alexametrics
29.8 C
Denpasar
Wednesday, May 25, 2022

Prof. Mahardika Sebut Virus Omicron Berbeda Dengan Virus Covid-19

DENPASAR, BALI EXPRESS- Terkait virus varian Omicron yang ditemukan di Afrika Selatan tanggal 9 November lalu, Ahli Virologi FKH Universitas Udayana, Prof. Dr. drh. I Gusti Ngurah Kade Mahardika, menyatakan jika virus varian Omicron bukanlah turunan dari virus covid-19 varian Delta. 

“Ini virus aneh, tidak mirip dengan varian lain, meskipun banyak peneliti mengatakan ini merupakan turunan dari varian delta. Namun menurut kami, ini merupakan virus lain,” jelasnya melalui saluran teleponnya Minggu (28/11).

Selain itu, Prof. Mahardika menyebutkan pihaknya belum bisa memastikan mengenai apakah virus ini berevolusi di Afrika dan berpisah dengan virus yang lainnya, ataukah virus ini adalah jenis virus baru yang terbentuk dari materi yang berbeda. Dari informasi yang diberikannya, Prof. Mahardika mengakui para ahli belum mengindikasikan jika virus ini lebih mudah menular atau menyebabkan penyakit yang lebih ganas.

Hal ini dikatakannya karena karakteristik virus ini, sedikit berbeda dari virus covid-19 yang sudah ada. “Kami belum bisa menyimpulkan apakah jenis virus ini lebih mudah menular atau angka fatalitina lebih tinggi dengan virus yabg sudah ada. Termasuk juga efektifitas vaksin terhadap virus ini belum bisa dipastikan, karena masih harus diteliti lebih lanjut,” terangnya.

Namun demikian, untuk mengantisipasi adanya lonjakan kasus di akhir tahun 2021 sampai dengan Februari 2022, Prof. Mahardika tetap berharap masyarakat lebih waspada dan tidak menciptakan kerumunan. Terkait kesiapan RS dalam menghadapi gempuran varian baru, Prof. Mahardika mengatakan, tanpa ada atau adanya varian baru pun, RS harus tetap siaga. 

Salah satunya adalah dengan menyiagakan kapasitas bed dan fasilitas penunjang lainnya termasuk oksigen dan obat-obatan lainnya. “Hal ini perlu disiapkan karena menurut pengalaman sebelumnya, sejumlah  RS kewalahan menngani pasien karena jumlah orng yang sakit membludak dan kekurangan Oksigen. Jadi pihak rumah sakit harus betul-betul bersiap,” tambahnya.


DENPASAR, BALI EXPRESS- Terkait virus varian Omicron yang ditemukan di Afrika Selatan tanggal 9 November lalu, Ahli Virologi FKH Universitas Udayana, Prof. Dr. drh. I Gusti Ngurah Kade Mahardika, menyatakan jika virus varian Omicron bukanlah turunan dari virus covid-19 varian Delta. 

“Ini virus aneh, tidak mirip dengan varian lain, meskipun banyak peneliti mengatakan ini merupakan turunan dari varian delta. Namun menurut kami, ini merupakan virus lain,” jelasnya melalui saluran teleponnya Minggu (28/11).

Selain itu, Prof. Mahardika menyebutkan pihaknya belum bisa memastikan mengenai apakah virus ini berevolusi di Afrika dan berpisah dengan virus yang lainnya, ataukah virus ini adalah jenis virus baru yang terbentuk dari materi yang berbeda. Dari informasi yang diberikannya, Prof. Mahardika mengakui para ahli belum mengindikasikan jika virus ini lebih mudah menular atau menyebabkan penyakit yang lebih ganas.

Hal ini dikatakannya karena karakteristik virus ini, sedikit berbeda dari virus covid-19 yang sudah ada. “Kami belum bisa menyimpulkan apakah jenis virus ini lebih mudah menular atau angka fatalitina lebih tinggi dengan virus yabg sudah ada. Termasuk juga efektifitas vaksin terhadap virus ini belum bisa dipastikan, karena masih harus diteliti lebih lanjut,” terangnya.

Namun demikian, untuk mengantisipasi adanya lonjakan kasus di akhir tahun 2021 sampai dengan Februari 2022, Prof. Mahardika tetap berharap masyarakat lebih waspada dan tidak menciptakan kerumunan. Terkait kesiapan RS dalam menghadapi gempuran varian baru, Prof. Mahardika mengatakan, tanpa ada atau adanya varian baru pun, RS harus tetap siaga. 

Salah satunya adalah dengan menyiagakan kapasitas bed dan fasilitas penunjang lainnya termasuk oksigen dan obat-obatan lainnya. “Hal ini perlu disiapkan karena menurut pengalaman sebelumnya, sejumlah  RS kewalahan menngani pasien karena jumlah orng yang sakit membludak dan kekurangan Oksigen. Jadi pihak rumah sakit harus betul-betul bersiap,” tambahnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/