alexametrics
27.8 C
Denpasar
Wednesday, June 29, 2022

Bangkitkan Ekonomi Warga, Ketua DPRD Badung Luncurkan Koperasi PAS

BADUNG, BALI EXPRESS – Selama menjabat sebagai Ketua DPRD Badung, sudah banyak program yang dilakukan Putu Parwata untuk masyarakat. Mulai dari pertanian, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, pariwisata berbasis pertanian dan budaya, hingga market digital. Tak berhenti di situ, Putu Parwata yang juga Sekretaris DPC PDIP Badung ini, kini me-launching Koperasi Pinaka Ane Sujati (PAS), Kamis (26/5).

Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengatakan, peluncuran Koperasi PAS ini mulai dari wilayah Dalung. Koperasi tersebut beranggotakan seluruh masyarakat Dalung. Nantinya koperasi ini akan bergerak di bidang distributor pangan dan simpan pinjam.

“Anggotanya 20.000 KK krama dinas Dalung termasuk krama di perumahan Dalung Permai. Jika secara perorangan, anggota Koperasi PAS ini berjumlah 80.000 orang,” ujar Parwata.

Menurutnya, untuk memperkenalkan koperasi tersebut akan diadakan pasar murah yang diberikan kepada masyarakat. Bahkan saat ini sudah dilakukan penyebaran kupon untuk memperoleh beras dengan harga murah dan berkualitas.

“Tanggal 1 Juni akan diadakan pasar murah. Kurang lebih akan disiapkan 50 ribu ton beras. Ini adalah rintisan ingin membangun ekonomi Badung stabil dengan ekonomi kerakyatan berbasis masyarakat dan pertanian. Sehingga ekonomi kerakyatan memberi nilai ekonomi yang sustainable,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Parwata pun merinci beberapa program yang dihadirkan untuk masyarakat. Pada bidang pendidikan dan kesehatan Parwata mengungkapkan, sudah menggeluti sejak 10 tahun lalu. Program ini dijalankan melalui sekolah CIS yang sudah menamatkan mulai dari playgroup hingga SMA/SMK.

Kemudian, bidang pelayanan kesehatan pihaknya juga memiliki Klinik Pratama Putu Parwata. “Hari ini tepat 10 tahun. Di pelayanan kesehatan bahkan kami sudah melayani pasien sekitar 15 ribu,” terangnya

Bidang pertanian pihaknya baru saja mendirikan PT. Padi Alam Semesta (PAS). Melalui PT. PAS gabah para petani dibeli, lalu diolah menjadi beras murah berkualitas.

Bahkan, Parwata juga memberi pupuk green kepada petani di beberapa wilayah yang digunakan demplot. “Inilah hasil olahan beras yang disebut C-Par. Sudah siap edar dan C-Par memiliki kualitas yang baik dari hasil uji coba bahwa petani sudah merasakan pendapatan naik 100 persen,” papar Politisi asal Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara tersebut.

Pada bidang Ketenagakerjaan pihaknya juga memfasilitasi dan memberi subsidi penyaluran tenaga kerja ke luar negeri bagi siswa CIS yang telah tamat SMA/SMK.

Sementara di bidang market digital, Parwata telah meluncurkan aplikasi BAGO (Badung Go and Grow Together). Aplikasi BAGO merupakan aplikasi digital terintegrasi yang bergerak di bidang teknologi, transportasi, inovasi karya orang Bali, bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat Badung khususnya dan Bali pada umumnya. ”Nanti kami juga akan buat market higienis melalui aplikasi Bago Market,” imbuhnya.

 






Reporter: I Putu Resa Kertawedangga

BADUNG, BALI EXPRESS – Selama menjabat sebagai Ketua DPRD Badung, sudah banyak program yang dilakukan Putu Parwata untuk masyarakat. Mulai dari pertanian, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, pariwisata berbasis pertanian dan budaya, hingga market digital. Tak berhenti di situ, Putu Parwata yang juga Sekretaris DPC PDIP Badung ini, kini me-launching Koperasi Pinaka Ane Sujati (PAS), Kamis (26/5).

Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengatakan, peluncuran Koperasi PAS ini mulai dari wilayah Dalung. Koperasi tersebut beranggotakan seluruh masyarakat Dalung. Nantinya koperasi ini akan bergerak di bidang distributor pangan dan simpan pinjam.

“Anggotanya 20.000 KK krama dinas Dalung termasuk krama di perumahan Dalung Permai. Jika secara perorangan, anggota Koperasi PAS ini berjumlah 80.000 orang,” ujar Parwata.

Menurutnya, untuk memperkenalkan koperasi tersebut akan diadakan pasar murah yang diberikan kepada masyarakat. Bahkan saat ini sudah dilakukan penyebaran kupon untuk memperoleh beras dengan harga murah dan berkualitas.

“Tanggal 1 Juni akan diadakan pasar murah. Kurang lebih akan disiapkan 50 ribu ton beras. Ini adalah rintisan ingin membangun ekonomi Badung stabil dengan ekonomi kerakyatan berbasis masyarakat dan pertanian. Sehingga ekonomi kerakyatan memberi nilai ekonomi yang sustainable,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Parwata pun merinci beberapa program yang dihadirkan untuk masyarakat. Pada bidang pendidikan dan kesehatan Parwata mengungkapkan, sudah menggeluti sejak 10 tahun lalu. Program ini dijalankan melalui sekolah CIS yang sudah menamatkan mulai dari playgroup hingga SMA/SMK.

Kemudian, bidang pelayanan kesehatan pihaknya juga memiliki Klinik Pratama Putu Parwata. “Hari ini tepat 10 tahun. Di pelayanan kesehatan bahkan kami sudah melayani pasien sekitar 15 ribu,” terangnya

Bidang pertanian pihaknya baru saja mendirikan PT. Padi Alam Semesta (PAS). Melalui PT. PAS gabah para petani dibeli, lalu diolah menjadi beras murah berkualitas.

Bahkan, Parwata juga memberi pupuk green kepada petani di beberapa wilayah yang digunakan demplot. “Inilah hasil olahan beras yang disebut C-Par. Sudah siap edar dan C-Par memiliki kualitas yang baik dari hasil uji coba bahwa petani sudah merasakan pendapatan naik 100 persen,” papar Politisi asal Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara tersebut.

Pada bidang Ketenagakerjaan pihaknya juga memfasilitasi dan memberi subsidi penyaluran tenaga kerja ke luar negeri bagi siswa CIS yang telah tamat SMA/SMK.

Sementara di bidang market digital, Parwata telah meluncurkan aplikasi BAGO (Badung Go and Grow Together). Aplikasi BAGO merupakan aplikasi digital terintegrasi yang bergerak di bidang teknologi, transportasi, inovasi karya orang Bali, bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat Badung khususnya dan Bali pada umumnya. ”Nanti kami juga akan buat market higienis melalui aplikasi Bago Market,” imbuhnya.

 






Reporter: I Putu Resa Kertawedangga

Most Read

Artikel Terbaru

/