alexametrics
26.5 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Amankan Listrik Jelang G20, PLN Koordinasi dengan Tahura Ngurah Rai

DENPASAR, BALI EXPRESS – PT PLN (Persero) memegang peran penting dalam puncak acara Presidensi G20 di Bali pada November mendatang. Selain konsistensi melakukan pembenahan sistem kelistrikan melalui pemeliharaan, serta penambahan infrastruktur dari sistem 20 kV hingga sistem 150 kV, untuk menjamin keandalan penyaluran listrik saat pagelaran internasional KTT G20 berlangsung, PLN juga secara intensif berkoordinasi dengan stakeholder untuk turut mendukung upaya pengamanan sistem kelistrikan.

Jelang setahun paska penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk penggunaan lahan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai sebagai lokasi infrastruktur empat jaringan transmisi SUTT 150 kV yang menyalurkan pasokan listrik di wilayah Pulau Bali dan sekitarnya, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus membina hubungan baik dengan Tahura.

Hal ini sebagai langkah koordinasi pengamanan infrastruktur kelistrikan yang berada di lokasi Tahura, melalui dukungan pemberian sarana-prasarana operasional kegiatan pengelolaan kawasan hutan, Senin (25/7) lalu.

Apresiasi atas kerjasama yang baik antara PLN dan Tahura Ngurah Rai, disampaikan oleh General Manager PLN UIT JBM, Didik Fauzi Dakhlan, saat penyerahan bantuan diterima langsung oleh Kepala UPTD Tahura Ngurah Rai, I Ketut Subandi.

Baca Juga :  Cegah Gangguan, PLN Lakukan Pemeliharaan GI di Kapal

“Bantuan sarana dan prasarana operasional kegiatan pemeliharaan kawasan hutan ini, merupakan salah satu bentuk kompensasi atas penggunaan kawasan hutan yang diperuntukkan untuk penempatan Tower dan Jaringan Tegangan Tinggi 150 kV,” ungkap Didik.

Lebih lanjut, Didik menyampaikan, pihaknya berharap kerjasama yang baik ini dapat terus dibina, sehingga PLN dapat fokus memastikan keandalan penyaluran listrik, sementara infrastruktur PLN aman berada di wilayah Tahura Ngurah Rai.

“Semuanya dengan tujuan bersama, yaitu kesuksesan rangkaian pergelaran event Nasional G20 di Bali, hingga pada puncaknya November nanti,” terang Didik.

Pada kesempatan yang sama, Kepala UPTD Tahura Ngurah Rai, I Ketut Subandi menyampaikan, terima kasih atas kepedulian PLN dalam pemberian bantuan untuk operasional kegiatan kawasan hutan.

“Koordinasi antara PLN dengan Tahura Ngurah Rai berhasil dibina dengan baik, terwujud salah satunya melalui dukungan PLN melalui bantuan sarana-prasarana operasional yang sangat bermanfaat bagi kami dalam pengelolaan kawasan hutan, terlebih untuk ikut menjaga tower SUTT yang ada di dalam lahan Tahura,” tuturnya.

Baca Juga :  Bali Corolla Club Bagi-Bagi Masker

Ditambahkan oleh Manajer Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Bali, Made Sujaya, bahwa PLN terus berupaya aktif berkoordinasi dan membina hubungan baik dengan stakeholders.

“Dalam upaya menjaga keandalan penyaluran listrik selama rangkaian KTT G20 ini berlangsung, selain menjamin keamanan sistem kelistrikan aman, PLN terus berkoordinasi dengan stakeholders agar memiliki semangat yang sama, menjaga infrastruktur PLN aman dari gangguan, dan menyukseskan penyelenggaraan event G20 sampai pada puncaknya”,” ujar Made Sujaya.

Penggunaan lahan Tahura Ngurah Rai sebagai lokasi infrastruktur jaringan transmisi SUTT 150 kV penyalur pasokan listrik di wilayah Pulau Bali dan sekitarnya ini, merupakan program strategis yang telah digunakan sejak tahun 1993. Setelah terdapat perubahan peraturan dalam penggunaan lahannya, telah kembali disepakati untuk kebermanfaatannya melalui PKS pada awal tahun 2022 lalu.

 






Reporter: Rika Riyanti

DENPASAR, BALI EXPRESS – PT PLN (Persero) memegang peran penting dalam puncak acara Presidensi G20 di Bali pada November mendatang. Selain konsistensi melakukan pembenahan sistem kelistrikan melalui pemeliharaan, serta penambahan infrastruktur dari sistem 20 kV hingga sistem 150 kV, untuk menjamin keandalan penyaluran listrik saat pagelaran internasional KTT G20 berlangsung, PLN juga secara intensif berkoordinasi dengan stakeholder untuk turut mendukung upaya pengamanan sistem kelistrikan.

Jelang setahun paska penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk penggunaan lahan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai sebagai lokasi infrastruktur empat jaringan transmisi SUTT 150 kV yang menyalurkan pasokan listrik di wilayah Pulau Bali dan sekitarnya, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus membina hubungan baik dengan Tahura.

Hal ini sebagai langkah koordinasi pengamanan infrastruktur kelistrikan yang berada di lokasi Tahura, melalui dukungan pemberian sarana-prasarana operasional kegiatan pengelolaan kawasan hutan, Senin (25/7) lalu.

Apresiasi atas kerjasama yang baik antara PLN dan Tahura Ngurah Rai, disampaikan oleh General Manager PLN UIT JBM, Didik Fauzi Dakhlan, saat penyerahan bantuan diterima langsung oleh Kepala UPTD Tahura Ngurah Rai, I Ketut Subandi.

Baca Juga :  Pariwisata Lesu, Pastika Minta Generasi Muda Mulai Lirik Sektor Lain

“Bantuan sarana dan prasarana operasional kegiatan pemeliharaan kawasan hutan ini, merupakan salah satu bentuk kompensasi atas penggunaan kawasan hutan yang diperuntukkan untuk penempatan Tower dan Jaringan Tegangan Tinggi 150 kV,” ungkap Didik.

Lebih lanjut, Didik menyampaikan, pihaknya berharap kerjasama yang baik ini dapat terus dibina, sehingga PLN dapat fokus memastikan keandalan penyaluran listrik, sementara infrastruktur PLN aman berada di wilayah Tahura Ngurah Rai.

“Semuanya dengan tujuan bersama, yaitu kesuksesan rangkaian pergelaran event Nasional G20 di Bali, hingga pada puncaknya November nanti,” terang Didik.

Pada kesempatan yang sama, Kepala UPTD Tahura Ngurah Rai, I Ketut Subandi menyampaikan, terima kasih atas kepedulian PLN dalam pemberian bantuan untuk operasional kegiatan kawasan hutan.

“Koordinasi antara PLN dengan Tahura Ngurah Rai berhasil dibina dengan baik, terwujud salah satunya melalui dukungan PLN melalui bantuan sarana-prasarana operasional yang sangat bermanfaat bagi kami dalam pengelolaan kawasan hutan, terlebih untuk ikut menjaga tower SUTT yang ada di dalam lahan Tahura,” tuturnya.

Baca Juga :  Mulai Beralih, PLN Catat Ada 5.865 Tambahan Daya Pengguna Kompor Induksi

Ditambahkan oleh Manajer Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Bali, Made Sujaya, bahwa PLN terus berupaya aktif berkoordinasi dan membina hubungan baik dengan stakeholders.

“Dalam upaya menjaga keandalan penyaluran listrik selama rangkaian KTT G20 ini berlangsung, selain menjamin keamanan sistem kelistrikan aman, PLN terus berkoordinasi dengan stakeholders agar memiliki semangat yang sama, menjaga infrastruktur PLN aman dari gangguan, dan menyukseskan penyelenggaraan event G20 sampai pada puncaknya”,” ujar Made Sujaya.

Penggunaan lahan Tahura Ngurah Rai sebagai lokasi infrastruktur jaringan transmisi SUTT 150 kV penyalur pasokan listrik di wilayah Pulau Bali dan sekitarnya ini, merupakan program strategis yang telah digunakan sejak tahun 1993. Setelah terdapat perubahan peraturan dalam penggunaan lahannya, telah kembali disepakati untuk kebermanfaatannya melalui PKS pada awal tahun 2022 lalu.

 






Reporter: Rika Riyanti

Most Read

Artikel Terbaru

/