alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Mengenal Jenis Makanan Pemicu Asam Lambung, Salah Satunya Ice Cream

DENPASAR, BALI EXPRESS – Bagi penderita asam lambung, selain harus menerapkan pola hidup sehat, penderita asam lambung juga harus memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi. Sehingga nantinya tidak berpotensi meningkatkan produksi asam lambung sehingga menimbulkan kondisi tidak nyaman.

 

Untuk itu, Dokter umum, RS Bros Denpasar, dr. Ida Bagus Yudistira Nugraha, menyebutkan bagi penderita asam lambung, harus menghindari beberapa jenis makanan yang bisa memicu produksi asam lambung. “Ada beberapa jenis maka makanan yang harus dihindari, salah satunya adalah ice cream,” jelasnya.

 

Ice cream dan makann manis lainnya disebutkan dr. Yudis berpotensi menungkatkan produksi asam lambung karena jenis makanan ini memiliki kandungan gula refinasi yang dapat menyebabkan lonjakan kadar insulin yang dapat menyebabkan fluktuasi gula darah.

 

Ketika gula darah meningkat, kondisi perut dengan lambung yang sakit akan jadi perih, karena kerja dari lambung meningkat untuk mencerna gula yang sudah berubah bentuk menjadi lemak. Hal ini bisa membuat penderita asam lambung mengalami kondisi yang tidak nyaman, seperti berkeringat dan gemetar.

 

Selanjutnya adalah makanan bersantan dan sumber makanan yang mengandung gas. Makanan yang mengandung banyak gas sangat tidak boleh dikonsumsi bagi penderita sakit lambung, dikarenakan akan membuat asam di dalam lambung menjadi naik.

 

Beberapa contoh makanan yang banyak mengandung gas tinggi antara lain sayur sawi, kembang kol, dan buah nangka. “Jenis makanan ini sebaiknya dihindari oleh penderita asam lambung, karena bisa memicu produksi asam lambung,” lanjutnya.

 

Jenis makanan lain yang harus dihindari penderita asam lambung disebutkan dr. Yudis adalah makanan dengan kandungan kafein yang tinggi, salah satunya adalah kopi. Hal ini karena kandungan zat kimia pada kopi adalah kafein. Jumlah kandungan kafein pada kopi ditentukan oleh jenis kopinya, kopi robusta umumnya mengandung kafein yang lebih tinggi dibandingkan dengan kopi arabika, kafein memiliki efek sebagai stimulan.

 

Kafein dalam jumlah cukup diperlukan untuk menstimulasi jantung sehingga kesehatan jantung bisa dapat dijaga. Kafein tidak begitu berbahaya untuk kesehatan namun dalam jumlah besar akan menginduksi peningkatan pengeluaran asam lambung.

 

Meningkatnya asam lambung karena konsumsi makanan tersebut, dilanjutkan dr. Yudis menyebabkan melemahnya otot esofagus yang bisa menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan. “Naiknya asam lambung ke kerongkongan inilah yang menyebabkan sesasi terbakar pada saluran cerna atas, dan inilah yang disebut Gerd,” tambahnya.

 

Jika Gerd ini tidak terllu sering dialami oleh penderita asam lambung, maka pengobatan yang perlu dilkukan adalah dengan meminum obat penetral asam lambung yang bebas dijual di apotik serta menghindari mengkonsumsi makanan pemicu asam lambung.






Reporter: IGA Kusuma Yoni

DENPASAR, BALI EXPRESS – Bagi penderita asam lambung, selain harus menerapkan pola hidup sehat, penderita asam lambung juga harus memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi. Sehingga nantinya tidak berpotensi meningkatkan produksi asam lambung sehingga menimbulkan kondisi tidak nyaman.

 

Untuk itu, Dokter umum, RS Bros Denpasar, dr. Ida Bagus Yudistira Nugraha, menyebutkan bagi penderita asam lambung, harus menghindari beberapa jenis makanan yang bisa memicu produksi asam lambung. “Ada beberapa jenis maka makanan yang harus dihindari, salah satunya adalah ice cream,” jelasnya.

 

Ice cream dan makann manis lainnya disebutkan dr. Yudis berpotensi menungkatkan produksi asam lambung karena jenis makanan ini memiliki kandungan gula refinasi yang dapat menyebabkan lonjakan kadar insulin yang dapat menyebabkan fluktuasi gula darah.

 

Ketika gula darah meningkat, kondisi perut dengan lambung yang sakit akan jadi perih, karena kerja dari lambung meningkat untuk mencerna gula yang sudah berubah bentuk menjadi lemak. Hal ini bisa membuat penderita asam lambung mengalami kondisi yang tidak nyaman, seperti berkeringat dan gemetar.

 

Selanjutnya adalah makanan bersantan dan sumber makanan yang mengandung gas. Makanan yang mengandung banyak gas sangat tidak boleh dikonsumsi bagi penderita sakit lambung, dikarenakan akan membuat asam di dalam lambung menjadi naik.

 

Beberapa contoh makanan yang banyak mengandung gas tinggi antara lain sayur sawi, kembang kol, dan buah nangka. “Jenis makanan ini sebaiknya dihindari oleh penderita asam lambung, karena bisa memicu produksi asam lambung,” lanjutnya.

 

Jenis makanan lain yang harus dihindari penderita asam lambung disebutkan dr. Yudis adalah makanan dengan kandungan kafein yang tinggi, salah satunya adalah kopi. Hal ini karena kandungan zat kimia pada kopi adalah kafein. Jumlah kandungan kafein pada kopi ditentukan oleh jenis kopinya, kopi robusta umumnya mengandung kafein yang lebih tinggi dibandingkan dengan kopi arabika, kafein memiliki efek sebagai stimulan.

 

Kafein dalam jumlah cukup diperlukan untuk menstimulasi jantung sehingga kesehatan jantung bisa dapat dijaga. Kafein tidak begitu berbahaya untuk kesehatan namun dalam jumlah besar akan menginduksi peningkatan pengeluaran asam lambung.

 

Meningkatnya asam lambung karena konsumsi makanan tersebut, dilanjutkan dr. Yudis menyebabkan melemahnya otot esofagus yang bisa menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan. “Naiknya asam lambung ke kerongkongan inilah yang menyebabkan sesasi terbakar pada saluran cerna atas, dan inilah yang disebut Gerd,” tambahnya.

 

Jika Gerd ini tidak terllu sering dialami oleh penderita asam lambung, maka pengobatan yang perlu dilkukan adalah dengan meminum obat penetral asam lambung yang bebas dijual di apotik serta menghindari mengkonsumsi makanan pemicu asam lambung.






Reporter: IGA Kusuma Yoni

Most Read

Artikel Terbaru

/