alexametrics
30.4 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Kacong Kembali Bayar Kaul Jalan Kaki Bangli-Gianyar, Kini Lebih Rileks

Satu lagi suporter Bali United bayar kaul dengan jalan kaki karena Bali United juara Liga 1 2021/2022. Dia adalah I Wayan Sutresnayasa, warga Lingkungan Blungbang, Kelurahan Kawan, Bangli. Pria yang akrab disapa Kacong Benot ini jalan kaki dari Alun-Alun Bangli sampai di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar,  Kamis (31/3) sore.

I MADE MERTAWAN, Bangli

KACONG mulai jalan kaki dari Alun-Alun Bangli sekitar pukul 16.00. Ia terlihat menggunakan udeng poleng. Selain dirinya, ada juga sejumlah suporter lain menemani, lengkap membawa atribut tim kebanggaannya,  tapi  tidak semua ikut jalan kaki. Mereka memberi semangat sekaligus membantu agar bayar kaul berjalan lancar.

Kacong menegaskan, bantuan rekan-rekannya dalam perjalanan itu sangat dibutuhkan. Salah satunya  untuk membantu agar lalu lintas tetap lancar, mengingat dia jalan kaki lewat jalur utama. Ia menyadari aksinya itu bisa mengakibatkan arus lalu lintas terganggu. “Seperti jalan kaki sebelumnya, sampai macet sekitar 2 kilometer. Teman-teman membantu biar tidak macet panjang,” ujar Kacong Benot.

Kaul kali ini merupakan yang kedua. Pria berusia 46 tahun itu pernah melakukan hal yang sama pada Liga 1 2019, yakni jalan kaki dari Bangli sampai di Stadion Dipta.  Momennya juga sama, karena Bali United juara kala itu. Tidak menutup kemungkinan liga musim depan akan melakukan hal serupa apabila Bali United kembali juara.


Satu lagi suporter Bali United bayar kaul dengan jalan kaki karena Bali United juara Liga 1 2021/2022. Dia adalah I Wayan Sutresnayasa, warga Lingkungan Blungbang, Kelurahan Kawan, Bangli. Pria yang akrab disapa Kacong Benot ini jalan kaki dari Alun-Alun Bangli sampai di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar,  Kamis (31/3) sore.

I MADE MERTAWAN, Bangli

KACONG mulai jalan kaki dari Alun-Alun Bangli sekitar pukul 16.00. Ia terlihat menggunakan udeng poleng. Selain dirinya, ada juga sejumlah suporter lain menemani, lengkap membawa atribut tim kebanggaannya,  tapi  tidak semua ikut jalan kaki. Mereka memberi semangat sekaligus membantu agar bayar kaul berjalan lancar.

Kacong menegaskan, bantuan rekan-rekannya dalam perjalanan itu sangat dibutuhkan. Salah satunya  untuk membantu agar lalu lintas tetap lancar, mengingat dia jalan kaki lewat jalur utama. Ia menyadari aksinya itu bisa mengakibatkan arus lalu lintas terganggu. “Seperti jalan kaki sebelumnya, sampai macet sekitar 2 kilometer. Teman-teman membantu biar tidak macet panjang,” ujar Kacong Benot.

Kaul kali ini merupakan yang kedua. Pria berusia 46 tahun itu pernah melakukan hal yang sama pada Liga 1 2019, yakni jalan kaki dari Bangli sampai di Stadion Dipta.  Momennya juga sama, karena Bali United juara kala itu. Tidak menutup kemungkinan liga musim depan akan melakukan hal serupa apabila Bali United kembali juara.


Most Read

Artikel Terbaru

/