
BALIEXPRESS.ID- Bagi Gede Angga Prasaja, musik bukan sekadar rangkaian nada dan lirik.
Musik menjadi ruang untuk merekam perjalanan, perubahan perasaan, sekaligus cara berdamai dengan berbagai dinamika kehidupan.
Setelah sebelumnya dikenal lewat lagu “Singaraja Kota Kita” dan “Senja di Singaraja”, musisi asal Bali itu kini membuka lembaran baru dalam perjalanan kreatifnya melalui album bertajuk “FASE BARU”.
Baca Juga: Dua Trofi Liga 1 Jadi Motivasi Marko Dugandzic Merapat ke Bali United
Album tersebut menjadi penanda perubahan arah artistik Gede Angga Prasaja. Jika karya-karya sebelumnya banyak membawa identitas dan romantisme Singaraja, melalui “FASE BARU” ia bergerak ke wilayah yang lebih personal.
Pengalaman hidup, kerinduan, perpisahan, penerimaan, hingga keberanian untuk kembali melangkah menjadi warna yang coba dirangkai dalam album tersebut.
“FASE BARU” memuat 10 karya musik yang dirancang tidak dirilis sekaligus. Gede Angga memilih strategi rilisan bertahap dalam tiga volume.
Konsep itu sekaligus menjadi cara baginya memberi ruang kepada setiap lagu untuk dinikmati dan dipahami pendengar.
Volume pertama, “Fase Baru Vol. 1”, dijadwalkan dirilis pada 30 September 2026. Tiga lagu menjadi pembuka perjalanan album tersebut, yakni “Siapkan Hati”, “Menahan Bayangmu”, dan “Terlalu Sulit”.
Dari ketiganya, “Siapkan Hati” ditempatkan sebagai focus track sekaligus single utama.
Lagu ini berbicara tentang kesiapan seseorang menghadapi perubahan rasa dan ketidakpastian dalam kehidupan.



