ketika harga menyentuh titik tertentu guna mencegah kerugian lebih lanjut.

 Banyak trader pemula yang "terjebak" menjadi investor dadakan karena enggan menjual saham yang sedang turun dengan harapan harga akan berbalik naik. Di tahun 2026 yang penuh dengan ketidakpastian ekonomi global, memiliki rencana keluar yang jelas sebelum masuk ke pasar adalah sebuah keharusan.

Untuk mendukung disiplin tersebut, Anda memerlukan aplikasi sekuritas yang memiliki fitur Automatic Order.

Melalui aplikasi trading Maybank Trade ID, Anda bisa mengatur perintah Stop Loss dan Take Profit secara otomatis saat melakukan pembelian. Fitur ini memastikan rencana trading Anda tetap berjalan sesuai jalur tanpa terintervensi oleh emosi rasa takut atau serakah saat melihat pergerakan harga di layar.

Advertisement
Editor : Wiwin Meliana

Artikel Terkait

BRI Konsisten Buyback Saham, Fundamental Kuat Dukung Pertumbuhan Jangka Panjang

BRI Konsisten Buyback Saham, Fundamental Kuat Dukung Pertumbuhan Jangka Panjang

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI (BBRI) menilai fundamental Perseroan yang solid memberikan landasan yang kuat bagi prospek pertumbuhan BRI dalam jangka panjang

Saham dan ETF AS Tertokenisasi Primadona Baru, Pembelinya di Pintu Melonjak 70 persen

Saham dan ETF AS Tertokenisasi Primadona Baru, Pembelinya di Pintu Melonjak 70 persen

PT Pintu Kemana Saja, mencatatkan lonjakan minat terhadap saham dan ExchangeTraded-Fund (ETF) Amerika Serikat (AS) tertokenisasi sepanjang kuartalIII-2026

Antisipasi Faktor Eksternal dan Laporkan Kinerja, Manajemen serta Pemegang Saham Bank BPD Bali Duduk

Antisipasi Faktor Eksternal dan Laporkan Kinerja, Manajemen serta Pemegang Saham Bank BPD Bali Duduk

Dalam upaya memperkuat fondasi bisnis dan menjawab tantangan industri perbankan ke depan, Bank BPD Bali menyelenggarakan rapat bersama para pemegang saham di Kantor Pusat Bank BPD Bali.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer