Seorang ahli spiritual Mbah Yadi pun menjelaskan bahwa pengabdi setan adalah orang yang tidak pernah puas terhadap apa yang diberikan oleh Tuhan. Sehingga pengabdi setan cenderung untuk memenuhi keinginannya. Ia rela menggantikan keimanan dan juga keyakinannya kepada setan.
Dikutif dari kanal Youtube ESA Production, berikut 8 ciri pengabdi setan, di antaranya:
- Pengabdi setan cenderung memiliki perilaku atau sifat yang selalu mengajak orang lain untuk jauh dari jalan kebaikan.
- Pengabdi setan biasanya memiliki rasa pendendam yang besar, sehingga Mbah Yadi pun mewanti-wanti jika orang memiliki kesalahan sedikit pun. Maka pengabdi setan ini pun akan berusaha semaksimal mungkin untuk mencelakai dengan ilmu hitamnya.
- Pengabdi setan selalu tidak suka terhadap kesuksesan orang lain atau selalu merasa iri hati. Sehingga, ia kemudian mengabdi pada setan agar dapat menyaingi orang-orang di sekelilingnya, dan akan terus-menerus ia lakukan. Karena orang pengabdi setan akan memiliki sifat selalu merasa tidak puas dengan apa yang ia miliki.
- Pengabdi setan memiliki emosi yang tidak pernah stabil, sehingga cenderung menjadi pribadi yang pemarah.
- Pengabdi setan memiliki energi negatif, sehingga orang yang di sekitarnya senantiasa merasa tidak nyaman. Hal itu dikarenakan adanya benturan energi antara energi yang dihasilkan oleh setan dan oleh orang di sekitarnya.
“Kalau tidak kuat akan ikut arus pengabdi setan itu, akhirnya panjenengan sifatnya ikut terpengaruh terbujuk,” ujar Mbah Yadi.
- Tidak pernah beribadah dari agama apapun, karena yang ia tempuh adalah jalan kesesatan dan menyembah setan.
- Memelihara binatang-binatang yang aneh yang tidak wajar, dan biasanya binatang tersebut diberikan untuk persembahan kepada setan.
Bahkan cara membunuhnya pun tidak wajar, seperti halnya diambil kepalanya atau darahnya saja untuk sesaji setan.
- Memiliki benda-benda yang aneh pada rumahnya, seperti kain mori, tulang-tulang dan lain sebagianya.
Media-media tersebut biasanya digunakan para pengabdi setan untuk menyantet orang atau melukai orang.
“Sebagai media yaitu energi yang digunakan ya energinya setan jadi mendapatkan bantuan dari setan,” ucap Mbah Yadi. Editor : Nyoman Suarna