alexametrics
30.8 C
Denpasar
Saturday, January 29, 2022

Belajar dari PSK, Psikolog Sarankan Istri Jadi “Pelacur” Bagi Suami

JAKARTA, BALI EXPRESS – Untuk menjaga ketahanan rumah tangga, Psikolog Ima Sri Rahmani menyarankan para istri jadi “pelacur” bagi suaminya masing-masing. Saran itu dia dapatkan setelah melakukan risen dan praktik kerja S2 UGM di lokasi prostitusi.

Menurut Ima Sri Rahmani, hubungan harmonis pasangan suami istri merupakan kunci ketahanan rumah tangga. Nah, salah cara menjaga dan memelihara keharmonisan yakni memenuhi keinginan suami di atas ranjang agar tidak ‘jajan’ di luar rumah.

Dikutip dari pojoksatu.id, Ima kemudian menceritakan pengalamannya melakukan riset dan praktik kerja S2 UGM di lokasi prostitusi. Saat itu, di mengaku mendapatkan banyak pelajaran dan pengalaman dari para mantan PSK.

“Saya belajar banyak dari mereka (mantan PSK) bagaimana menjadi istri yang baik. Mohon maaf, mungkin saya menyarankan pada para istri, “Jadilah seperti ‘pelacur’ bagi suami anda,” kata Ima dikutip dari akun Twitternya, @rahmani_ima, seperti dilansir Sewaktu.com, Senin (15/11).

Untuk itu, Ima menyarankan para istri meniru cara pelacur yang centil, penyabar, penyayang, dan mengikuti keinginan seksual pria.

Menurut Ima, para pelacur memperlakukan pelanggannya dengan baik karena mereka juga berharap mendapatkan suami dan berkeluarga. “Jadi jagalah suami anda sebaik baiknya. Rawat tubuh anda. Minimal, anda adalah tempat terbaik untuk curhat dan bekeluh kesah,” kata Ima.

Baca Juga :  Panen Raya yang Tak Bikin Kaya, Petani Manggis Menangis

Lulusan S2 UGM ini juga mengatakan bahwa laki-laki itu makhluk Allah yang sangat lemah. “Jadi kita para istri harus membantu mereka supaya kuat,” jelas dosen psikolog UIN Jakarta ini.

Kandidat doktor institute RSCS (Religion, Spiritual, Community and Society) di Fakultas Theology, Université Catholique de Louvain, Belgia ini kemudian membeberkan manfaat istri menjadi ‘pelacur’ bagi suami.

“Dengan layanan prima di atas ranjang, kita para istri telah berjuang dan berjihad membawa bahtera keluarga ke arah yang lebih ‘lurus’. Demi anak anak kita. Demi masa depan mereka,” jelasnya.

Ima lantas menyinggung soal prostitusi dan lokalisasi yang sering menjadi perdebatan publik. Menurutnya, persoalan pelacuran tidak hanya tentang penutupan atau lokalisasi saja.

Ima berharap para PSK diberikan kesadaran secepatnya agar kembali ke jalan yang benar.

Dosen di Fakultas Psikologi UIN Jakarta ini juga berharap agar para pasangan suami istri dijauhkan dari cobaan sulit, seperti yang dialami para PSK.

“Siapa pun kita, semoga Allah berikan kehidupan bahagia. Diberikan ujian yang tidak sesulit mereka (PSK). Dań terus doakan mereka mudah-mudahan Allah berikan kesadaran selekas lekasnya. Aamiin,” tandas Ima. (sewaktu.com)

JAKARTA, BALI EXPRESS – Untuk menjaga ketahanan rumah tangga, Psikolog Ima Sri Rahmani menyarankan para istri jadi “pelacur” bagi suaminya masing-masing. Saran itu dia dapatkan setelah melakukan risen dan praktik kerja S2 UGM di lokasi prostitusi.

Menurut Ima Sri Rahmani, hubungan harmonis pasangan suami istri merupakan kunci ketahanan rumah tangga. Nah, salah cara menjaga dan memelihara keharmonisan yakni memenuhi keinginan suami di atas ranjang agar tidak ‘jajan’ di luar rumah.

Dikutip dari pojoksatu.id, Ima kemudian menceritakan pengalamannya melakukan riset dan praktik kerja S2 UGM di lokasi prostitusi. Saat itu, di mengaku mendapatkan banyak pelajaran dan pengalaman dari para mantan PSK.

“Saya belajar banyak dari mereka (mantan PSK) bagaimana menjadi istri yang baik. Mohon maaf, mungkin saya menyarankan pada para istri, “Jadilah seperti ‘pelacur’ bagi suami anda,” kata Ima dikutip dari akun Twitternya, @rahmani_ima, seperti dilansir Sewaktu.com, Senin (15/11).

Untuk itu, Ima menyarankan para istri meniru cara pelacur yang centil, penyabar, penyayang, dan mengikuti keinginan seksual pria.

Menurut Ima, para pelacur memperlakukan pelanggannya dengan baik karena mereka juga berharap mendapatkan suami dan berkeluarga. “Jadi jagalah suami anda sebaik baiknya. Rawat tubuh anda. Minimal, anda adalah tempat terbaik untuk curhat dan bekeluh kesah,” kata Ima.

Baca Juga :  Besse, Kerangka Manusia Purba Modern Berusia 7.200 Tahun Diteliti

Lulusan S2 UGM ini juga mengatakan bahwa laki-laki itu makhluk Allah yang sangat lemah. “Jadi kita para istri harus membantu mereka supaya kuat,” jelas dosen psikolog UIN Jakarta ini.

Kandidat doktor institute RSCS (Religion, Spiritual, Community and Society) di Fakultas Theology, Université Catholique de Louvain, Belgia ini kemudian membeberkan manfaat istri menjadi ‘pelacur’ bagi suami.

“Dengan layanan prima di atas ranjang, kita para istri telah berjuang dan berjihad membawa bahtera keluarga ke arah yang lebih ‘lurus’. Demi anak anak kita. Demi masa depan mereka,” jelasnya.

Ima lantas menyinggung soal prostitusi dan lokalisasi yang sering menjadi perdebatan publik. Menurutnya, persoalan pelacuran tidak hanya tentang penutupan atau lokalisasi saja.

Ima berharap para PSK diberikan kesadaran secepatnya agar kembali ke jalan yang benar.

Dosen di Fakultas Psikologi UIN Jakarta ini juga berharap agar para pasangan suami istri dijauhkan dari cobaan sulit, seperti yang dialami para PSK.

“Siapa pun kita, semoga Allah berikan kehidupan bahagia. Diberikan ujian yang tidak sesulit mereka (PSK). Dań terus doakan mereka mudah-mudahan Allah berikan kesadaran selekas lekasnya. Aamiin,” tandas Ima. (sewaktu.com)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru