alexametrics
27.6 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

Pemeliharaan Rutin dan Safety Breafing Jelang Penanganan GI Gilimanuk

BADUNG, BALI EXPRESS – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Bali melakukan penguatan sistem kelistrikan di Bali dengan melakukan pemeliharaan di sisi Gardu Induk (GI) dan SKLT Banyuwangi.

Pemeliharaan tiga bulanan SKLT yang dilakukan di GI Gilimanuk pada jalur SKLT 150kV Banyuwangi – Gilimanuk dilakukan oleh tim dari Unit Layanan Transmisi GI Utara, dengan melakukan pengukuran tahanan isolasi dari sistem Pulau Jawa sampai ke Bali. Kemudian, pemeliharaan GI dengan melakukan penggantian pada material isolator yang mengalami korosi.

Kegiatan tersebut dilakukan rutin oleh UPT Bali di GI Gilimanuk agar tetap terjaganya kondisi keandalan sistem kelistrikan dan tidak mengganggu proses pendistribusian tenaga listrik.

Baca Juga :  PLN Sosialisasi Bahaya Tegakan dan Manfaat Listrik SUTT di Desa Sembung

“Pekerjaan ini bertujuan untuk memeriksa dan memelihara kondisi peralatan di GI Gilimanuk dan SUTT 150kV, supaya dalam pengoperasian GI berjalan dengan baik. Kelistrikan dari Banyuwangi ke GIlimanuk tetap terjaga dan keandalan kita dalam menyalurkan pasokan listrik ke masyarakat dapat disalurkan secara baik di masa yang memasuki endemi Covid-19,” ungkap Supervisor GI Gilimanuk Rohman Alivy, Kamis (25/06).

Menurutnya, pekerjaan ini memiliki risiko yang tinggi, sehingga diperlukan keahlian khusus dan juga kepatuhan terhadap SOP K3 yang berlaku.

Berjumlah keseluruhan 50 personel, pekerjaan ini berhasil diselesaikan dengan kurun waktu 2 hari. “Personel dari ULTG Bali Utara dalam melakukan pekerjaan, tetap mengoptimalkan keandalan sistem kelistrikan di Bali dan sekitarnya, agar tidak mengalami gangguan, baik itu dari internal maupun eksternal,” tambah Rohman Alivy, SPV Gardu Induk Gilimanuk.

Baca Juga :  Tertibkan Layangan, Gubernur Bali Dukung PLN Jaga Keandalan Listrik

Manager ULTG Bali Utara Mukhammad Fariz mengatakan, personel yang ikut serta dalam pekerjaan ini telah memiliki sertifikat kompetensi untuk melakukan pekerjaan pemeliharaan GI.

“Kami tetap mengoptimalkan keandalan sistem kelistrikan di Bali dan sekitarnya agar tidak mengalami gangguan, baik itu dari internal maupun eksternal, dan tetap memperhatikan Protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 serta kesiapan keandalan jaringan kita menghadapi event KTT G20 yang akan dilaksanakan di Bali,” papar Mukhammad Fariz.

 






Reporter: Rika Riyanti

BADUNG, BALI EXPRESS – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Bali melakukan penguatan sistem kelistrikan di Bali dengan melakukan pemeliharaan di sisi Gardu Induk (GI) dan SKLT Banyuwangi.

Pemeliharaan tiga bulanan SKLT yang dilakukan di GI Gilimanuk pada jalur SKLT 150kV Banyuwangi – Gilimanuk dilakukan oleh tim dari Unit Layanan Transmisi GI Utara, dengan melakukan pengukuran tahanan isolasi dari sistem Pulau Jawa sampai ke Bali. Kemudian, pemeliharaan GI dengan melakukan penggantian pada material isolator yang mengalami korosi.

Kegiatan tersebut dilakukan rutin oleh UPT Bali di GI Gilimanuk agar tetap terjaganya kondisi keandalan sistem kelistrikan dan tidak mengganggu proses pendistribusian tenaga listrik.

Baca Juga :  Distan Tabanan Akan Fasilitasi Sertifikasi Kakao Organik

“Pekerjaan ini bertujuan untuk memeriksa dan memelihara kondisi peralatan di GI Gilimanuk dan SUTT 150kV, supaya dalam pengoperasian GI berjalan dengan baik. Kelistrikan dari Banyuwangi ke GIlimanuk tetap terjaga dan keandalan kita dalam menyalurkan pasokan listrik ke masyarakat dapat disalurkan secara baik di masa yang memasuki endemi Covid-19,” ungkap Supervisor GI Gilimanuk Rohman Alivy, Kamis (25/06).

Menurutnya, pekerjaan ini memiliki risiko yang tinggi, sehingga diperlukan keahlian khusus dan juga kepatuhan terhadap SOP K3 yang berlaku.

Berjumlah keseluruhan 50 personel, pekerjaan ini berhasil diselesaikan dengan kurun waktu 2 hari. “Personel dari ULTG Bali Utara dalam melakukan pekerjaan, tetap mengoptimalkan keandalan sistem kelistrikan di Bali dan sekitarnya, agar tidak mengalami gangguan, baik itu dari internal maupun eksternal,” tambah Rohman Alivy, SPV Gardu Induk Gilimanuk.

Baca Juga :  TREVO Hadir di Bali untuk Membantu Pemulihan Ekonomi Daerah

Manager ULTG Bali Utara Mukhammad Fariz mengatakan, personel yang ikut serta dalam pekerjaan ini telah memiliki sertifikat kompetensi untuk melakukan pekerjaan pemeliharaan GI.

“Kami tetap mengoptimalkan keandalan sistem kelistrikan di Bali dan sekitarnya agar tidak mengalami gangguan, baik itu dari internal maupun eksternal, dan tetap memperhatikan Protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 serta kesiapan keandalan jaringan kita menghadapi event KTT G20 yang akan dilaksanakan di Bali,” papar Mukhammad Fariz.

 






Reporter: Rika Riyanti

Most Read

Artikel Terbaru

/