27.6 C
Denpasar
Thursday, September 29, 2022

Bakal Show Usai Upacara Bendera, Lanang Buat Gaun dari Kresek Bekas

KARANGASEM, BALI EXPRESS – Memiliki jiwa seni bukan hal yang mustahil untuk bisa mengubah suatu barang menjadi enak dipandang. Tidak memandang barang tersebut baru ataupun bekas. Terpenting asalkan ada niat, pasti akan terealisasi.

Seperti yang dilakukan I Gusti Lanang Mantra, asal Desa Menanga, Kecamatan Rendang Karangasem. Pria ini sering membuat karya yang terkesan nyeleneh, memanfaatkan barang-barang bekas yang di re-cycle untuk dijadikan karya seni.

Seperti membuat gaun perempuan berbahan dasar plastik, berbahan terpal, dan kain kasa. Tak hanya itu, Lanang juga sering membuat lukisan di atas kertas minyak, kebanyakan berbentuk karikatur.

Ide itu muncul bermula ketika Gusti Lanang Mantra mengikuti berbagai komunitas peduli sampah. Bersama rekan-rekan lainnya, ia memanfaatkan sampah plastik supaya bisa digunakan kembali.

Baca Juga :  Benjolan Membesar, Jadwal Operasi Tak Jelas, Murti hanya Pasrah

Bermodalkan jiwa seni, pria yang akrab disapa Ajik Lanang Mantra ini, setiap melihat sampah pasti akan memunguti untuk dijadikan karya. “Saya tetap, kalau ada sampah plastik saya pungut, meskipun ide itu belum ada. Saya kumpulkan dulu, suatu saat pasti ada ide. Makanya saya bisa dibilang seniman pemulung,” ujarnya, Rabu (10/8).

Tak main-main, karyanya juga sering dipertunjukkan di berbagai event. Seperti yang viral belakangan ini, Citayam Fashion Week.

Pria yang akrab disapa Ajik Lanang Mantra ini sudah lebih dulu membuat pertunjukan serupa, tetapi tidak di tengah jalan. “Saya suka bikin yang nyeleneh-nyeleneh. Sebelum ada Citayam Fashion Week, saya sudah pernah lakukan itu, model saya berjalan keliling,” lanjutnya.

Baca Juga :  Fungsi Ginjal Menurun Bisa Sebabkan Defisit Kalsium

Nah, khusus menyambut HUT Republik Indonesia ke-77, Ajik Lanang Mantra kembali membuat gaun. Kali ini gaun yang dibuatnya bernuansa merah putih sesuai dengan bendera Indonesia dengan berbagan plastik. Nantinya gaun tersebut akan dikenakan oleh rekannya setelah melakukan upacara bendera pada 17 Agustus. “Nanti akan ada fashion show,” terangnya.

Meskipun tergolong tidak terlalu banyak menghabiskan biaya, ia mengaku mendapati beberapa kesulitan dalam pembuatan gaun tersebut. Seperti misalnya pengumpulan bahan yang cukup lama lantaran menghabiskan cukup banyak kresek bekas. 

Saat ini beberapa gaun yang telah dibuatnya tidak dijual. Sementara digunakan untuk mengisi acara dalam kegiatan peduli sampah. Namun ia tidak menampik jika kedepan kemungkinan akan dijual bagi yang berminat. (dir)


KARANGASEM, BALI EXPRESS – Memiliki jiwa seni bukan hal yang mustahil untuk bisa mengubah suatu barang menjadi enak dipandang. Tidak memandang barang tersebut baru ataupun bekas. Terpenting asalkan ada niat, pasti akan terealisasi.

Seperti yang dilakukan I Gusti Lanang Mantra, asal Desa Menanga, Kecamatan Rendang Karangasem. Pria ini sering membuat karya yang terkesan nyeleneh, memanfaatkan barang-barang bekas yang di re-cycle untuk dijadikan karya seni.

Seperti membuat gaun perempuan berbahan dasar plastik, berbahan terpal, dan kain kasa. Tak hanya itu, Lanang juga sering membuat lukisan di atas kertas minyak, kebanyakan berbentuk karikatur.

Ide itu muncul bermula ketika Gusti Lanang Mantra mengikuti berbagai komunitas peduli sampah. Bersama rekan-rekan lainnya, ia memanfaatkan sampah plastik supaya bisa digunakan kembali.

Baca Juga :  Tari Gandrung Sesetan Muncul karena Kematian Warga yang Terus Menerus

Bermodalkan jiwa seni, pria yang akrab disapa Ajik Lanang Mantra ini, setiap melihat sampah pasti akan memunguti untuk dijadikan karya. “Saya tetap, kalau ada sampah plastik saya pungut, meskipun ide itu belum ada. Saya kumpulkan dulu, suatu saat pasti ada ide. Makanya saya bisa dibilang seniman pemulung,” ujarnya, Rabu (10/8).

Tak main-main, karyanya juga sering dipertunjukkan di berbagai event. Seperti yang viral belakangan ini, Citayam Fashion Week.

Pria yang akrab disapa Ajik Lanang Mantra ini sudah lebih dulu membuat pertunjukan serupa, tetapi tidak di tengah jalan. “Saya suka bikin yang nyeleneh-nyeleneh. Sebelum ada Citayam Fashion Week, saya sudah pernah lakukan itu, model saya berjalan keliling,” lanjutnya.

Baca Juga :  Ngaku Ada Urusan, Titipkan PPM kepada Wakilnya

Nah, khusus menyambut HUT Republik Indonesia ke-77, Ajik Lanang Mantra kembali membuat gaun. Kali ini gaun yang dibuatnya bernuansa merah putih sesuai dengan bendera Indonesia dengan berbagan plastik. Nantinya gaun tersebut akan dikenakan oleh rekannya setelah melakukan upacara bendera pada 17 Agustus. “Nanti akan ada fashion show,” terangnya.

Meskipun tergolong tidak terlalu banyak menghabiskan biaya, ia mengaku mendapati beberapa kesulitan dalam pembuatan gaun tersebut. Seperti misalnya pengumpulan bahan yang cukup lama lantaran menghabiskan cukup banyak kresek bekas. 

Saat ini beberapa gaun yang telah dibuatnya tidak dijual. Sementara digunakan untuk mengisi acara dalam kegiatan peduli sampah. Namun ia tidak menampik jika kedepan kemungkinan akan dijual bagi yang berminat. (dir)


Most Read

Artikel Terbaru

/