28.7 C
Denpasar
Tuesday, February 7, 2023

Jerinx Tulis Cuitan soal Konspirasi, Seret Almarhum Eben Burgerkill

Anggi Pratiwi, istri almarhum Eben Burgerkill merespon permintaan maaf Jerinx dengan kekecewaan karena telah membuatnya terluka dan mengatakan dengan mudahnya Jerinx  menghapus tweet lalu meminta maaf.

“Ternyata hanya sesederhana ini solusinya, MAAF & DELETE di dunia maya setelah membuka luka keluarga yang masih basah karena kehilangan.  Anak dan keluarga kami turut melihat kamu memanfaatkan nama almarhum untuk agenda dan tulisan sampahmu,” balas Anggi di kolom komentar postingannya yang dikomentari Jerinx lewat permintaan maaf dikutip dari Pojoksatu.

Dia mengatakan, Jerinx memang merasa Eben adalah sabahat dan benar ikut merasa kehilangan. Seharusnya tidak akan tega menggunakan nama almarhum untuk apapun.

“Bila benar-benar kenal dengan almarhum, akan tahu kalau kejadian almarhum tidak ada korelasinya dengan teori-teorimu. Maafmu di dunia maya, luka kami sekeluarga di dunia nyata,” tegasnya.

Di postingan lain, Anggi sekeluarga  setiap hari  saling menguatkan atas kehilangan Eben. Sehingga, dia sangat marah apa yang telah dilakukan Jerinx.

“Keluarga, teman, sahabat yang ikut hancur lebur hatinya karna kehilangan. Hari ini murka rasanya almarhum difitnah, dipakai namanya untuk agenda orang lain yang mengaku2 dekat,” tukasnya.

“Bicara maaf dan hapus postingan itu emang gampang, tanpa mikirin dampaknya ke orang-orang terdekat almarhum,” sambungnya.

Sebelumnya, musisi Jerinx jadi sorotan untuk kesekian kalinya, usai men-tweet soal teori konspirasi mengenai vaksin. Dia menyeret nama almarhum Aries Tanto alias Eben, gitaris band metal Burgerkill.

Jerinx menyiratkan Eben yang menghembuskan nafas terakhirnya September 2021 meninggal dunia dikarenakan suntikan vaksin mRNA. Ini adalah salah satu vaksin yang dikembangkan untuk mencegah penyebaran Covid.

Pentolan band Superman Is Dead (SID) itu mendadak aktif di Twitter dengan akun barunya @true_jrx. Lalu men-tweet dengan rujukan artikel dari @DrAseenMalhotra, yang menguak bahwa drummer Foo Fighters Taylor Hawkins meninggal karena suntikan vaksin mRNA.

“Sumber paling terpercaya baru saja memberi tahu saya bahwa 100 persen yakin jika drummer Foo Fighters Taylor Hawkins mengalami kematian jantung mendadak karena tusukan mRNA yang baru-baru ini dilakukan karena paksaan. Dia takut berbicara karena takut kehilangan pekerjaannya. Kita harus mengakhiri kegilaan ini secepatnya,” jelas @DrAseenMalhotra, yang di-tweet Jerinx.

Semuanya jadi masalah, karena dia menambahkan rasa belasungkawanya dan mention Eben yang sama saja menyebut Eben meninggal karena mRNA. “R.I.P Eben Burgerkill,” tulis pria yang sudah dua kali dipenjara berawal dari bahasan soal Covid-19 ini.






Reporter: Wiwin Meliana

Anggi Pratiwi, istri almarhum Eben Burgerkill merespon permintaan maaf Jerinx dengan kekecewaan karena telah membuatnya terluka dan mengatakan dengan mudahnya Jerinx  menghapus tweet lalu meminta maaf.

“Ternyata hanya sesederhana ini solusinya, MAAF & DELETE di dunia maya setelah membuka luka keluarga yang masih basah karena kehilangan.  Anak dan keluarga kami turut melihat kamu memanfaatkan nama almarhum untuk agenda dan tulisan sampahmu,” balas Anggi di kolom komentar postingannya yang dikomentari Jerinx lewat permintaan maaf dikutip dari Pojoksatu.

Dia mengatakan, Jerinx memang merasa Eben adalah sabahat dan benar ikut merasa kehilangan. Seharusnya tidak akan tega menggunakan nama almarhum untuk apapun.

“Bila benar-benar kenal dengan almarhum, akan tahu kalau kejadian almarhum tidak ada korelasinya dengan teori-teorimu. Maafmu di dunia maya, luka kami sekeluarga di dunia nyata,” tegasnya.

Di postingan lain, Anggi sekeluarga  setiap hari  saling menguatkan atas kehilangan Eben. Sehingga, dia sangat marah apa yang telah dilakukan Jerinx.

“Keluarga, teman, sahabat yang ikut hancur lebur hatinya karna kehilangan. Hari ini murka rasanya almarhum difitnah, dipakai namanya untuk agenda orang lain yang mengaku2 dekat,” tukasnya.

“Bicara maaf dan hapus postingan itu emang gampang, tanpa mikirin dampaknya ke orang-orang terdekat almarhum,” sambungnya.

Sebelumnya, musisi Jerinx jadi sorotan untuk kesekian kalinya, usai men-tweet soal teori konspirasi mengenai vaksin. Dia menyeret nama almarhum Aries Tanto alias Eben, gitaris band metal Burgerkill.

Jerinx menyiratkan Eben yang menghembuskan nafas terakhirnya September 2021 meninggal dunia dikarenakan suntikan vaksin mRNA. Ini adalah salah satu vaksin yang dikembangkan untuk mencegah penyebaran Covid.

Pentolan band Superman Is Dead (SID) itu mendadak aktif di Twitter dengan akun barunya @true_jrx. Lalu men-tweet dengan rujukan artikel dari @DrAseenMalhotra, yang menguak bahwa drummer Foo Fighters Taylor Hawkins meninggal karena suntikan vaksin mRNA.

“Sumber paling terpercaya baru saja memberi tahu saya bahwa 100 persen yakin jika drummer Foo Fighters Taylor Hawkins mengalami kematian jantung mendadak karena tusukan mRNA yang baru-baru ini dilakukan karena paksaan. Dia takut berbicara karena takut kehilangan pekerjaannya. Kita harus mengakhiri kegilaan ini secepatnya,” jelas @DrAseenMalhotra, yang di-tweet Jerinx.

Semuanya jadi masalah, karena dia menambahkan rasa belasungkawanya dan mention Eben yang sama saja menyebut Eben meninggal karena mRNA. “R.I.P Eben Burgerkill,” tulis pria yang sudah dua kali dipenjara berawal dari bahasan soal Covid-19 ini.






Reporter: Wiwin Meliana

Most Read

Artikel Terbaru