alexametrics
26.5 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Bantu Sesama, Vira Bagikan Ayam Geprek Gratis di Denpasar

DENPASAR, BALI EXPRESS – “Alhamdullilah, ada sedikit rejeki dan kami bagikan kepada orang-orang. Tidak mewah-mewah amat, yang penting niatnya berbagi dengan sesama,” ucap Vira, 35 tahun, salah seorang wanita yang ditemui di Jalan Mahendradatta, Denpasar, saat membagikan makanan berupa ayam geprek gratis kepada pengguna jalan pada Minggu (18/4).

Kegiatan ini rutin dilakukan oleh Vira setiap sebulan sekali. Apa yang ia lakukan ini murni atas nama pribadi, bukan atas nama kelompok atau komunitas. “Ya kami tahu semua orang saat ini sulit mendapatkan pekerjaan yang tentu berpengaruh dengan kebutuhan sehari-harinya. Setidaknya apa yang kami lakukan ini bisa bermanfaat. Kami tidak memandang siapapun yang saya berikan, mau dia punya atau tidak, yang penting niatnya berbagi,” tutur Vira.

Baca Juga :  Tol Bali Mandara, Karya Anak Bangsa, Gengsi di Mata Internasional

Untuk pembagian ayam geprek gratis itu, Vira dibantu empat orang rekannya. Apa yang dilakukan Vira dan rekannya ini sudah rutin dilakukan, bahkan semenjak pandemi merebak di Kota Denpasar. Khusus pada Minggu (18/4), Vira bersama rekannya membagikan 200 porsi ayam geprek.

“Biasanya setiap kali bagi-bagi makanan gratis ini 500 porsi. Biasanya saya fokuskan di satu tempat seperti panti asuhan atau tempat lainnya. Sekarang, saya bagi, 200 disini, dan 300 lainnya di salah satu kampung muslim di Denpasar,” bebernya, sembari mengatakan, kegiatan serupa akan kembali di lakukan di salah satu kampung muslim di luar Kota Denpasar.

Dipilihnya Jalan Mahendrata, kata Vira, karena lalu lintas kendaraan yang ramai. Pembagian makanan gratis yang ia lakukan dipusatkan di lampu merah atau traffict light, bukan di pinggir jalan sambil menyetop pengendara yang lewat, karena bisa membahayakan. “Awalnya rencana saya di Jalan Dewi Sri di Kuta dan juga di Ubung. Tapi saya rasa disana sepi, kalau disini (Jalan Mahendradata) masih ramai. Jadi saya putuskan disini saja,” terangnya.

Baca Juga :  Ini Caranya Agar Hidup Merasa Berharga dan Tak Kecewa¬†

Lantas, darimana sumber pendapatan Vira, sehingga ia berani melakukan hal ini? “Saya masih kerja di pariwisata, namun bisa dibilang tidak terkena dampaknya dan kerjaan tetap jalan. Ya paling tidak ada rejeki dan saya sisihkan untuk bisa berbagi, meskipun tidak seberapa,” tandasnya.


DENPASAR, BALI EXPRESS – “Alhamdullilah, ada sedikit rejeki dan kami bagikan kepada orang-orang. Tidak mewah-mewah amat, yang penting niatnya berbagi dengan sesama,” ucap Vira, 35 tahun, salah seorang wanita yang ditemui di Jalan Mahendradatta, Denpasar, saat membagikan makanan berupa ayam geprek gratis kepada pengguna jalan pada Minggu (18/4).

Kegiatan ini rutin dilakukan oleh Vira setiap sebulan sekali. Apa yang ia lakukan ini murni atas nama pribadi, bukan atas nama kelompok atau komunitas. “Ya kami tahu semua orang saat ini sulit mendapatkan pekerjaan yang tentu berpengaruh dengan kebutuhan sehari-harinya. Setidaknya apa yang kami lakukan ini bisa bermanfaat. Kami tidak memandang siapapun yang saya berikan, mau dia punya atau tidak, yang penting niatnya berbagi,” tutur Vira.

Baca Juga :  Satu Orang Tua Positif Covid-19, PTM DI SMPN 2 Kuta Dihentikan Sementara

Untuk pembagian ayam geprek gratis itu, Vira dibantu empat orang rekannya. Apa yang dilakukan Vira dan rekannya ini sudah rutin dilakukan, bahkan semenjak pandemi merebak di Kota Denpasar. Khusus pada Minggu (18/4), Vira bersama rekannya membagikan 200 porsi ayam geprek.

“Biasanya setiap kali bagi-bagi makanan gratis ini 500 porsi. Biasanya saya fokuskan di satu tempat seperti panti asuhan atau tempat lainnya. Sekarang, saya bagi, 200 disini, dan 300 lainnya di salah satu kampung muslim di Denpasar,” bebernya, sembari mengatakan, kegiatan serupa akan kembali di lakukan di salah satu kampung muslim di luar Kota Denpasar.

Dipilihnya Jalan Mahendrata, kata Vira, karena lalu lintas kendaraan yang ramai. Pembagian makanan gratis yang ia lakukan dipusatkan di lampu merah atau traffict light, bukan di pinggir jalan sambil menyetop pengendara yang lewat, karena bisa membahayakan. “Awalnya rencana saya di Jalan Dewi Sri di Kuta dan juga di Ubung. Tapi saya rasa disana sepi, kalau disini (Jalan Mahendradata) masih ramai. Jadi saya putuskan disini saja,” terangnya.

Baca Juga :  Gubernur Koster Umumkan Penerapan Denda Pelanggar Prokes

Lantas, darimana sumber pendapatan Vira, sehingga ia berani melakukan hal ini? “Saya masih kerja di pariwisata, namun bisa dibilang tidak terkena dampaknya dan kerjaan tetap jalan. Ya paling tidak ada rejeki dan saya sisihkan untuk bisa berbagi, meskipun tidak seberapa,” tandasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/