28.7 C
Denpasar
Tuesday, February 7, 2023

Tinggal di Pusat Kota, Rumah I Wayan Mudalara Tak Layak Huni

KLUNGKUNG, BALI EXPRESS – Hunian yang layak menjadi kebutuhan utama setiap keluarga. Namun, tidak semua orang mampu memenuhi kebutuhan itu. Ternyata rumah tak layak huni tidak hanya terdapat di pedesaan saja. Itu juga terjadi di wilayah perkotaan. Bahkan lokasi rumahnya tidak jauh dari pusat kota.

 

Adalah keluarga I Wayan Mudalara, yang beralamat di Lingkungan Bendul, Kelurahan Semarapura Tengah, Klungkung. Di bangunan yang sederhana dengan dua kamar tidur itu ditempati oleh empat orang jiwa didalamnya.

 

Kondisi rumahnya pun cukup memprihatinkan. Bangunan itu tidak beralaskan keramik. Temboknya pun hanya dibaluti plesteran. Bahkan ketika turun hujan, rumah tersebut bocor.

 

Wayan Mudalara yang diampingi istrinya, Ni Wayan Nita menuturkan, saat hujan turun, ember selalu siaga untuk menampung rintikan air yang jatuh ke dalam rumahnya tersebut. “Kalau hujan bocor disini,” ujarnya sembari menunjuk tempat yang bocor.

 

Ternyata rumah yang ia tempati tersebut merupakan bantuan bedah rumah. Hanya saja, itu keluarganya terima sekitar 13 tahun silam. “Mendapat bedah rumah sekitar tahun 2009,” jelasnya saat ditemui Senin (28/11).

 

Pihaknya tidak bisa melakukan renovasi bangunan tersebut. Pasalnya, dana yang digunakan untuk itu tidak ada. Kesehariannya bersama istirnya hanya pembuat cemper, yang dijual kepada langgananya. “Dapat jualan sekitar Rp 30 ribu per hari. Untungnya paling Rp 10 ribu sampai Rp 15 ribu. Itu cukup untuk makan sehari-hari,” bebernya.

 

Sementara itu, Lurah Semarapura Tengah I Wayan Iwan Indrawan menyebut, keluarga yang bersangkutan masuk kedalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Sebelumnya pihaknya mengaku sudah pernah mengusulkan keluarga tersebut untuk mendapat bantuan bedah rumah. Hanya saja belum bisa terealisasi sampai tahun ini.

 

Namun, Iwan menjelaskan, nama keluarga tersebut sudah masuk daftar sebagai calon penerima bantuan bedah rumah pada tahun 2023 mendatang. “Sudah masuk namanya untuk bedah rumah sebagai calon penerima bantuan bedah rumah tahun 2023,” imbuhnya. (dir)


KLUNGKUNG, BALI EXPRESS – Hunian yang layak menjadi kebutuhan utama setiap keluarga. Namun, tidak semua orang mampu memenuhi kebutuhan itu. Ternyata rumah tak layak huni tidak hanya terdapat di pedesaan saja. Itu juga terjadi di wilayah perkotaan. Bahkan lokasi rumahnya tidak jauh dari pusat kota.

 

Adalah keluarga I Wayan Mudalara, yang beralamat di Lingkungan Bendul, Kelurahan Semarapura Tengah, Klungkung. Di bangunan yang sederhana dengan dua kamar tidur itu ditempati oleh empat orang jiwa didalamnya.

 

Kondisi rumahnya pun cukup memprihatinkan. Bangunan itu tidak beralaskan keramik. Temboknya pun hanya dibaluti plesteran. Bahkan ketika turun hujan, rumah tersebut bocor.

 

Wayan Mudalara yang diampingi istrinya, Ni Wayan Nita menuturkan, saat hujan turun, ember selalu siaga untuk menampung rintikan air yang jatuh ke dalam rumahnya tersebut. “Kalau hujan bocor disini,” ujarnya sembari menunjuk tempat yang bocor.

 

Ternyata rumah yang ia tempati tersebut merupakan bantuan bedah rumah. Hanya saja, itu keluarganya terima sekitar 13 tahun silam. “Mendapat bedah rumah sekitar tahun 2009,” jelasnya saat ditemui Senin (28/11).

 

Pihaknya tidak bisa melakukan renovasi bangunan tersebut. Pasalnya, dana yang digunakan untuk itu tidak ada. Kesehariannya bersama istirnya hanya pembuat cemper, yang dijual kepada langgananya. “Dapat jualan sekitar Rp 30 ribu per hari. Untungnya paling Rp 10 ribu sampai Rp 15 ribu. Itu cukup untuk makan sehari-hari,” bebernya.

 

Sementara itu, Lurah Semarapura Tengah I Wayan Iwan Indrawan menyebut, keluarga yang bersangkutan masuk kedalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Sebelumnya pihaknya mengaku sudah pernah mengusulkan keluarga tersebut untuk mendapat bantuan bedah rumah. Hanya saja belum bisa terealisasi sampai tahun ini.

 

Namun, Iwan menjelaskan, nama keluarga tersebut sudah masuk daftar sebagai calon penerima bantuan bedah rumah pada tahun 2023 mendatang. “Sudah masuk namanya untuk bedah rumah sebagai calon penerima bantuan bedah rumah tahun 2023,” imbuhnya. (dir)


Most Read

Artikel Terbaru