alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, July 3, 2022

Jelang Galungan, Stok Babi Siap Potong di Badung Cukup

MANGUPURA, BALI EXPRESS – Sebentar lagi umat Hindu akan merayakan Hari Raya Galungan yang jatuh pada Rabu (10/11). Perayaan Galungan umumnya masyarakat akan menyediakan masakan dari olahan daging babi. 

Dinas Pertanian dan Pangan Badung yang juga membidangi peternakan telah melakukan pendataan populasi babi yang ada di Badung. Dari hasil pendataan dipastikan jumlah babi yang siap potong tercukupi. 

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Badung I Wayan Wijana mengatakan, berdasarkan hasil pendataan populasi babi sudah mengalami peningkatan. Bahkan peningkatan tersebut mencapai 8.000 ekor babi.

“Di tahun 2020 populasi babi yang ada di Badung 14.136 ekor, sekarang mengalami peningkatan menjadi 22.310 ekor,” ungkap  Wijana saat dikonfirmasi Minggu (31/10).

Peningkatan populasi babi menurut Wijana, para peternak sudah mulai lagi melakukan restocking. Tetunya dengan tingkat kewaspadaan yang lebih tinggi melalui penerapan biosecuritylebih ketat.

Sementara untuk populasi babi siap potong, Wijana membeberkan, menjelang Hari Galungan mencapai 2.203 ekor. Jumlah ini diklaim mampu mencukupi kebutuhan daging babi saat hari Galungan. “Jika dibandingkan dengan jumlah babi yang dipotong saat Hari Galungan di bulan April lalu kurang lebih mencapai seribu ekor, sehingga dengan jumlah populasi siap potong saat ini kami harapkan mencukupi kebutuhan masyarakat,” bebenya. 

Pihaknya mengakui, jumlah babi siap potong memang melebihi dari kebutuhan saat Galungan sebelumnya. Namun Wijana mengatakan, saat Penampahan Galungan jumlah tersebut tidak akan kelebihan. “Tidak lebih banyak (babi siap potong), tapi prediksi kami cukup untuk Galungan, karena prediksi kami kebutuhan babi potong Galungan ini akan meningkat seiring dengan mulai menggeliatnya roda perekonomian,” jelasnya.


MANGUPURA, BALI EXPRESS – Sebentar lagi umat Hindu akan merayakan Hari Raya Galungan yang jatuh pada Rabu (10/11). Perayaan Galungan umumnya masyarakat akan menyediakan masakan dari olahan daging babi. 

Dinas Pertanian dan Pangan Badung yang juga membidangi peternakan telah melakukan pendataan populasi babi yang ada di Badung. Dari hasil pendataan dipastikan jumlah babi yang siap potong tercukupi. 

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Badung I Wayan Wijana mengatakan, berdasarkan hasil pendataan populasi babi sudah mengalami peningkatan. Bahkan peningkatan tersebut mencapai 8.000 ekor babi.

“Di tahun 2020 populasi babi yang ada di Badung 14.136 ekor, sekarang mengalami peningkatan menjadi 22.310 ekor,” ungkap  Wijana saat dikonfirmasi Minggu (31/10).

Peningkatan populasi babi menurut Wijana, para peternak sudah mulai lagi melakukan restocking. Tetunya dengan tingkat kewaspadaan yang lebih tinggi melalui penerapan biosecuritylebih ketat.

Sementara untuk populasi babi siap potong, Wijana membeberkan, menjelang Hari Galungan mencapai 2.203 ekor. Jumlah ini diklaim mampu mencukupi kebutuhan daging babi saat hari Galungan. “Jika dibandingkan dengan jumlah babi yang dipotong saat Hari Galungan di bulan April lalu kurang lebih mencapai seribu ekor, sehingga dengan jumlah populasi siap potong saat ini kami harapkan mencukupi kebutuhan masyarakat,” bebenya. 

Pihaknya mengakui, jumlah babi siap potong memang melebihi dari kebutuhan saat Galungan sebelumnya. Namun Wijana mengatakan, saat Penampahan Galungan jumlah tersebut tidak akan kelebihan. “Tidak lebih banyak (babi siap potong), tapi prediksi kami cukup untuk Galungan, karena prediksi kami kebutuhan babi potong Galungan ini akan meningkat seiring dengan mulai menggeliatnya roda perekonomian,” jelasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/