Rabu, 01 Dec 2021
Bali Express
Home / Features
icon featured
Features

Ini Keistimewaan Bayi Lahir Prematur

18 November 2021, 08: 40: 35 WIB | editor : I Dewa Gede Rastana

Ini Keistimewaan Bayi Lahir Prematur

ilustrasi bayi prematur. (istimewa/net)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS- Setiap tanggal 17 November di seluruh dunia diperingati sebagai Hari Prematuritas Sedunia atau hari untuk bayi prematur. Peringatan ini, menurut Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang Dr dr Ketut Ariawati, Sp.A (K) bertujuan untuk meningkatkan perhatian dan kewaspadaan terhadap bayi yang lahir prematur. Lantas kenapa bayi lahir prematur disebut memiliki keistimewaan?

Terkait kelahiran prematur ini, dr. Ariawati menyebutkan saat ini angka kelahiran prematur di Indonesia masih cukup tinggi. "Sedangkan di Bali tetap ada kasus kelahiran prematur, namun tetap bisa ditangani dengan baik dan si bayi bisa kembali sehat," jelasnya. 

Persalinan prematur terjadi ketika kontraksi teratur menghasilkan pembukaan serviks setelah 20 minggu dan sebelum 37 minggu kehamilan. Artinya posisi janin 7 bulan dalam kandungan sudah harus keluar dari rahim karena beberapa faktor. 

Baca juga: Bagaimana Penanganan Nyeri Pasca Operasi ?

Ketika telah lahir, kebanyakan dari bayi prematur 7 bulan butuh alat bantu untuk bernapas. Selain itu, asupan nutrisi (ASI atau susu formula) untuk bayi prematur 7 bulan harus dilakukan melalui pipa yang dimasukkan melalui hidung atau mulut menuju perut, meski ada juga yang melalui infus.

"Namun, dalam prakteknya, ada beberapa bayi prematur 7 bulan juga sudah bisa menangis, melakukan gerakan meski gerakan seperti tersentak, menggenggam jari, membuka mata, dan mulai terjaga untuk periode yang pendek," lanjutnya.

Keistimewaan bayi lahir prematur dilanjutkan dr. Ariawati adalah bayi prematur bisa tumbuh sempurna meskipun bayi lahir di usia 7 bulan dengan berat badan rendah. Selain itu, bayi lahir prematur justru bisa memiliki kecerdasan lebih jika dibandingkan dengan bayi lahir tepat bulan.

Hal ini menurutnya karena perkembangan otak bayi prematur bisa dimonitor dengan vaik selama proses perawatan dengan asupan nutrisi yang memadai. "Bahkan dari penelitian yang pernah dilakukan, bayi kelahiran prematur memiliki kecerdasan 2,8 persen lebih cerdas dibandingkan dengn bayi yang lahir cukup bulan," urainya. 

Meski memiliki keistimewaan, namun sebaiknya kondisi ini tidak terjadi, karena jika tidak ditangani dengan baik, terutama bagi ibu yang melahirkan di kawasan yang masih jauh dengan fasilitas kesehatan yang memadai, resiko bayi mengalami gangguan kesehatan atau meninggal dunia sangatlah besar. 

Untuk mencegah bayi lahir prematur, calon ibu, harus bisa mempertahankan berat badan yang cukup selama kehamilan dengan car mengkonsumsi makanan yang bergizi, mengatasi stress dan istirahat yang cukup serta rutin melakukan pemeriksaan kandungan. 

(bx/gek/ras/JPR)


Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia