27.6 C
Denpasar
Thursday, September 29, 2022

Usai Jadi Tersangka, Rumah Pribadi Istri Ferdy Sambo Sepi

JAKARTA, BALI EXPRESS – Setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir Joshua, rumah pribadi istri mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo, Putri Candrawathi tampak sepi. Rumah itu sendiri berada di Jalan Saguling III, Kompleks Pertambangan, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan.

Seperti diketahui, Putri Candrawathi ditetapkan menjadi tersangka pembunuhan Jumat (19/8). Sama dengan suaminya, dia juga juga dijerat dengan Pasal 340 KUHP subsidir Pasal 338 juncto Pasal 55 juncto Pasal 56 KUHP. Ancamannya hukuman mati

Suasana rumah yang dipantau sejak pukul 14.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB, tampak tidak biasa. Sebab, tidak ada keluar masuk mobil petugas kepolisian atau lainnya. Kondisi pintu gerbang juga selalu tertutup.

Yang hanya, tampak di depan pagar ada petugas duduk sambil mengamati wartawan berbagai media yang jaraknya sekitar 50 meter dari sebelah kiri rumah itu.

Baca Juga :  Dugaan Kekerasan Seksual Disebut Tak Ganggu Kasus Brigadir Joshua

Dua petugas itu, sesekali bolak balik masuk ke dalam pagar rumah.

Sebelumnya, sejak 14.30 WIB terlihat dua petugas keamanan dengan siaga memantau awak media agar menjaga jarak sekitar 50 meter dari rumah pribadi itu.

“Agak sana aja, agak sana,” kata salah satu petugas keamanan yang berjaga saat melihat salah satu awak media mencoba mendekati rumah pribadi untuk mengambil foto.

Namun sekitar pukul 16.00 WIB awak media perlahan memangkas jarak sekitar 20 meter dari rumah pribadi untuk membuat siaran langsung (live) usai Putri Candrawathi ditetapkan tersangka.

Tim Khusus Polri menetapkan Putri Candrawathi sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, disangka dengan Pasal 340 KUHP subsidir Pasal 338 juncto Pasal 55 juncto Pasal 56 KUHP, ancaman hukuman mati.

Baca Juga :  Ini Akhir Kasus Pembunuhan Sehila Von Weise yang Dimasukkan ke Koper

Pemeriksaan terhadap Putri Candrawathi sudah dilakukan sebanyak tiga kali. Kemudian, Kamis (18/8), dijadwalkan pemeriksaan, tetapi Putri tidak hadir dan melayangkan surat keterangan sakit dari dokter, serta meminta untuk istirahat selama tujuh hari.

Kemudian, tanpa kehadiran Putri Candrawathi penyidik melakukan gelar perkara untuk menetapkan sebagai tersangka.

Dalam perkara ini, maka total ada lima tersangka yakni mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bharada Richard Eliezer (Bharada E), Bripka Ricky Rizal (Bripka RR) dan Kuat Ma’aruf. (antara)


JAKARTA, BALI EXPRESS – Setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir Joshua, rumah pribadi istri mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo, Putri Candrawathi tampak sepi. Rumah itu sendiri berada di Jalan Saguling III, Kompleks Pertambangan, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan.

Seperti diketahui, Putri Candrawathi ditetapkan menjadi tersangka pembunuhan Jumat (19/8). Sama dengan suaminya, dia juga juga dijerat dengan Pasal 340 KUHP subsidir Pasal 338 juncto Pasal 55 juncto Pasal 56 KUHP. Ancamannya hukuman mati

Suasana rumah yang dipantau sejak pukul 14.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB, tampak tidak biasa. Sebab, tidak ada keluar masuk mobil petugas kepolisian atau lainnya. Kondisi pintu gerbang juga selalu tertutup.

Yang hanya, tampak di depan pagar ada petugas duduk sambil mengamati wartawan berbagai media yang jaraknya sekitar 50 meter dari sebelah kiri rumah itu.

Baca Juga :  Ini Peran Vital Putri Candrawathi Dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J

Dua petugas itu, sesekali bolak balik masuk ke dalam pagar rumah.

Sebelumnya, sejak 14.30 WIB terlihat dua petugas keamanan dengan siaga memantau awak media agar menjaga jarak sekitar 50 meter dari rumah pribadi itu.

“Agak sana aja, agak sana,” kata salah satu petugas keamanan yang berjaga saat melihat salah satu awak media mencoba mendekati rumah pribadi untuk mengambil foto.

Namun sekitar pukul 16.00 WIB awak media perlahan memangkas jarak sekitar 20 meter dari rumah pribadi untuk membuat siaran langsung (live) usai Putri Candrawathi ditetapkan tersangka.

Tim Khusus Polri menetapkan Putri Candrawathi sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, disangka dengan Pasal 340 KUHP subsidir Pasal 338 juncto Pasal 55 juncto Pasal 56 KUHP, ancaman hukuman mati.

Baca Juga :  Siswa Cemberut Saat Belajar Matematika, Guru di Singapadu Ubah Gaya

Pemeriksaan terhadap Putri Candrawathi sudah dilakukan sebanyak tiga kali. Kemudian, Kamis (18/8), dijadwalkan pemeriksaan, tetapi Putri tidak hadir dan melayangkan surat keterangan sakit dari dokter, serta meminta untuk istirahat selama tujuh hari.

Kemudian, tanpa kehadiran Putri Candrawathi penyidik melakukan gelar perkara untuk menetapkan sebagai tersangka.

Dalam perkara ini, maka total ada lima tersangka yakni mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bharada Richard Eliezer (Bharada E), Bripka Ricky Rizal (Bripka RR) dan Kuat Ma’aruf. (antara)


Most Read

Artikel Terbaru

/