Selasa, 26 Oct 2021
Bali Express
Home / Features
icon featured
Features

Mengenal Rontgen Panoramic untuk Mengetahui Adanya Tumor Rahang

21 September 2021, 19: 06: 16 WIB | editor : Nyoman Suarna

Mengenal Rontgen Panoramic untuk Mengetahui Adanya Tumor Rahang

RONTGEN : Alat rontgen Panoramic. (istimewa)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS- Meskipun tumor Rahang atau kista mulut dan penyakit periodontal lainnya kasusnya jarang terjadi, namun kasus kerusakan saraf mulut atau infeksi gusi akibat penggunaan kawat gigi cukup sering terjadi. 

Dokter Spesialis Gigi dan Kesehatan Mulut, RSUP Sanglah, dr. Media Sukmalia Adibah, Sp. Perio mengakui kasus periodontal di Bali memang cukup banyak, khususnya untuk jenis kasus yang rumit. "Sering kali kasus rumit ini tidak bisa ditangani dengan benar, sehingga diperlukan alat/prosedur khusus sehingga bisa menerapkan terapi yang benar," jelasnya.

Salah satunya adalah, pemeriksaan panoramic, yakni pemeriksaan penunjang yang digunakan dalam kedokteran gigi berupa bentuk foto Rotgen. Pemeriksaan gigi ini bertujuan untuk melihat lebih jauh dan jelas gambaran gigi dan jaringan lunak yang ada di sekitarnya.

Baca juga: Jangan Sering Biarkan Tangki Mobil Hampir Kosong

Pemeriksaan panoramic merupakan pemeriksaan noninvasif, dimana panoramic merupakan prosedur ekstraoral sederhana yang menggambarkan daerah rahang atas dan rahang bawah dalam satu film.

Rontgen atau pemeriksaan panoramic yang membantu dokter untuk mendiagnosis penyakit ini, dilakukan oleh dokter gigi atau spesialis bedah. "Pemeriksaan ini nantinya akan memberikan informasi mengenai sinus maxillary, posisi gigi, dan kelainan tulang di daerah mulut," paparnya.

Selain itu, melalui rontgen panoramic, dokter juga bisa mengetahui kelainan di periodontal, tumor rahang atau kanker mulut, kista pada tulang rahang, kelainan rahang, gigi yang terganggu akibat gigi geraham belakang yang baru tumbuh, hingga kelainan terkait daerah mulut lainnya.

Pemeriksaan ini dilanjutkan dr. Media juga bisa menjadi salah satu upaya untik terapi peebaikan gigi susu pada anak-anak. "Sehingga ketika susunan gigi tumbuh tidk rapi, maka susunan gigi ini bisa diperbaiki setelah melakukan pemeriksaan panoramic terlebih dahulu," tambahnya.

(bx/gek/man/JPR)

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia