alexametrics
27.8 C
Denpasar
Saturday, June 25, 2022

Mal Living World di Denpasar Proyeksi Serap 2 Ribu Tenaga Kerja

DENPASAR, BALI EXPRESS – Kawan Lama Group segera rampungkan proyek mal Living World ketiganya di Kota Denpasar, Bali. Tepatnya di Jalan Gatot Subroto, yang saat ini sudah memasuki tahap finishing ditandai dengan upacara Topping Off pada hari Jumat, 22 Oktober 2021 lalu. Proyek ini mampu serap 2 ribu tenaga kerja.

Proyek ini menjadi proyek mal Living World ketiga Kawan Lama group, setelah berhasil menghadirkan mal Living World pertama di Alam Sutera, Tangerang, pada tahun 2011, dan disusul Living World Pekanbaru pada tahun 2018. Proyek shopping center yang berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 3,5 hektar dengan luas bangunan mal dan area parkir sekitar 120.000 m2 ini mencapai nilai investasi hingga Rp 800 miliar dan direncanakan untuk mulai beroperasi pada akhir tahun 2022.

Bahkan setelah PPKM mulai dilonggarkan, awal bulan Oktober lalu APPBI mencatat rata-rata kunjungan ke pusat perbelanjaan meningkat hingga 40 persen dari kondisi normal sebelum pandemi. Terlebih lagi, menurut data APPBI Bali, dari total 14 pusat perbelanjaan di Bali tingkat kepatuhan implementasi PeduliLindungi sudah mencapai lebih dari 80 persen.

“Kami optimis terhadap dukungan pemerintah untuk pemulihan ekonomi nasional, serta program percepatan vaksinasi yang telah menjangkau lebih dari 50 persen penduduk Indonesia untuk vaksin dosis pertama akan membantu bisnis mal untuk segera pulih,” ujar Business Development Director Kawan Lama Group, Sugiyanto Wibawa, Selasa (25/10).

 


DENPASAR, BALI EXPRESS – Kawan Lama Group segera rampungkan proyek mal Living World ketiganya di Kota Denpasar, Bali. Tepatnya di Jalan Gatot Subroto, yang saat ini sudah memasuki tahap finishing ditandai dengan upacara Topping Off pada hari Jumat, 22 Oktober 2021 lalu. Proyek ini mampu serap 2 ribu tenaga kerja.

Proyek ini menjadi proyek mal Living World ketiga Kawan Lama group, setelah berhasil menghadirkan mal Living World pertama di Alam Sutera, Tangerang, pada tahun 2011, dan disusul Living World Pekanbaru pada tahun 2018. Proyek shopping center yang berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 3,5 hektar dengan luas bangunan mal dan area parkir sekitar 120.000 m2 ini mencapai nilai investasi hingga Rp 800 miliar dan direncanakan untuk mulai beroperasi pada akhir tahun 2022.

Bahkan setelah PPKM mulai dilonggarkan, awal bulan Oktober lalu APPBI mencatat rata-rata kunjungan ke pusat perbelanjaan meningkat hingga 40 persen dari kondisi normal sebelum pandemi. Terlebih lagi, menurut data APPBI Bali, dari total 14 pusat perbelanjaan di Bali tingkat kepatuhan implementasi PeduliLindungi sudah mencapai lebih dari 80 persen.

“Kami optimis terhadap dukungan pemerintah untuk pemulihan ekonomi nasional, serta program percepatan vaksinasi yang telah menjangkau lebih dari 50 persen penduduk Indonesia untuk vaksin dosis pertama akan membantu bisnis mal untuk segera pulih,” ujar Business Development Director Kawan Lama Group, Sugiyanto Wibawa, Selasa (25/10).

 


Most Read

Artikel Terbaru

/