alexametrics
28.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Mengenal Batu Empedu Dialami Maia Estianty

DENPASAR, BALI EXPRESS – Beberapa waktu lalu pemeberitaan dunia selebriti tanah air diramaikan dengan berita Musisi Senior Maia Estianty baru selesai menjalani prosedur pengangkatan kantung empedu, karena di dalam kantung empedunya ditemukan lima butir batu sebesar kelereng. Apa sebenarnya batu empedu itu?

Dokter Spesialis Bedah RSUD Wangaya, dr. Ida Ayu Putranti Darma Restiti, M. Biomed. Sp.B menyebutkan, batu empedu adalah suatu kondisi ketika terbentuknya batu pada kantung empedu dengan gejala berupa nyeri perut mendadak. “Kondisi ini sering kali mirip dengan gejala maag, sehingga penderitanya sering abai dan mengobatinya layaknya sakit maag,” jelasnya.

Gejala yang ditimbulkan oleh penyakit ini bisa mirip dengan gejala maag, karena organ empeduĀ  terletak di sisi kanan perut, tepat berada di bawah hati, tepatnya berdekatan dengan organ lambung. Sehingga jika kantong empedu mengalami gangguan, maka menimbulkan ras amual seperti sensasi asam lambung.

Fungsi utama kantong ini yaitu untuk menyimpan cairan empedu yang akan dilepas ke usus kecil sehingga dapat membantu proses pencernaan. Ukuran batu empedu berkisar dari sekecil satu butir pasir sampai sebesar bola golf. Semakin besar, tentu akan semakin berbahaya.

Menurut dr. Restiti, batu empedu bisa terbentuk karena beberapa kondisi. Mulai dari tingginya kadar kolesterol di dalam kantong empedu. “Jika kadar kolesterol diatas 70 persen, maka partikel kolesterol ini saling menempel, kemudian ukurannya membesar dan dalam jangka waktu lama akan mengeras seperti batu,” lanjutnya.

Kondisi batu empedu yang akut, dengan gejala sering mual, sakit perut yang hebat, kesulitan duduk, kulit dan bagian putih mata menguning, maka harus segera memeriksakan diri ke dokter spesialis saluran pencernaan (gastroenterologi) untuk mendapatkan penanganan yang yang tepat.






Reporter: IGA Kusuma Yoni

DENPASAR, BALI EXPRESS – Beberapa waktu lalu pemeberitaan dunia selebriti tanah air diramaikan dengan berita Musisi Senior Maia Estianty baru selesai menjalani prosedur pengangkatan kantung empedu, karena di dalam kantung empedunya ditemukan lima butir batu sebesar kelereng. Apa sebenarnya batu empedu itu?

Dokter Spesialis Bedah RSUD Wangaya, dr. Ida Ayu Putranti Darma Restiti, M. Biomed. Sp.B menyebutkan, batu empedu adalah suatu kondisi ketika terbentuknya batu pada kantung empedu dengan gejala berupa nyeri perut mendadak. “Kondisi ini sering kali mirip dengan gejala maag, sehingga penderitanya sering abai dan mengobatinya layaknya sakit maag,” jelasnya.

Gejala yang ditimbulkan oleh penyakit ini bisa mirip dengan gejala maag, karena organ empeduĀ  terletak di sisi kanan perut, tepat berada di bawah hati, tepatnya berdekatan dengan organ lambung. Sehingga jika kantong empedu mengalami gangguan, maka menimbulkan ras amual seperti sensasi asam lambung.

Fungsi utama kantong ini yaitu untuk menyimpan cairan empedu yang akan dilepas ke usus kecil sehingga dapat membantu proses pencernaan. Ukuran batu empedu berkisar dari sekecil satu butir pasir sampai sebesar bola golf. Semakin besar, tentu akan semakin berbahaya.

Menurut dr. Restiti, batu empedu bisa terbentuk karena beberapa kondisi. Mulai dari tingginya kadar kolesterol di dalam kantong empedu. “Jika kadar kolesterol diatas 70 persen, maka partikel kolesterol ini saling menempel, kemudian ukurannya membesar dan dalam jangka waktu lama akan mengeras seperti batu,” lanjutnya.

Kondisi batu empedu yang akut, dengan gejala sering mual, sakit perut yang hebat, kesulitan duduk, kulit dan bagian putih mata menguning, maka harus segera memeriksakan diri ke dokter spesialis saluran pencernaan (gastroenterologi) untuk mendapatkan penanganan yang yang tepat.






Reporter: IGA Kusuma Yoni

Most Read

Artikel Terbaru

/