Minggu, 24 Oct 2021
Bali Express
Home / Features
icon featured
Features

Di Warung Nyang-Nyang, Makan Sepuasnya Bayar Seikhlasnya

26 September 2021, 19: 40: 29 WIB | editor : I Putu Suyatra

Di Warung Nyang-Nyang, Makan Sepuasnya Bayar Seikhlasnya

DINIKMATI: Pengunjung Sacredatos Warung Nyang-Nyang saat menikmati santap siang, Sabtu (25/9). (PUTU RESA KERTAWEDANGGA/BALI EXPRESS)

Share this      

KUTA SELATAN, BALI EXPRESS - Setiap usaha pastinya akan berfokus untuk mencari keuntungan. Namun berbeda dengan Sacredatos Warung Nyang-Nyang. Warung makan yang terletak di atas tebing dekat dengan pantai Nyang-nyang, ini memilih untuk memberikan penentuan harga kepada konsumennya. Atau dapat dikatakan konsumen dapat makan sepuasnya dengan membayar seikhlasnya. 

Komisaris Sacredatos PT. Winaya As Bali Anwar Salahudin menggatakan, konsep Sacredatos pada dasarnya adalah meniadakan penetapan harga atas seluruh produk non kemasan dan tidak mengambil keuntungan dari penjualan setiap produk kemasan. Setiap konsumen dipersilahkan untuk menentukan sendiri berapa harga dari produk yang diterimanya dan berapa kontribusi yang ingin diberikan untuk mendukung operasional atas kegiatan usaha yang dinikmatinya. 

“Melalui penerapan konsep ini setiap konsumen berkesempatan untuk berpartisipasi dalam mendukung keberlangsungan usaha ini sesuai dengan kesadaran diri dan kerelaan (keikhlasan) masing-masing,” ujar Salahudin, saat ditemui Sabtu (25/9).

Baca juga: Mengenal Bell's Palsy, Penyebab Muka Miring Sebelah

Menurutnya, dengan berdirinya warung makan yang berkonsep layaknya restoran ini, pihaknya ingin membantu masyarakat dalam pandemi Covid-19. Salahudin pun tidak takut untuk rugi. “Dalam usaha itu sebetulnya kita harus rugi dulu, yang penting para konsumen datang ke tempat dan mengetahui Warung Nyang-Nyang ini,” ungkapnya. 

Ia juga membantah bahwa konsep makan sepuasnya dan bayar seikhlasnya ini adalah ajang untuk promosi semata. “Ini (bayar seikhlasnya) akan terus berlanjut, ini adalah model bisnis yang kami putuskan dan kami jalani,” jelasnya. 

Salahudin juga membeberkan, dengan mengembangkan usaha tersebut, pihaknya juga ingin meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pantai Nyang-Nyang. Untuk itu pihaknya juga telah bekerjasama dengan salah satu investor menghadirkan sebuah ikon baru pariwisata berupa badan pesawat di atas tebing pantai Nyang-Nyang. “Sejak dua minggu berjalan, retribusi akses masuk ke Pantai Nyang-Nyang yang dibayar sukarela meningkat, selain itu pedapatan pedagang disekitarnya juga meningkat,” bebernya. 

Lebih lanjut Salahudin menambahkan, dalam waktu dekat akan dibuka beragam konsep Sacredatos lain. Seperti halnya Hotel berbintang lima dengan konsep bayar sesukanya. “Kami didukung oleh Kontributor tetap yang tidak mempromosikan produknya dan hanya berdonasi untuk mendukung keberlangsungan operasional. Seperti contohnya air minum dalam kemasan yang kami jual di Warung Nyang-Nyang seharga Rp 1.500 (hanya harga pokonya saja),” imbuhnya. (esa)

(bx/wid/yes/JPR)

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia