alexametrics
28.7 C
Denpasar
Saturday, January 29, 2022

Jahe Merah Luar Biasa Bagi Kesehatan, Ini Manfaatnya

DENPASAR BALI EXPRESS – Jahe merah (Zingiber officinale Roscoe) sejak dahulu sudah dikenal sebagai salah satu rempah yang digunakan untuk minuman herbal. Khususnya ketika musim hujan seperti saat ini jahe merah sering dikonsumsi supaya badan tetap hangat.

Dosen Fakultas Farmasi, Universitas Mahasaraswati, Dewa Ayu Ika Pramitha, mengatakan jahe merah banyak dikonsumsi oleh masyrakat sejah dahulu, karena secara turun temurun dikenal memiliki khasiat menyehatkan. “Namun dari sisi farmasi, jahe merah adalah salah satu jenis tumbuhan yang memiliki khasiat sebagai antioksidan, antibakteri, antiinflamasi, antitumor yang dikarenakan memiliki kandungan gingerol,” jelasnya.

Apa itu senyawa gingerol? Dijelaskan Ika, senyawa gingerol ini bersifat antiinflamasi, jahe merah seringkali dikonsumsi untuk mengurangi peradangan serta mengatasi nyeri pada penyakit rematik dan osteoarthritis.

Selain itu, jahe merah merah juga merupakan tanaman yang mengandung senyawa golongan flavonoid. Flavonoid merupakan salah satu senyawa terbesar dari golongan fenol, senyawa ini berfungsi sebagai antibakteri, antiinflamasi, antibiotik, anti insektisida, antialergi dan antioksidan.

Baca Juga :  Ini Dia Sosok Wanita Viral Berbikini di POM Bensin Itu

Selain berperan sebagai antioksidan untuk melawan radikal bebas pada tubuh, fungsi lain dari flavonoid pada jahe merah dijelaskan Ika juga bisa memulihkan. Kerusakan pada organ paru-paru akibat peradangan berlebihan pada penderita pneumonia.

Selain itu, untuk meningkatkan daya tahan tubuh, jahe merah juga memiliki peran yang efektif. “Dengan terapi konsumsi jahe merah secara teratur, maka sisitwm kekebalan tubuh bisa diperbaiki serta meningkatkan proses penyembuhan terhadap pasien infeksi virus,” terangnya.

Khusus untuk musi hujan seperti saat ini, konsumsi jahe merah diakui Ika juga bisa membantu masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh.

DENPASAR BALI EXPRESS – Jahe merah (Zingiber officinale Roscoe) sejak dahulu sudah dikenal sebagai salah satu rempah yang digunakan untuk minuman herbal. Khususnya ketika musim hujan seperti saat ini jahe merah sering dikonsumsi supaya badan tetap hangat.

Dosen Fakultas Farmasi, Universitas Mahasaraswati, Dewa Ayu Ika Pramitha, mengatakan jahe merah banyak dikonsumsi oleh masyrakat sejah dahulu, karena secara turun temurun dikenal memiliki khasiat menyehatkan. “Namun dari sisi farmasi, jahe merah adalah salah satu jenis tumbuhan yang memiliki khasiat sebagai antioksidan, antibakteri, antiinflamasi, antitumor yang dikarenakan memiliki kandungan gingerol,” jelasnya.

Apa itu senyawa gingerol? Dijelaskan Ika, senyawa gingerol ini bersifat antiinflamasi, jahe merah seringkali dikonsumsi untuk mengurangi peradangan serta mengatasi nyeri pada penyakit rematik dan osteoarthritis.

Selain itu, jahe merah merah juga merupakan tanaman yang mengandung senyawa golongan flavonoid. Flavonoid merupakan salah satu senyawa terbesar dari golongan fenol, senyawa ini berfungsi sebagai antibakteri, antiinflamasi, antibiotik, anti insektisida, antialergi dan antioksidan.

Baca Juga :  Manfaat Kimchi, Mulai dari Pencegah Penuaan Hingga Penyakit Jantung

Selain berperan sebagai antioksidan untuk melawan radikal bebas pada tubuh, fungsi lain dari flavonoid pada jahe merah dijelaskan Ika juga bisa memulihkan. Kerusakan pada organ paru-paru akibat peradangan berlebihan pada penderita pneumonia.

Selain itu, untuk meningkatkan daya tahan tubuh, jahe merah juga memiliki peran yang efektif. “Dengan terapi konsumsi jahe merah secara teratur, maka sisitwm kekebalan tubuh bisa diperbaiki serta meningkatkan proses penyembuhan terhadap pasien infeksi virus,” terangnya.

Khusus untuk musi hujan seperti saat ini, konsumsi jahe merah diakui Ika juga bisa membantu masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru